Lifestyle
Mungkinkah Kulit Jerawatan Menjadi Pemicu Depresi?

Munculnya jerawat sering menganggu bagi banyak orang. Jerawat kerap juga membuat sebagian orang menjadi kurang percaya diri. Akibatnya, tidak jarang banyak orang yang menjadi sangat stres akibat munculnya jerawat di wajah. Namun, adakah hubungan antara jerawat dan depresi? Apakah jerawat merupakan pemicu depresi? Begini penjelasannya.
Benarkah jerawat bisa jadi pemicu depresi?
Hubungan antara jerawat dan depresi telah lama diteliti, terutama pada remaja. Akan tetapi, beberapa ahli menghubungkan munculnya gejala depresi dengan obat-obatan khusus untuk jerawat seperti isotretinoin.
Namun, sebuah penelitian di British Medical Journal melaporkan bahwa obat itu sendiri mungkin tidak memiliki keterkaitan dengan depresi. Sementara peneliti Swedia melaporkan bahwa jerawat bisa meningkatkan risiko depresi dan percobaan bunuh diri.
Hal ini dikarenakan jerawat adalah masalah penampilan wajah, yang sering membuat orang kurang percaya diri atau malu dengan jerawat di wajahnya.
Orang yang memiliki jerawat biasanya akan mencari berbagai cara untuk menghilangkannya. Bila ia tak kunjung menemukan cara yang tepat, ia pun akan terus memikirkan bagaimana jerawat-jerawat ini berpengaruh dalam kehidupannya sehari-hari. Akhirnya, inilah yang bisa menjadi pemicu depresi.
Terutama di masa remaja, penampilan mungkin menjadi hal yang penting. Adanya jerawat sering membuat orang mengolok-olok dan mengundang kecemasan tersendiri baginya tentang penilaian orang lain. Jika dibiarkan berlarut-larut, jerawat yang tadinya merupakan masalah kulit bisa berkembang jadi pemicu depresi, yang merupakan sebuah masalah kesehatan mental.
Begitu pun sebaliknya, depresi bisa memicu munculnya jerawat
Hubungan antara jerawat dan depresi sebenarnya seperti sebuah siklus. Jerawat bisa menjadi pemicu depresi, dan sebaliknya jerawat juga bisa bermunculan sebagai komplikasi dari depresi.
Bahkan depresi dapat memperparah kondisi jerawat Anda. Ini karena orang yang depresi mungkin lebih jarang merawat diri sendiri, apalagi melakukan perawatan yang menyeluruh untuk kulit wajah.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa jerawat dapat menyebabkan depresi berat, dan risiko ini paling tinggi pada tahun pertama setelah Anda memilki jerawat.
Penelitian yang diterbitkan dalam The British Journal of Dermatology menganalisis data dari hampir 1,9 juta pria dan wanita selama 15 tahun. Para peneliti membandingkan kesehatan mental lebih dari 134.000 orang dengan jerawat dan 1,7 juta orang yang tidak berjerawat.
Setelah memperhitungkan faktor risiko lain depresi seperti kondisi mental, kebiasaan merokok, dan minum alkohol, para peneliti menemukan bahwa kemungkinan munculnya depresi melonjak sebesar 63 persen pada tahun berikutnya setelah munculnya jerawat. Bahkan risiko ini tetap meningkat hingga lima tahun jika dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki jerawat.
Orang yang memiliki jerawat sangat rentan mengalami gejala depresi seperti sering menangis, mood gampang berubah, sulit tidur, tidak berenergi, menarik diri dari kehidupan sosial, dan sering mengalami masalah di sekolah atau kantor.
Jika Anda mengalami hal-hal tersebut, Anda perlu waspada bahwa mungkin Anda sedang mengalami gejala depresi yang disebabkan kondisi jerawat Anda.
Akan tetapi, perlu diingat bahwa depresi adalah sebuah penyakit mental yang cukup rumit. Penyebabnya tidak bisa disederhanakan jadi jerawat saja. Masih banyak faktor lain yang juga berpengaruh terhadap depresi. Misalnya punya trauma psikologis, hormon yang tidak seimbang, gaya hidup kurang sehat, dan lainnya.
Kabartangsel.com
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta
Sport2 minggu agoPSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul
Banten1 minggu ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang
Sport2 hari agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Nasional6 hari agoPurbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan
Sport2 hari agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Politik7 hari agoWI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya









































