Nasional
Menhan Prabowo Subianto dan Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto Tandatangani Pembaruan Nota Kesepahaman Sinergi Tugas

Jakarta – Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/ Kepala BPN) Hadi Tjahjanto melaksanakan penandatanganan pembaruan Nota Kesepahaman antar kementerian di Jakarta, Jumat (3/3).


Nota kesepahaman ini berisi tentang Sinergi Tugas dan Fungsi di Bidang Agraria/Pertahanan, Tata Ruang dan Pertahanan. Nota kesepahaman ini merupakan pembaruan kesepakatan bersama antara kedua kementerian tahun 2017 tentang Percepatan Pensertipikatan dan Penanganan Permasalahan Tanah Aset Kementerian Pertahanan Republik Indonesia/Tentara Nasional Indonesia yang telah berakhir masa berlakunya.
Menhan Prabowo mengatakan, aset Kemhan/TNI yang berupa tanah tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Dengan banyak dan beragamnya aset ini maka diperlukan penataan dan kepastian hukum atas kepemilikan aset tersebut.
Hal ini menjadi perhatian bersama dalam mewujudkan penegakan dan kepastian hukum atas tanah. Untuk itulah diperlukan kerja sama serta koordinasi yang intensif dengan institusi terkait terutama dengan Kementerian ATR/BPN.
“Dengan adanya nota kesepahaman ini diharapkan penataan aset tanah TNI mulai dari pendaftaran aset TNI, pemeliharaan data, serta asistensi pencegahan, dan penanganan permasalahan pertanahan dapat diintensifkan lagi,” kata Menhan Prabowo.
“Selain itu diharapkan nota kesepahaman ini akan semakin memberikan dampak positif bagi pertukaran data dan informasi terkait aset dan sinkronisasi penataan wilayah pertahanan serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia,” tegas Menhan Prabowo.
Lebih lanjut Menhan Prabowo mengharapkan nota kesepahaman ini menjadi perbaikan manajemen aset pertahanan Kemhan dan TNI.
Menhan Prabowo juga memberikan apresiasi dan terimakasih atas kerja sama Menteri ATR/BPN dan jajarannya.
“Semoga pertemuan ini menjadi wujud nyata dari komitmen kita bersama dalam mengoptimalisasikan sinergitas pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang agraria/pertanahan, tata ruang dan pertahanan,” ungkap Menhan Prabowo.
Selanjutnya, kepada satker Kemhan dan TNI yang terkait Menhan Prabowo berpesan agar segera menindaklanjuti nota kesepahaman ini sesuai aturan yang berlaku. (red/fid/rls)
Sport6 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport7 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis5 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas5 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional5 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport5 hari agoShin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Kepala Persija Jakarta untuk Musim 2026/2027

















