Menteri Kesehatan RI, Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) RI, menyerahkan santunan kepada ahli waris tenaga kesehatan yang wafat saat menangani COVID-19 di RSUD Ulin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (17/7).
Santunan sebesar Rp 300 juta diberikan kepada 3 ahli waris tenaga kesehatan yang wafat yakni (Alm) dr. H. Hasan Zain, Sp.P yang bertugas di RS Islam Banjarmasin, (Alm) Untung S.Kep, Ns, M.Kes yang bertugas di RSUD Ulin Banjarmasin dan (Alm) H.M. Zakaria, S.Kep, Ners yang bertugas di Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut.
“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya pejuang kita, tenaga kesehatan, yang bekerja di garda terdepan dalam penanggulangan COVID-19. Mudah-mudahan bentuk kepedulian ini dapat menguatkan keluarga almarhum yang ditinggalkan,” kata Menkes Terawan.
Selain pemberian santunan, Menteri Kesehatan juga memberikan insentif tenaga kesehatan yang bertugas menangani COVID-19 kepada 42 tenaga kesehatan di RSU Bhayangkara, 60 tenaga kesehatan di KKP Banjarmasin dan 42 tenaga kesehatan di BBTKLPP Banjarmasin.
Penyerahan santunan untuk tenaga kesehatan yang wafat saat ini adalah kali ke sembilan. Sebelumnya penyerahan santunan dilakukan di RSUP dr. Hasan Sadikin untuk satu tenaga kesehatan pada Sabtu (20/6),RSUD dr. Soetomo untuk tiga tenaga kesehatan, pada Rabu (24/6), RSPAD Gatot Subroto untuk dua orang tenaga kesehatan pada Selasa (30/6), RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo untuk enam tenaga kesehatan pada Rabu (1/7), RS dr. Oen Solo untuk dua tenaga kesehatan, Jumat (3/7), RS Nahdlatul Ulama Jombang untuk dua tenaga kesehatan, pada Sabtu (4/7), Pangkalan Udara Militer Sultan Hasanuddin Makassar untuk lima tenaga kesehatan, pada Rabu (8/7), dan Poltekkes Kemenkes Semarang untuk lima tenaga kesehatan, pada Sabtu (11/7).
Turut hadir bersama Menteri Kesehatan dalam acara tersebut, antara lain Staf Khusus Menkes Bidang Peningkatan Pelayanan Brigjen TNI (Pur.) dr. Jajang Edi Priyatno, Sp.B, MARS, Staf Khusus Menkes Bidang Tata Kelola Pemerintahan Mayjen TNI (Pur.) dr. Daniel Tjen, Sp.S, Kepala Badan PPSDM Kesehatan Prof. Abdul Kadir, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Resnawan, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Muhamad Muslim. (rls/fid)
Sport3 hari agoVeda Ega Pratama Crash di Moto3 GP Amerika 2026
Techno7 hari agoTrafik Data Indosat Melonjak 20 Persen Selama Mudik Lebaran 2026
Bisnis6 hari agoAmartha Financial Rilis Amartha Empower
Techno7 hari agoAplikasi WhatsApp Resmi Hadir di Smartwatch Garmin
Hukum7 hari agoRespons Layanan 110, Polres Tangsel Evakuasi Pohon Tumbang dan Atur Lalin di Pamulang
Bisnis6 hari agoLink Group Rilis Film Horor “Aku Harus Mati”
Bisnis6 hari agoParagon Corp Luncurkan Bright Now by Wardah
Sport3 hari agoGagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 GP Amerika 2026














