Bisnis
Pernyataan Resmi India Terkait Insiden Kekerasan di Pahalgam, Jammu, dan Kashmir
Jakarta, 7 Mei 2025 — Kedutaan Besar India di Jakarta menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden kekerasan yang terjadi di wilayah Pahalgam, Jammu, dan Kashmir, pada tanggal 22 April 2025. Dalam peristiwa tragis tersebut, sebanyak 26 warga sipil kehilangan nyawa dalam sebuah serangan yang digambarkan sebagai brutal dan sangat memprihatinkan.
Sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, hukum, dan hak asasi manusia, Pemerintah India memandang peristiwa ini sebagai pelanggaran serius terhadap keamanan dan kemanusiaan. Segera setelah insiden terjadi, otoritas India melakukan penyelidikan menyeluruh yang melibatkan berbagai lembaga keamanan.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, India mengidentifikasi sejumlah bukti yang kredibel, termasuk data teknis, kesaksian para penyintas, dan informasi lain yang dikumpulkan di lapangan. Bukti-bukti ini memberikan indikasi kuat mengenai keterlibatan kelompok-kelompok tertentu yang memiliki hubungan dengan jaringan terorisme lintas batas. Namun demikian, India tetap menekankan pentingnya proses penyelidikan yang hati-hati dan akurat untuk memastikan bahwa setiap tindakan lanjutan didasarkan pada fakta dan tanggung jawab yang jelas.
Sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan nasional dan perlindungan terhadap warga sipil, India mengambil langkah-langkah terbatas dan terukur yang secara spesifik diarahkan kepada lokasi-lokasi yang telah diidentifikasi sebagai kamp pelatihan kelompok bersenjata. Dalam pelaksanaan langkah ini, India memastikan bahwa tidak ada sasaran sipil, ekonomi, atau militer dari negara lain yang terkena dampak. Fokus utama dari tindakan ini adalah pencegahan terhadap potensi ancaman lanjutan dan perlindungan terhadap kehidupan warga.
India juga terus berkomunikasi secara aktif dengan mitra-mitra internasional. Tidak lama setelah insiden terjadi, Penasihat Keamanan Nasional India, Shri Ajit Doval, menjalin kontak langsung dengan Penasihat Keamanan Nasional dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, untuk memberikan penjelasan tentang langkah-langkah yang telah diambil serta menyampaikan komitmen India terhadap transparansi dan kerja sama internasional.
India tetap terbuka terhadap dialog dan penyelesaian damai atas segala bentuk konflik, serta menghormati prinsip-prinsip Piagam PBB dan hukum internasional. Dalam konteks ini, India terus menyerukan kerja sama regional dan global dalam memerangi terorisme dalam segala bentuknya, termasuk dengan meningkatkan pertukaran informasi, koordinasi penegakan hukum, dan penguatan kapasitas pencegahan di kawasan Asia Selatan dan sekitarnya.
Sebagai negara demokratis yang memiliki sejarah panjang dalam menghadapi tantangan keamanan, India menegaskan kembali bahwa setiap respons terhadap aksi kekerasan dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan dalam kerangka hukum yang berlaku, baik nasional maupun internasional.
Untuk informasi lebih lanjut, lihat pernyataan resmi dari Kedutaan Besar India Jakarta di bawah:
https://www.indianembassyjakarta.gov.in/users/assets/pdf/press/press__448847190.pdf
Sport5 hari agoVeda Ega Pratama Crash di Moto3 GP Amerika 2026
Sport5 hari agoGagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 GP Amerika 2026
Nasional5 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat
Sport5 hari agoHasil Moto3 Amerika 2026 Guido Pini Juara, Veda Ega Pratama Gagal Finis
Otomotif5 hari agoMobil Listrik Terbaik di Indonesia 2026: Tesla Model 3, Hyundai Ioniq 5, Hingga ICAR V23
Bisnis5 hari agoASICS Rilis Sepatu Canggih SONICSMASH™ FF
Bisnis4 hari agoHerbalife Family Foundation Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp585 Juta untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Sumatra
Pemerintahan4 hari agoApel dan Halalbihalal, Benyamin Davnie Tekankan Kebersihan Lingkungan hingga Efisiensi Anggaran di Tangsel


















