Kampus
Membangun Ide Kreatifitas Berbasis Digital Marketing pada UKM di Bambu Apus Pamulang

Dosen dan Mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) bersama-sama dengan pelaku Usaha Kecil Mandiri (UKM) Bambu Apus melaksanakan serangkaian acara Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Bambu Apus, Pamulang (16-18/12/2022).
Menurut Ibram Pinondang (selaku Ketua PKM UNPAM), bahwa kegiatan tersebut sangat penting untuk terus dilaksanakan, disamping sebagai bentuk kewajiban dosen dalam melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi, juga sebagai sarana dosen dalam rangka melakukan pengabdian nyata sebagai seorang akademisi kepada masyarakat.
Adapun fokus tema pada pelaksanaan kegiatan PKM tersebut adalah Membangun Ide Kreatifitas Berbasis Digital Marketing pada Usaha Kecil Mandiri (UKM) di Bambu Apus, Pamulang. Tema tersebut tentu didasarkan pada semangat dari tujuan kegiatan PKM tersebut agar dapat membantu sekaligus mendorong para pelaku UKM Bambu Apus bisa lebih kreatif dalam ber-ide, khususnya pada soal marketing.
Menurut Tubagus Arya (Dosen UNPAM), bahwa sampai hari ini, usaha kecil mandiri masih menjadi bentuk usaha yang cukup seksi. Hal ini tentu dengan beberapa faktor penilaian, disamping usaha kecil mandiri memiliki banyak kelebihan, juga secara pendirian usaha lebih mudah bila dibandingkan dengan bentuk usaha lainnya. Sayangnya, dalam prosesnya, masih banyak pelaku usaha kecil mandiri yang melakukan usahanya setengah-setengah ataupun sekedar menjadi second alternatif usaha. Hal senada juga diungkapkan oleh Maman Darmansyah (Dosen UNPAM), sebenarnya usaha ini cukup menjanjikan secara profit oriented apabila dijalankan secara tekun dan konsisten, tentu dengan ide-ide yang kreatif dan tidak monoton. Maka, untuk mengembalikan ruh spirit usaha tentu diperlukan motivasi dalam membangun ide yang lebih kreatif sebagai upaya dalam melanggengkan keberlangsungan usaha tersebut. Terlebih dalam menghadapai revolusi industri 4.0, kreatifitas para pelaku usaha mandiri tentu menentukan kepada keberhasilan usahanya. Dengan adanya tekhnologi ini jelas mempermudah pelaku usaha mandiri dalam melakukan promosi, marketing, dlsb dengan catatan pelaku usaha melek terhadap perkembangan tekhnologi dan kebutuhan jaman.
Hal senada diutarakan juga oleh Sodikin selaku Koordinator Usaha Kecil Mandiri, beberapa kendala tersebut memang cukup dirasakan. Terlebih pada persoalan ide yang sering menemukan kebuntuan dan kreatifitas yang minim ini mempengaruhi kepada hasil dan jalannya usaha yang dilakukan. Maka, dengan adanya kegiatan PKM ini mereka (pelaku UKM Bambu Apus) berharap akan lebih termotivasi dan menambah wawasan secara edukasi mengenai apa saja yang penting dilakukan dalam menjalankan sebuah usaha. Hal tersebut terbukti dengan animo yang luar biasa dari anggota UKM Bambu Apus dalam mengikuti serangkaian kegiatan PKM tersebut hingga selesai. (red)
Sport4 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Pendidikan4 minggu agoPahami Poin-Poin Perubahan Juknis Serdos Tahun 2026
Banten4 minggu agoLamiPak Bersama Frisian Flag Resmikan Program Pengelolaan Sampah Kemasan Aseptik di Kabupaten Serang
Nasional3 minggu agoProf Asep Saepudin Jahar: Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah Bangsa Menuju Integritas, Keadilan, dan SDM Unggul
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Pemerintahan4 minggu ago379 Masjid dan 376 Musala di Tangsel Terhubung Internet Gratis, Diskominfo Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Edukasi
Pemerintahan3 minggu agoSekda Bambang Noertjahjo Ingatkan ASN Tangsel Jaga Integritas dan Profesionalisme

















