Connect with us

Lifestyle

Penyebab Dermatitis Paling Umum Ada 9 Faktor, Cek di Sini!

Peradangan, kulit kering bersisik, dan ruam kemerahan yang gatal merupakan tanda penyakit kulit dermatitis. Penyebab kemunculan dermatitis itu sendiri didasari banyak faktor, baik dari dalam tubuh (internal) maupun lingkungan luar (eksternal).

Simak pembahasan lengkapnya berikut ini.

Penyebab dermatitis dari dalam tubuh

dermatitis kontak

Penyebab utama dermatitis sebenarnya belum diketahui secara pasti. Namun, sejauh ini, penelitian medis menunjukkan bahwa faktor genetik, lingkungan, hingga kekebalan berperan terhadap peradangan kulit yang mengacu pada penyakit dermatitis.

Advertisement

Berikut adalah beberapa faktor penyebab kemunculan dermatitis yang berasal dari dalam tubuh (internal).

1. Riwayat penyakit keluarga

Warisan genetik dalam keluarga merupakan faktor penyebab dermatitis antargenerasi. Studi melaporkan bahwa anak-anak yang memiliki dermatitis atopik (eksim) biasanya lahir dari orangtua yang mengidap asma, rinitis alergi, atau salah satu jenis dermatitis.

Jika hanya satu pihak orangtua yang mengidap asma, rinitis alergi, atau dermatitis, keturunan yang lahir berpeluang 50% untuk memiliki setidaknya satu penyakit serupa. Angka peluang ini akan meningkat bila kedua orangtua menderita penyakit tersebut.

Meski begitu, mekanisme menurunnya dermatitis dari orang tua ke anak belum dapat dijelaskan secara pasti. Pada kasus yang sangat langka, penyebabnya kemungkinan berkaitan dengan gen CARD11 yang menghasilkan protein tertentu.

Advertisement

Gen CARD11 yang bermutasi menghasilkan protein yang tidak berfungsi normal, dan perubahan ini memengaruhi sel darah putih yang disebut limfosit T. Jumlah limfosit T tetap sama, tapi sel ini jadi bereaksi berlebihan terhadap zat asing di dalam tubuh.

2. Sistem imun yang sensitif

Selain faktor genetik, sistem imun yang terlalu aktif kemungkinan mempunyai peran tertentu sebagai penyebab dermatitis. Ini terlihat dari banyaknya penderita dermatitis dengan kekebalan tubuh yang sangat sensitif.

Sistem imun mereka bereaksi secara berlebihan ketika merespons alergen atau iritan yang dapat memicu reaksi pada kulit. Padahal, berbagai zat tersebut pada dasarnya tidak berbahaya bagi tubuh.

Sistem imun yang sensitif melanjutkan sinyal menuju kulit dalam bentuk peradangan. Peradangan ini menjadi penyebab munculnya ruam kemerahan pada kulit dan gejala dermatitis lainnya. Ruam kemerahan menandakan rusaknya lapisan kulit pelindung.

Advertisement

Pada umumnya, sistem imun akan membaik seiring bertambahnya usia sehingga kulit tidak lagi mudah mengalami peradangan. Inilah mengapa dermatitis, terutama eksim, biasanya muncul sejak kanak-kanak dan kian menghilang saat dewasa.

3. Mutasi sel kulit

Berkurangnya jumlah protein tertentu pada lapisan kulit juga dapat menjadi penyebab dermatitis. Berdasarkan sebuah laporan penelitian di Inggris, orang yang mengidap dermatitis atopik mengalami mutasi gen yang menghasilkan filaggrin.

Filaggrin adalah sejenis protein yang berfungsi melindungi dan melembapkan lapisan kulit teratas. Tanpa filaggrin yang cukup, kulit akan kehilangan fungsi untuk menyerap air sehingga lama kelamaan kehilangan kelembapannya dan menjadi kering.

Kulit yang kering rentan mengalami iritasi dan peradangan. Selain itu, kulit juga lebih mudah terinfeksi bakteri dan virus serta tidak bisa mencegah masuknya alergen. Bila kulit sudah meradang dan terinfeksi, ini adalah tanda-tanda dari komplikasi dermatitis.

Advertisement

4. Kondisi kulit yang kering

Peradangan lebih mudah terjadi pada kulit yang kering. Tidak hanya itu, kulit kering juga bisa memperparah ruam, gatal, dan gejala dermatitis lainnya yang membuat kulit menjadi pecah-pecah serta berkerak.

Kulit merupakan salah satu perlindungan pertama tubuh dari bibit penyakit dan zat-zat yang berpotensi menyebabkan kerusakan pada tubuh. Jika kulit kering, berbagai zat asing tersebut akan lebih mudah memicu reaksi alergi dan iritasi.

5. Perubahan hormon

Jumlah hormon dalam tubuh pun bisa menjadi penyebab dermatitis. Bila hormon yang diproduksi berlebih atau kurang, gejala dermatitis mungkin akan lebih sering muncul. Perubahan ini sering kali juga membuat gejala dermatitis bertambah parah.

Salah satu contohnya adalah autoimmune progesterone dermatitis (APD). Kondisi ini terjadi ketika hormon progesteron meningkat selama pertengahan siklus menstruasi. Gejalanya baru berkurang begitu jumlah progesteron menurun usai menstruasi.

Advertisement

Berbagai pemicu dermatitis dari luar tubuh

alergi logam perhiasan

alergi logam perhiasan

Setiap orang bisa mengalami dermatitis lewat cara yang berbeda. Berbagai hal yang berasal dari luar tubuh mungkin tidak secara langsung menyebabkan dermatitis, tapi faktor-faktor ini merupakan pemicunya.

