Tangerang Selatan
Penyelesaian Sengketa Pemilu Harus Efektif

Penyelesaian Sengketa merupakan salah satu proses yang biasanya terjadi jika ditemukan kesalahan dalam pelaksanaan Pemilihan. Baik itu Pilkada atau Pemilu.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Wirdyaningsih menjelaskan beberapa cara efektif yang bisa dilakukan Bawaslu untuk melakukan penyelesaian sengketa yang terjadi. Yang pertama, Bawaslu perlu mengupayakan kehadiran para pihak dengan menyampaikan pentingnya kehadiran itu.
”Dijelaskan kalau kehadiran mereka itu untuk menyelesaikan sengketa dan dampak ketidakhadiran para pihak,” ujar dalam webinar Penyelesaian Sengketa Pemilu dan Pemilihan, Evaluasi dan Proyek, Kamis (16/9).
Kemudian pada saat melakukan musyawarah, keputusan penyelesaian sengketa sebaiknya berdasarkan win win solution. Dengan dasar pengawas pemilu harus bersikap objektif.
Kemudian Pengawas Pemilu juga harus meningkatkan keahliannya sebagai pihak yang dapat menyelesaikan sengketa dan memiliki kemampuan sebagai mediator.
” Pengawas pemilu memiliki kemampuan untuk dapat memetakan serta menganalisa bentuk-bentuk konflik yang sedang dihadapi dan mencoba untuk merancang pendekatan terefektif untuk menyelesaikan,” pungkasnya. (rls)
Pemerintahan5 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis3 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Jabodetabek3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Otomotif5 hari ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Tokoh3 minggu agoDirum Perseroda PITS: Agus Supadmo, Aktivis yang Memilih Pulang dan Bekerja untuk Kotanya
























