Persiapan New Normal, Walikota Tangsel Tinjau Rumah Makan, Pasar, Mal, Hingga Tempat Ibadah

By on Rabu, 3 Juni 2020

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) baru saja menetapkan bahwa wilayahnya kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga 14 Juni mendatang. Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany terus melakukan sosialisasi mengenai perpanjangan PSBB tersebut. Meskipun diakuinya memang ada beberapa hal yang berbeda dengan PSBB awal. Seperti penetapan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) terhadap masyarakat yang tinggal di Kota Tangsel.

Selain itu Airin juga menjelaskan bahwa untuk memasuki new normal atau kenormalan baru, pemerintah sudah menerima banyak usulan dari para pelaku usaha di Kota Tangsel. Untuk itu, pihaknya melakukan pengecekan persiapan tempat rumah makan, mal, pasar dan tempat ibadah. Dalam kunjungannya, Airin didampingi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maya Mardiana, Kepala Dinas Pariwisata Dadang Sofyan, serta Kabid Humas pada Diskominfo Tangsel Irfan Santoso, Rabu (3/6/2020).

”Seperti Teras Kota yang sudah mengusulkan untuk buka dan beraktivitas kembali, untuk Itu kita melakukan pengecekan persiapan mereka. Keputusan buka tidaknya tempat usaha ditentukan oleh gugus tugas,” kata Airin.

Selain Teras Kota, Bandar Djakarta juga mengusulkan hal yang sama. Airin mengaku dengan adanya banyak usulan ini, pemerintah akan mempertimbangkan dan melakukan evaluasi dalam rapat yang akan digelar pada Jumat mendatang.

Selain pelaku usaha, Walikota Airin juga melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap tempat-tempat ibadah.

”Berkaitan dengan surat edaran dari Kementerian Agama. Maka mau tidak mau harus diikuti,” kata Airin.

Airin menjelaskan bahwa pada minggu ke tiga bulan Juni ini, pelaku usaha dan beberapa titik tempat berkerja bisa diaktifkan lagi. Namun tentunya dengan memastikan adanya protokol kesehatan, serta ada surat rekomendasi dari Gugus Tugas.

”Yang harus diperhatikan adalah protokol kesehatan yang dipenuhi. Jangan sampai, apa yang sudah kita sosialisasikan mengenai pola hidup bersih dan mencegah terjangkit Covid-19 ini tidak dilakukan,” paparnya.

Pemkot Tangsel, sambung Airin, terus melakukan pencegahan dan terus melakukan sosialisasi di kalangan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mengenai pola hidup sehat. Sebagai bentuk pencegahan terhadap Covid-19. (hms/fid)


error: Terimakasih