Nasional
Menteri Yasonna Saksikan Detik-Detik Mencekam Aksi Teroris di Australia

Kabartangsel.com, JAKARTA – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menjadi saksi langsung adanya aksi penyerangan terduga teroris di Melbourne, Australia, Jumat (9/11). Aksi tersebut ia rekam melalui ponselnya dan diunggah di akun Instagramnya.
Dalam tayangan video di akun instagram @yasonna.laoly, terlihat seorang pria berjaket hitam sedang melakukan penyerangan terhadap dua anggota polisi di Jalan Bourke Street, Melbourne, Australia.
Tampak dalam video yang direkam sebuah mobil pula terbakar di pinggir jalan. Dalam unggahan video itu, Yasonna menjelaskan dirinya baru turun dari trem.
“Saya lagi di Burke Street Melbourne Australia, baru turun dari Tram, seorang diduga teroris membakar mobilnya di dekat pedestraian,” ucap Yasonna.
Politikus PDI Perjuangan itu menyebut, pelaku berupaya menikam polisi ketika hendak ditangkap. Namun, pelaku pun akhirnya berhasil dilumpuhkan.
Dalam insiden itu, Yasonna menyebut dua pejalan kaki menjadi korban dalam insiden tersebut.
“Terduga teroris akhirnya ditembak polisi setelah menikam pejalam kaki, satu orang meninggal, satu orang luka. Saya mencoba memvideo kejadian tersebut.” tulis Yasonna Laoly.
Dalam akun instagramnya itu, Yasonna mengunggah dua video. Video kedua berisi suasana usai polisi menangkap pelaku.
Aksi teroris di Melbourne, Australia. Selain merenggut korban jiwa, mobil juga dibakar. (net)
Dikutip dari ABC News, pelaku penyerangan tersebut tewas setelah ditembak di bagian dada oleh polisi. Pelaku tewas setelah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Sementara, seorang korban yang ditikam pelaku terorisme tewas.
Lalu dua korban lainnya yang ditikam yakni pria berusia 59 tahun serta pria berusia 26 tahun mengalami luka dan masih dirawat di rumah sakit.
Kepala Polisi Victoria Komisaris Graham Ashton dalam konferensi persnya mengatakan, serangan itu dianggap sebagai aksi terorisme.
“Dari apa yang kita ketahui tentang individu itu, kita memperlakukan ini sebagai insiden terorisme.”
“Untuk masalah operasional kami sekarang memiliki komando anti-terorisme dan skuad yang menangani masalah ini, dan ada investigasi yang sedang dilakukan oleh komando anti-terorisme,” kata dia. (lp6)
Sport5 hari agoDaftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim
Sport4 hari ago18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027
Sport5 hari agoJadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026
Bisnis6 hari agoKolaborasi Tokio Marine Life dan BAZNAS Jakarta Ciptakan Peluang Inklusif
Bisnis6 hari agoPuluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta
Serba-Serbi3 hari agoCara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK
Banten3 hari agoDewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027
Pemerintahan6 hari agoTangkal Hoaks di Era AI, Diskominfo Tangsel dan NU Perkuat Literasi Digital













































