Pemkab Bombana Pelajari Cara Penanggulangan Kemiskinan di Tangsel

Kamis, 16 November 2017

Ciputat, kabartangsel.com — Pemerintah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, mengunjungi Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu, (15/11/2017). Kedatangan Pemerintah Labupaten Bombana ini dipimpin oleh Wakil Bupati Bombana, Johan Salim. Dia mengatakan, kedatangannya untuk mempelajari penanggulangan kemiskinan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangsel.

“Hal tersebutlah yang mendorong kami untuk datang ke Tangsel,” ungkap Johan.

Menurut Johan, Kabupaten Bombana merupakan pemekaran dari kabupaten Buto. Bombana sendiri pada awalnya hanya merupakan Kecamatan.

“Dari segi demografi hanya 186 ribu penduduk, 50 persennya bermata pencarian sebagai petani. Selebihnya adalah nelayan dan perdagangan,” kata Johan.

Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, dalam pemaparannya kepada rombongan dari Pemerintah Kabupaten Bombana memaparkan jumlah penduduk Kota Tangsel tumbuh sangat cepat Ketika masih dibawah 1 juta, tapi dalam jangka pendek langsung menjadi 1.4 juta jiwa.

“Kami memiliki visi misi dan ingin mewujudkannya hingga tahun 2021 agar penduduk Tangsel memiliki pribadi yang cerdas, berkualitas, dan berdaya saing. Pendapatan daerah Tangsel tertinggi dari PBB yang mencapai hampir 300 milyar, selalu tercapai diatas angka 80 persen,” kata Benyamin.

Benyamin menambahkan, jumlah PNS di Tangsel sekitar 5000 orang. Angka pengangguran 6 persen lebih. Sedangkan data beli masyarakat Tangsel relatif sudah melampaui batas kemiskinan.

“Kami mengucapkan terimakasih banyak atas kunjungan wakil bupati Bombana dengan beserta jajarannya, semoga kerjasama dengan pemerintah kabupaten bombana ini terus berlanjut ke depannya,” tutup Benyamin. (red/fid)