Jusuf Kalla Resmikan Fasilitas Iradiator Gamma Merah Putih di Puspiptek

By on Kamis, 16 November 2017

Setu, kabartangsel.com — Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla didampingi Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, Kepala Badan Teknologi Nuklir Nasional (Batan) Djarot Sulistio Wisnubroto dan Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany meresmikan fasilitas Iradiator Gamma Merah Putih dan laboratorium Radioisotop Radiofarma di Puspitek, Kecamatan Setu, Rabu (15/11/2017).

“Kita tentu harus bangga peresmian Iradiator Gamma Merah Putih. Ini membuktikan kita mampu mengembangkan teknologi nuklir untuk damai,” ujar Wapres Jusuf Kalla.

Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa Indonesia saat ini memang memiliki banyak masalah, tetapi juga sekaligus memberikan banyak kesempatan.

“Salah satunya, bagaimana mampu menyediakan bahan makanan bagi 240 juta penduduk,” kata Wapres.

Dengan bertambahnya jumlah penduduk, lanjutnya, maka akan membutuhkan lahan untuk perumahan, industri, dan sebagainya. Tetapi, di sisi lain juga kebutuhan bahan makanan juga bertambah.

“Salah satu solusinya hanya dengan teknologi dan juga soal logistik,” tuturnya.

Wapres pum menjelaskan bagaimana teknologi bisa membuat buah-buahan bisa lebih awet, sehingga buah dalam negeri bisa di ekspor ke mancanegara.

Untuk itu, Ia mengingatkan bahwa penelitian sangat penting, tetapi di samping penelitian harus juga digabungkan dengan industri, agar penelitian itu menjadi mempunyai nilai ekonomi dan nilai tambah.

“Ini harus ada salesman-nya, agar bisa dijual ke industri. Dengan begitu, maka akan ada insentif juga bagi penelitinya,” ucap Wapres.

Sebagai informasi, 84 persen kandungan dari fasilitas Iradiator Gamma Merah Putih dan laboratorium Radioisotop Radiofarma merupakan buatan Indonesia. Fasilitas ini adalah fasilitas pengawetan untuk bahan makanan,obat, kosmetik, dan strelisasi alat kesehatan dengan menggunakan tenaga nuklir. (jpp/fid)