Nasional
Mobil Balap Ferrari Pesek Dilelang Rp 86,7 Miliar

Kabartangsel.com – Ferrari menyambut tahun baru dengan kejutan bagi penggemarnya. Pasalnya sebuah Ferrari 275 GTB prototype lansiran tahun 1964 akan dilelang oleh Gooding & Company pada penjualan di Scottsdale akhir Januari 2019.
Mobil ini, dilansir Carscoops Rabu (2/1) sangat langkah karena saat itu dikembankan sebagai penerus dari 250 GT SWB Berlinetta, yang menggunakan sasis khusus berkode 06003. Saat itu mobil ini ingin dikembangkan secara luas namun tidak dilepas ke publik dan hanya menjadi mobil pengembangan.
Ferrari 275 GTB 1964 ini dilengkapi dengan salah satu mesin terkencang di zamannya yakni mesin Tipo 213 awal dan mengambil format desain mobil balap klasik bermoncong pendek. Pasca pengembangan desain mobil-mobil baru Ferrari mulai menggunakan desain aerodinamis yang mendukung performanya sebagai supercar.
Ferrari 275 GTB 1964, mobil balap klasik Ferrari yang dilelang dengan harga fantastis. (carcoops)
Mobil ini sangat istimewa kala itu, karena pengetesannya pada tahun 1965 melibatkan manajer balap Ferrari Eugenio Dragon. Pengetesan dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan memberikan masukan bagi pengembangan suspensi Ferrari sebagai mobil kencang.
Setahun setelah pengetesan mobil Ferrari 275 GTB 1964 sempat masuk arena balap Monte Carlo Rally. Sayang, setelah balapan tersebut otoritas Ferrari memensiunkan mobil itu sehingga tidak lagi diproduksi.
Mobil ini dilengkapi dengan lampu mengemudi tambahan, kaca yang diperkuat dengan bahan khusus, diferensial penguncian 75 persen, kap mobil yang dimodifikasi, dan wiper depan.
Dengan bantuan pembalap uji pabrik Ferrari Roberto Lippi dan pembalap reli Giorgio Pianta, mobil bersasis 06003 diuji kurang lebih 12.000 km dalam kondisi rali tetapi tetap saja disuntik mati.
Keunikan kisah dibalik perjalanan Ferrari 275 GTB membuat banyak orang penasaran dengannya sehingga mobil ini sempat melewati tangan kolektor-kolektor lintas negara. Mobil ini pernah dibawa dari Italia ke Amerika Serikat pada tahun 1977 dibawa kepemilikan Henry Fuchs. Setelah lama dalam masa pencarian akhirnya mobil ini ditemukan di negara Paman Sam.
Gooding & Company yang memegang lisensi untuk menjualnya mengungkapkan akan ada banyak kolektor yang akan memburu dan ingin memiliki mobil langka ini sehingga harganya diprediksi akan mencapai USD 6 juta atau setara dengan Rp 86,7 miliar.
(JPC)
Bisnis6 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis6 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Banten6 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Nasional6 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis6 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Bisnis6 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis6 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda
Nasional5 hari agoJaringan Muslim Madani: Langkah Menteri IMIPAS Cegah Haji Non Prosedural Sejalan dengan Visi Prabowo Benahi Tatakelola Haji





















