Connect with us

Lifestyle

Pentingnya Asupan Serat untuk Bayi Serta Kebutuhan Hariannya

Sejak usia dini, tumbuh kembang si kecil merupakan hal penting yang harus diperhatikan para orangtua. Salah satu yang tidak boleh terlewatkan untuk mendukung tumbuh kembang bayi yakni asupan nutrisi harian, termasuk serat. Memerhatikan asupan nutrisi bayi setiap hari akan membantu memenuhi kebutuhan gizi hariannya. Seberapa penting asupan serat untuk bayi dan berapa kebutuhan harian yang harus ia penuhi?

Kenapa serat penting untuk bayi?

Mungkin Anda lebih familiar mendengar betapa pentingnya asupan karbohidrat, protein, serta lemak sebagai sumber energi untuk bayi.

Tak lupa, asupan berbagai vitamin dan mineral harian yang juga baik bagi pertumbuhan si kecil. Namun selain itu, masih ada zat gizi lain yang tidak kalah penting untuk dicukupi bayi setiap harinya, yakni serat.

Advertisement

Louise Goldberg, RD, LD, selaku pemilik konsultasi gizi bernama An Apple A Day sekaligus ahli gizi di Children’s Memorial Hermann Hospital Texas menjelaskan fungsi utama serat.

Menurutnya, asupan serat yang optimal setiap harinya akan membantu mendukung dan melancarkan kerja sistem pencernaan bayi.

Sebaliknya, jika asupan serat untuk bayi tidak dapat terpenuhi dengan baik, tentu akan membawa masalah pada tubuhnya.

Melansir dari laman Healthy Children, serat membantu melancarkan proses pencernaan makanan sekaligus membuat tubuh merasa kenyang.

Advertisement

Hal tersebut yang juga membuat aneka makanan sumber serat dapat membantu mencegah terjadinya sembelit pada bayi alias susah buang air besar.

Bahkan, makanan dengan kandungan serat yang tinggi merupakan sumber nutrisi dan vitamin yang baik guna menurunkan potensi risiko terjadinya penyakit.

Berbagai penyakit ini misalnya penyakit jantung, beberapa jenis kanker, dan obesitas yang berisiko dialami bayi di kemudian hari.

Berapa kebutuhan serat untuk bayi?

Sejak bayi baru lahir sampai usianya genap enam bulan, satu-satunya asupan makanan sekaligus minuman yang paling baik untuk bayi yakni ASI eksklusif.

Advertisement

Selama masa tersebut juga, bayi belum membutuhkan asupan serat. Kandungan yang ada di dalam ASI pun tidak dilengkapi oleh serat.

Namun, setelah bayi memasuki usia enam bulan dan menunjukkan tanda siap makan makanan padat, bayi mulai membutuhkan asupan serat di dalam menu makanan harian.

Hal ini dikarenakan kandungan zat gizi yang ada di dalam ASI saja sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan harian bayi yang semakin berkembang.

Oleh karena itu, pemberian ASI bisa Anda dampingi dengan makanan pendamping ASI (MPASI). Agar tetap teratur, Anda juga sebaiknya memerhatikan jadwal menyusu bayi dan jadwal makan hariannya.

Advertisement

Penting untuk dipahami juga, kebutuhan serat harian untuk bayi juga berbeda-beda di setiap usia. Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan RI, berikut kebutuhan protein untuk bayi yang harus dipenuhi:

  • Bayi usia 0-6 bulan: 0 gram (gr)
  • Bayi usia 7-11 bulan: 10 gr
  • Bayi usia 12-24 bulan: 16 gr

Meski jumlah kebutuhan serat untuk bayi tidak sebanyak karbohidrat, protein, maupun lemak, Anda tetap tidak boleh melewatkan pemberian makanan berserat bagi si kecil.

Serat juga termasuk dalam karbohidrat

Sumber serat yang paling utama biasanya terdapat dalam berbagai macam sayur dan buah-buahan. Meski begitu, sebenarnya serat juga tergolong sebagai bagian dari karbohidrat.

Lebih spesifiknya, karbohidrat terdiri atas dua jenis yakni karbohidrat sederhana dan kompleks. Nah, serat sendiri termasuk bagian dari karbohidrat kompleks bersama dengan pati.

Itulah mengapa sebenarnya sayur maupun buah-buahan yang Anda konsumsi dan berikan kepada bayi bukan hanya mengandung serat, tetapi juga karbohidrat.

Advertisement

Dengan kata lain juga, karena serat berada satu kelompok karbohidrat dengan pati, maka Anda juga bisa menemukan kandungan serat di dalam sumber makanan pokok.

Sumber makanan pokok dengan kandungan serat misalnya roti gandum, nasi, jagung, dan lainnya. Akan tetapi, sumber makanan berserat yang masuk ke dalam tubuh tidak akan dipecah menjadi karbohidrat maupun glukosa.

Dengan kata lain, serat tidak akan berubah menjadi kalori saat masuk ke dalam tubuh. Alhasil, asupan serat sebanyak apa pun tidak akan membuat berat badan dan kadar gula darah melonjak naik seperti yang terjadi bila asupan karbohidrat berlebih.

Sebaliknya, berat badan dan kadar gula darah di dalam tubuh cenderung tetap stabil dan normal meski makan makanan sumber serat dalam jumlah banyak.

Advertisement

Apa saja sumber serat untuk bayi?

