Penerapan PSBB di Tangsel Masih Digodok

By on Minggu, 5 April 2020

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) masih mengkaji kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Padahal, hingga 2 April 2020 kemarin tercatat sudah 20 orang meninggal akibat Covid-19.

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan kajian penerapan PSBB di Kota Tangsel sedang digodok di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangsel.

“Sedang digodok oleh Bappeda, nanti dijadikan bahan pertimbangan oleh Walikota Tangsel untuk mengusulkan status PSBB ke Menteri Kesehatan. Seperti itu dan sekarang sedang dalam tahap pertimbangan menyusun oleh Bappeda,” katanya, Jumat (3/4/2020).

Menurut Ben, ada beberapa kriteria sebelum diusulkan kondisi PSBB di suatu wilayah. Seperti dari Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial, Kapolres, Dandim ada juga kajian dari sisi keamanan dan pertahanan.

Diketahui, Pemkot Tangsel sesuai memperpanjang Status Tanggap Darurat Wabah Penyakit Akibat Corona Virus Disease 2019 dari 2 April 2020 sampai dengan tanggal 29 Mei 2020 mendatang. (nlr/plp)