Banser Jakarta Selatan (Jaksel) melaporkan tindakan persekusi oleh orang tidak dikenal terhadap anggota Banser ke pihak aparat kepolisian.
Kasus ini bermula ketika Eko dan Wildan dari Banser Kota Depok mendapatkan perlakuan yang tidak terpuji oleh orang tak dikenal yang mengaku sebagai jawara. Eko dan Wildan dicegat, dan dimaki-maki dengan bahasa binatang dan dipanggil kafir. Lokasi peristiwa ini di Pondok Pinang, Jaksel. Peristiwa ini terjadi ketika acara pengajian Gus Muwafiq di daerah Cipadu, Tangerang, Banten.
“Ini sudah palanggaran. Kenapa membawa-bawa unsur SARA? H Bendot (tokoh masyarakat Betawi) juga menyayangkan penyebutan etnis Betawi dalam kasus ini. Ketua PC GP Ansor Jaksel, Sekcab GP Ansor Jaksel, Kasatkorcab Banser Jaksel, Ketua PC GP Ansor Depok, dan korban masih di Polres Jaksel. Sekjen PP GP Ansor Gus Adung juga bilang untuk usut tuntas. Ini kasus menasional,” kata Ketua PR GP Ansor Pondok Pinang Abdurrahman sebagaimana dilansir dari nu.or.id.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dikabarkan tengah memburu pelaku. Sedangkan GP Ansor dan Banser Kebayoran Lama masih berjaga di TKP.
“Pelaku masih dalam pengejaran aparat. Kita diminta untuk membantu informasi keberadaan pelaku,” kata Kasatkoryon Banser PAC GP Ansor Kebayoran Lama Abdul Halim. (nu/fid)
Banten7 hari agoDownload SPTJM SPMB Banten 2026
Banten7 hari agoJuknis SPMB Banten 2026
Pemerintahan7 hari agoDorong Pelayanan Prima, Benyamin Davnie Tegaskan Integritas ASN dan Tinjau Gedung Baru Disdukcapil–Bapenda Tangsel
Nasional6 hari agoMenhan Sjafrie Sjamsoeddin Hadiri Ratas yang Dipimpin Presiden, Bahas Giant Sea Wall Nasional
Banten7 hari agoHasil Dewa United Banten vs Persib Bandung 2-2
Bisnis6 hari agoBeanStar Coffee Resmikan Gerai ke-3 di Gandaria City Mall
Bisnis6 hari agoPALMEX Jakarta 2026 Digelar 6-7 Mei
Banten6 hari agoTuntut Evaluasi Dugaan Pelanggaran Kode Etik Anggota DPRD Banten, Subhan Setiabudi Terima Massa Aksi














