Connect with us

Serba-Serbi

Mentan Luncurkan Aplikasi Peta Potensi Ekspor Komoditas Pertanian

Kabartangsel.com, MAKASSAR— Mendorong akselerasi ekspor produk pertanian, Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) kembali meluncurkan inovasi berbasis aplikasi I-MACE (Indonesian Map of Agricultural Commodities Exports) atau Peta Komoditas Ekspor Pertanian Indonesia.

I-MACE merupakan aplikasi berisi informasi kegiatan ekspor komoditas pertanian di Unit Pelaksana Teknis Karantina Pertanian seluruh Indonesia. Dengan informasi dari I-MACE, kata Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman, dapat dijadikan landasan kebijakan pembangunan pertanian di tiap provinsi, khususnya di sentra-sentra komoditas ekspor.

Diharapkan juga, kata Amran, dapat digunakan untuk mengkaji potensi ekspor dan menyediakan pelaku usaha serta regulasi yang berpihak pada pengembangan agribisnis setempat” ujar Amran, saat melepas ekspor 238.979 ton lada biji tujuan Vietnam dan Malaysia di Kawasan Industri Makassar (13/3/2019).

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil, menyebutkan frekuensi aktivitas ekspor di tahun 2018 yang tercatat di Karantina Makassar sebanyak 3.206 kali penerbitan Phitosanitary Certificate dengan volume 412.924 Ton.

Advertisement

Pada trimester pertama di tahun 2019 frekuensi ekspor telah mencapai 474 kali sebesar 138.737 Ton. “Baru 3 bulan tapi sudah mencapai 30% dari total volume ekspor di tahun 2018, sangat berpotensi untuk bisa menargetkan peningkatan 200%” kata Ali Jamil dengan optimis.(rls)

Source

Populer