Pemerintahan
Pemkot-Kejari Tangsel Lanjutkan Kerja Sama dalam Hal Perdata dan Tata Usaha Negara

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) kembali melanjutkan kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang Selatan dalam hal perdata dan tata usaha negara di Pemerintah Kota Tangsel.
Penandatanganan dilakukan Wali Kota Benyamin Davnie dengan Kepala Kejaksaan Negeri Tangsel, Silpia Rosalina, di Wilayah Serpong, pada Rabu (28/02/2024).

Disampaikan Benyamin, perjanjian kerja sama ini telah berlangsung sejak 2018. Hal ini penting untuk dilanjutkan untuk memastikan keberhasilan penanganan kasus dan penyelamatan aset di lingkungan Pemkot Tangsel.
“Ini merupakan kelanjutan perjanjian kerja sama antara Pemkot dengan Kejari Kota Tangsel yang memang sudah habis pada hari ini, jadi melanjutkan kembali,” ucap Benyamin.
“Kami melanjutkan ini karena sangat bermanfaat buat penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Tangsel. Terbukti dari penanganan kasus dan penyelematan aset di lingkungan pemerintah kota,” tambahnya.
Lewat kerja sama inilah, Benyamin ingin setiap proyek strategis daerah yang telah dicanangkan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
“Proyek strategis daerah saya sudah tetapkan, pada teknisnya mulai dari penyusunan dokumen, lelang, pelaksanaan kegiatan itu didampingi secara hukum oleh tim yang dimiliki kejaksaan,” jelasnya.
Sementara itu dijelaskan, Kasie Intelijen Kejari Tangsel, Hasbullah, menjelaskan bahwa tujuan kerja sama ini untuk mendampingi permasalahan yang terjadi di lingkup pemerintah.
“Tujuan dari MoU ini untuk memfasilitasi Kejaksaan Negeri Tangsel sebagai jaksa pengacara negara dalam mendampingi permasalahan dari Pemkot Tangsel. Sehingga seluruh jajaran Pemkot Tangsel sampai dengan tingkat kelurahan, RT, RW yang menyangkut dengan perdata dan tata usaha negara dapat memanfaatkan kesepakatan ini,” ucapnya.
Bahkan di tahun 2023, jumlah pendampingan kasus naik secara signifikan dibandingkan dengan tahun 2022.
“Kita sudah memiliki grafiknya untuk tahun 2022 dan 2023. Untuk 2022 terdapat sekitar 10 kasus yang sampai ke persidangan. Namun, di tahun 2023 terjadi kenaikan signifikan dalam jumlah pendampingan,” tandasnya. (fid)
Nasional7 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport1 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport6 hari agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis1 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi




