Berikut berbagai faktor dari lingkungan yang dapat memicu dermatitis.

1. Iritan

Pada dermatitis kontak, gejala berupa ruam kemerahan disertai rasa gatal biasanya muncul saat kulit berkontak langsung dengan zat penyebab iritasi (iritan). Ada banyak sekali iritan di sekitar Anda, baik yang berasal dari bahan alami maupun buatan.

Zat dan produk yang kerap menjadi penyebab kambuhnya dermatitis antara lain:

Advertisement
  • produk pembersih, deterjen, sampo, dan sabun mandi mengandung pewangi,
  • logam pada perhiasan atau aksesori pakaian,
  • minyak antibakteri yang mengandung neomycin dan bacitracin,
  • formaldehida yang terkandung pada produk pembersih rumah tangga,
  • isothiazolinones dalam produk perawatan dan tisu pembersih untuk bayi,
  • cocamidopropyl betaine yang terdapat pada sampo dan losion,
  • paraphenylene-diamine dalam zat pewarna kulit untuk tato, serta
  • kain sintetis seperti wol.

2. Alergen

Kontak langsung antara kulit dan alergen dapat memicu kondisi yang dikenal sebagai dermatitis kontak alergi. Selain menyebabkan gejala alergi pada kulit, hal ini juga bisa memperparah peradangan yang terjadi.

Oleh karena itu, penderita dermatitis yang memiliki alergi sebisa mungkin menghindari kontak dengan alergen, terutama:

3. Peningkatan suhu

Peningkatan suhu tubuh akan meningkatkan produksi keringat. Keduanya merupakan faktor penyebab kambuhnya dermatitis, apalagi karena tubuh yang berkeringat dapat membuat bagian kulit yang terdampak dermatitis semakin gatal atau perih.

Penurunan kelembapan secara tiba-tiba juga dapat menyebabkan kulit kering yang mana merupakan pemicu utama dari dermatitis. Di samping itu, kondisi yang hangat dan lembap dapat memicu infeksi karena bakteri tumbuh subur dalam suhu seperti ini.

4. Keadaan yang memicu stres

Stres pada dasarnya adalah faktor internal pemicu dermatitis, tapi stres sering kali disebabkan oleh masalah dalam kehidupan sehari-hari. Saat mengalami stres, tubuh memproduksi hormon yang disebut kortisol.

Advertisement

Kortisol dalam jumlah besar dapat memperparah peradangan, termasuk yang terjadi pada kulit. Ini sebabnya penderita dermatitis lebih sering menggaruk dan mengeluhkan gejala yang semakin parah saat mereka mengalami stres.

5. Tumbuhan tertentu

Beberapa jenis tumbuhan ternyata merupakan penyebab kambuhnya dermatitis. Ada tumbuhan yang hanya menimbulkan ruam saat kulit penderita terkena sinar matahari, tapi ada pula yang bisa sampai menyebabkan luka lepuh berisi cairan.

Kondisi yang dikenal sebagai phytodermatitis ini sangat bervariasi. Jadi, jika Anda pernah mengalami gejala dermatitis setelah berkontak dengan tumbuhan tertentu, ada baiknya Anda menghafal ciri tumbuhan tersebut untuk mencegah kekambuhan.

Dermatitis adalah penyakit kulit dengan penyebab dan pemicu yang beragam. Bahkan beberapa kasus dermatitis tidak diketahui penyebabnya sehingga proses pengobatan pun menjadi terhambat.

Advertisement

Meski begitu, Anda dapat mengontrol gejala dengan berupaya mengenali pemicunya. Cara ini sekaligus membantu meredakan gangguan pada kulit serta mengurangi risiko kambuhnya penyakit di kemudian hari.

Source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sport6 jam ago

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul

Sport7 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta

Sport22 jam ago

Hasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027

Sport1 hari ago

Hasil Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Menang 4-0 di Pekan Perdana BRI Super League 2026/2027

Sport1 hari ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Sport1 hari ago

Laga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Jumat, 4 September: Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC, Bali United vs PSS Sleman

Nasional2 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Terima 3 Tim Mahasiswa UB Termasuk Pembuat Rompi Anti Tantrum

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap

Pemerintahan3 hari ago

Pilar Saga Ichsan Tinjau Pembangunan Turap di Vila Pamulang, Grand Serpong dan Bukit Nusa Indah

Pemerintahan3 hari ago

Komisi Informasi Banten Nilai Inovasi Pemkot Tangsel Semakin Meningkat

Jabodetabek3 hari ago

IPW Desak Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan Demo DPR

Kabupaten Tangerang3 hari ago

Persita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27

Sport3 hari ago

BRI Super League 2026/27 Siap Bergulir, I.League Tegaskan Target Tembus 10 Besar Asia

Sport3 hari ago

Ferry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?

Pemerintahan4 hari ago

DLH Kota Tangsel Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan

Pemerintahan4 hari ago

Benyamin Davnie: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen

Tangerang Selatan4 hari ago

Gilang Muhammad Iqbal Juara Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026, Bawa Karya “Ming Galih Gaya”

Pemerintahan4 hari ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Pemerintahan3 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan3 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Pemerintahan3 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan3 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Pemerintahan2 minggu ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Nasional6 hari ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional6 hari ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional6 hari ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Pemerintahan3 minggu ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Pemerintahan3 minggu ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Pemerintahan2 minggu ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Pemerintahan3 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Nasional2 minggu ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Techno2 minggu ago

3 Cara Kerja eSIM XL untuk Koneksi Tanpa Kartu Fisik

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor

Nasional6 hari ago

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari

Populer