Ada berbagai macam sumber serat untuk bayi yang bisa Anda oleh menjadi makanan maupun minuman sesuai selera si kecil. Berikut beragam pilihan sumber serat untuk bayi:

1. Sayuran

Sayuran bukan hanya akan membuat makanan terlihat menarik karena beragam warnanya, tetapi juga kaya berbagai zat gizi seperti serat, vitamin, dan mineral.

Anda bisa memperkenalkan bayi dengan sayuran sejak awal ia mulai belajar makan makanan padat. Jangan lupa, pastikan Anda juga menyajikan tekstur sayuran sesuai dengan usia dan kemampuan makan bayi.

Pilihan sayuran yang bisa Anda sajikan sebagai sumber serat untuk bayi misalnya wortel, bayam, brokoli, labu, jagung, buncis, sawi, kacang panjang, dan masih banyak lagi.

Advertisement

Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia, kandungan serat yang ada di dalam wortel sebanyak 1 gr, bayam 0,7 gr, labu 6,2 gr, sawi 2,5 gr, jagung 2,2 gr, hingga kacang panjang 2,7 gr.

2. Buah-buahan

Selain sayuran, buah-buahan juga terkenal sebagai sumber serat yang baik untuk segala usia, termasuk bayi. Terlebih karena ada beberapa jenis buah yang memiliki tekstur lembut sehingga mudah untuk dimakan oleh si kecil.

Buah-buahan yang dapat Anda sajikan sebagai sumber serat untuk bayi misalnya pisang dengan 5,7 gr serat, semangka 0,4 gr serat, apel 2,6 gr serat, melon 1 gr serat, dan lainnya.

3. Kacang-kacangan dan biji-bijian

Tidak kalah dengan sayuran dan buah-buahan, kacang-kacangan dan biji-bijian juga merupakan sumber serat yang baik untuk bayi.

Advertisement

Anda bisa mengolah berbagai kacang-kacangan dan biji-bijian dan menyajikannya ke dalam makanan harian si kecil.

Berbagai jenis kacang ini misalnya kacang kedelai dengan kandungan serat 2,9 gr, kacang hijau 1,5 gr, kacang tanah 1 gr, kacang merah 3,5 gr, dan lain sebagainya.

Bagaimana jika bayi susah makan sumber serat?

Memperkenalkan bayi dengan berbagai sumber serat seperti sayuran dan buah-buahan memang bukan hal mudah. Ada kalanya, si kecil malah menolak atau bahkan melepeh sayur atau buah yang sudah masuk ke dalam mulutnya.

Namun, Anda jangan langsung berputus asa saat mengenalkan bayi dengan beragam sayur dan buah-buahan. Biasanya, dibutuhkan sekitar 8-15 kali pemberian makanan yang sama untuk mengetahui apakah bayi menyukai makanan tersebut atau tidak.

Advertisement

Jika sudah lebih dari 15 kali diberikan salah satu jenis sayur atau buah tertentu tetapi si kecil tetap tidak mau memakannya, kemungkinan besar ia memang tidak menyukainya.

Solusinya, Anda bisa memberikan pilihan buah, sayur, kacang-kacangan, maupun biji-bijian lain sebagai sumber serat untuk bayi yang lebih disukainya.

Hanya saja, sebaiknya tunda dulu pemberian buah dalam bentuk jus untuk bayi yang masih berusia di bawah 12 bulan.

Didukung oleh American Academy of Pediatrics, jus buah mengandung gula alami yang kurang baik jika diminum oleh bayi usia kurang dari 12 bulan.

Advertisement

Namun setelah usia si kecil menginjak 12 bulan atau lebih, Anda sudah diperbolehkan untuk memberikan jus buah sebagai minuman saat makan maupun camilan bayi.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemerintahan3 jam ago

Gantikan Mukroni, H Ika Resmi Jadi Plt Kepala Dispora Tangsel

Pemerintahan3 jam ago

Alasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel

Pemerintahan3 jam ago

Kadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan

Pemerintahan3 jam ago

Ular Sanca Masuk Permukiman Warga di Rempoa, Damkar Tangsel Lakukan Evakuasi

Pemberitahuan5 jam ago

Perizinan Tangsel Makin Mudah, SIMPONIE V3 Hadir dengan Fitur Ramah Difabel dan Real-Time

Tangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Pemerintahan5 jam ago

Tangsel One Tambah Fitur Baru, Warga Tangsel Bisa Cari Loker hingga Cek Harga Pasar

Sport6 jam ago

FAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh

Sport6 jam ago

Tamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sport7 jam ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport7 jam ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Otomotif7 jam ago

iCAR V27, SUV Listrik Bergaya Offroad untuk Perjalanan Kota dan Luar Kota

Opini21 jam ago

Anak Remaja Makin Jarang Bercerita? Jangan-Jangan yang Dibutuhkan Bukan Nasihat, tetapi Kehadiran

Nasional1 hari ago

Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo

Otomotif1 hari ago

Motor Suzuki Access 125, Matic Klasik dengan Gaya Elegan dan Nyaman

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Interior Nyaman, Fitur Lengkap, dan Desain Gagah
Otomotif1 hari ago

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Desain Gagah dan Fitur Lengkap

Nasional1 hari ago

Listyo Sigit Prabowo Bakal Dilantik jadi KSP?

Nasional1 hari ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Nasional1 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Nasional1 hari ago

Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini Gantikan Listyo Sigit Prabowo

Nasional1 hari ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional3 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Banten2 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Nasional3 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional3 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Populer