Lifestyle
Mewarnai Rambut Terlalu Sering Ternyata Bisa Bahayakan Kesehatan

Berganti-ganti warna rambut memang bisa membuat tampilan selalu baru dan segar. Namun, jangan abaikan efek sampingnya ya. Pasalnya, pewarna rambut mengandung banyak sekali bahan kimia yang bisa membahayakan kesehatan jika digunakan terlalu sering. Sebelum Anda mewarnai rambut terlalu sering, yuk, ketahui dahulu efek serta bahayanya.
Daftar kandungan pewarna rambut beserta efeknya
Bahan kimia di dalam pewarna rambut tak hanya meresap ke dalam rambutnya saja, tetapi juga ke kulit kepala Anda. Bahkan, partikel pewarna rambut bisa dengan mudah terhirup saat proses pewarnaan di salon. Berikut berbagai bahan kimia yang biasanya terkandung di dalam pewarna rambut beserta efek sampingnya untuk kesehatan:
- Para-phenylenediamine (PPD), memicu reaksi alergi dan sebagai karsinogen (zat penyebab kanker).
- Tar batubara, menimbulkan reaksi alergi.
- Formaldehid, karsinogen dan memicu kerusakan janin di dalam rahim.
- Hidrogen peroksida, membuat mata perih seperti tersengat.
- Timbal asetat, memicu masalah saraf serius dan sebagai karsinogen (zat penyebab kanker).
- DMDM hydantoin, memicu masalah pada sistem kekebalan tubuh.
- Amonia, bersifat racun, korosif, dan menyebabkan masalah pernapasan.
- Resorsinol, mengacaukan hormon tubuh dan berpotensi sebagai karsinogen.
Bahaya terlalu sering mewarnai rambut

Mewarnai rambut terlalu sering ternyata bisa meningkatkan risiko kanker. Menurut sebuah penelitian tahun 2001 yang diterbitkan di International Journal of Cancer, wanita yang mewarnai rambutnya dengan pewarna permanen sebulan sekali selama setahun dua kali lebih berisiko terkena kanker kandung kemih. Risiko ini bahkan meningkat tiga kali lipat jika Anda menggunakan pewarna permanen selama 15 tahun atau lebih.
Penelitian lain yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemology juga menunjukkan bukti serupa. Wanita yang mewarnai rambut delapan kali dalam setahun atau lebih selama 25 tahun berisiko dua kali lipat terkena kanker limfoma non-Hodgkin (LNH). Kanker ini berkembang dari sel darah putih yang bisa ditemukan di kelenjar getah bening, limpa, dan organ lain dalam sistem kekebalan tubuh.
Meski beberapa penelitian telah memberikan buktinya, tetap dibutuhkan penelitian lanjutan untuk membantu memperjelas efek terlalu sering mewarnai rambut. Namun, untuk menghindari berbagai risikonya sebaiknya jangan melakukannya terlalu sering. Semakin sering Anda mewarnai rambut, akan semakin banyak pula paparan racun pada tubuh Anda.
Coba gunakan pewarna alami

Menurut Sonya Lunder, MPH., seorang analis senior di Environmental Working Group, berbagai pewarna rambut alami seperti henna lebih aman dan disarankan jika Anda memang ingin mewarnai rambut. Selain itu, ada banyak bahan pewarna rambut yang terbuat dari bahan alami dan organik. Berbagai bahan alami ini umumnya tidak mengandung racun seperti yang terdapat pada produk berbahan kimia.
Selain itu, jika Anda mewarnai rambut sendiri di rumah, pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaannya. Gunakan sarung tangan saat mengoleskannya dan jangan mendiamkan pewarna di rambut lebih lama dari yang seharusnya.
Pastikan juga untuk tidak mencampur produk pewarna rambut yang berbeda karena berisiko tinggi menimbulkan masalah pada rambut dan kulit kepala. Anda juga tidak disarankan menggunakan pewarna rambut untuk mewarnai alis atau bulu mata karena bisa saja menimbulkan efek kebutaan.
Kabartangsel.com
Pemerintahan3 hari agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
Pemerintahan3 hari agoPemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
Pemerintahan3 hari agoBenyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
Pemerintahan5 hari agoJelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan
Pemerintahan2 hari agoHUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel
Pemerintahan5 hari agoJelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Tertibkan Kabel Fiber Optik Ilegal, Pilar Saga Ichsan: Jangan Lagi Pasang Diam-diam
Pemerintahan2 hari agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid









































