Kabupaten Tangerang
Persita Milik Siapa?

Persita Tangerang merupakan salah satu klub sepak bola profesional Indonesia yang dikelola secara modern dan terstruktur.
Persita Milik Siapa?
Klub berjuluk Pendekar Cisadane ini dimiliki oleh dua perusahaan, yaitu PT Persita Tangerang Raya dan PT Budi Delta Swakarya. Kedua perusahaan tersebut berperan sebagai pemegang saham utama dan bertanggung jawab atas pengelolaan klub dalam berbagai aspek, baik teknis maupun non-teknis.
Presiden Klub
Tokoh sentral dalam kepemilikan dan pengelolaan Persita adalah Ahmed Zaki Iskandar. Ia resmi menjabat sebagai Presiden Klub sejak Agustus 2024 setelah ditunjuk dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Sebelumnya, ia dikenal luas sebagai Bupati Tangerang selama dua periode, dan merupakan tokoh yang aktif membina perkembangan olahraga, khususnya sepak bola di wilayah Tangerang.
Kepemimpinan Zaki Iskandar membawa warna baru dalam tata kelola klub. Dengan pendekatan yang sistematis dan profesional, ia menanamkan nilai-nilai integritas, transparansi, dan efisiensi dalam setiap lini organisasi klub. Hal ini selaras dengan visinya untuk menjadikan Persita sebagai klub yang tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga berdaya saing dalam pengelolaan manajemen modern.
Peran di Tim Nasional
Selain menjabat sebagai Presiden Klub, Ahmed Zaki Iskandar juga dipercaya sebagai manajer Tim Nasional Indonesia U-20 dan U-17. Peran ganda ini menunjukkan dedikasi serta pengaruh besarnya dalam dunia sepak bola Indonesia, baik di tingkat lokal maupun nasional. Ia aktif dalam pembinaan bakat muda dan pengembangan tim nasional kelompok usia, yang menjadi bagian dari strategi jangka panjang pembangunan sepak bola Indonesia.
Kemajuan Organisasi dan Lisensi AFC
Di bawah kepemimpinan baru, Persita mencatat kemajuan signifikan. Salah satu pencapaian penting adalah keberhasilan klub dalam mendapatkan lisensi AFC tanpa catatan. Lisensi ini merupakan syarat untuk mengikuti kompetisi antarklub tingkat Asia, seperti AFC Champions League 2 dan AFC Challenge League. Pencapaian ini menunjukkan bahwa Persita telah memenuhi standar tinggi dalam aspek infrastruktur, keuangan, administrasi, dan profesionalisme organisasi.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi klub, tetapi juga membuka peluang besar bagi Persita untuk tampil di kompetisi internasional dan menarik sponsor serta pemain-pemain berkualitas dari dalam maupun luar negeri.
Stadion dan Fasilitas
Persita bermarkas di stadion yang kini dikenal dengan nama Indomilk Arena, berlokasi di kawasan Sport Center, Kelapa Dua, Tangerang. Stadion ini telah mengalami renovasi besar-besaran dan kini memiliki kapasitas sekitar 15.000 tempat duduk dengan fasilitas modern yang mendukung kenyamanan penonton dan performa tim. Indomilk Arena menjadi salah satu stadion pertama di Indonesia yang menggunakan nama sponsor dalam penamaannya, menandai langkah maju dalam aspek komersialisasi sepak bola tanah air.
Sejarah Singkat dan Identitas Klub
Persita Tangerang memiliki sejarah panjang dalam kancah sepak bola Indonesia. Klub ini resmi berdiri pada tahun 1953 dan telah mengalami berbagai fase, baik di kasta tertinggi maupun menengah. Identitas lokalnya sangat kuat dengan julukan Pendekar Cisadane dan Ayam Wareng, yang merujuk pada budaya dan sejarah wilayah Tangerang.
Selama perjalanannya, Persita pernah meraih sejumlah prestasi penting, di antaranya:
- Juara Divisi I tahun 2000 (promosi ke Divisi Utama)
- Runner-up Divisi Utama tahun 2002 dan 2011–2012
- Runner-up Liga 2 tahun 2019 (promosi ke Liga 1)
Dengan dukungan struktur kepemilikan yang jelas, manajemen profesional, serta kepemimpinan Ahmed Zaki Iskandar yang visioner, Persita Tangerang berada dalam jalur positif menuju transformasi sebagai klub modern yang mampu bersaing di level nasional maupun Asia. Fokus pada pembinaan usia muda, pencapaian lisensi internasional, serta pengembangan infrastruktur menjadi pilar penting dalam perjalanan klub ke depan.
Supporter Persita Tangerang
Di balik perjalanan Persita Tangerang sebagai salah satu klub kebanggaan Provinsi Banten, ada kekuatan lain yang tak kalah penting: suporter setia yang dikenal dengan nama Laskar Viola. Mereka bukan hanya penonton di tribun, melainkan jiwa yang menghidupkan setiap pertandingan dengan semangat, loyalitas, dan kreativitas yang luar biasa.
Identitas Ungu yang Mengakar
Persita identik dengan warna ungu (violet), dan dari sinilah nama Laskar Viola lahir. Warna ini bukan sekadar simbol visual, tapi menjadi bagian dari identitas kultural para pendukung. Ungu menjadi lambang kebanggaan, keberanian, dan keteguhan hati para suporter dalam mendampingi klub kesayangan, baik dalam masa kejayaan maupun keterpurukan.
Komunitas Suporter yang Solid
Laskar Viola bukanlah satu entitas tunggal, melainkan terdiri dari berbagai komunitas yang tersebar di seluruh wilayah Tangerang Raya dan sekitarnya. Di antara komunitas suporter paling dikenal adalah:
Laskar Benteng Viola (LBV): Kelompok ini menjadi salah satu representasi paling kuat dari militansi suporter Persita. LBV dikenal aktif dalam mendukung tim, baik di laga kandang maupun tandang.
Viola Curva Sud (VCS): Menempati tribun selatan Indomilk Arena, VCS mencerminkan semangat ultras modern. Mereka dikenal karena koreografi megah dan chant-chant energik yang membakar atmosfer stadion.
Viola Tangerang Selatan: Komunitas ini menjadi representasi fanbase di wilayah Tangsel yang aktif mengadakan nonton bareng, kegiatan sosial, dan diskusi seputar sepak bola.
Setiap komunitas membawa warna tersendiri, namun semuanya menyatu dalam semangat yang sama: cinta tulus kepada Persita.
Budaya Dukung yang Unik dan Penuh Semangat
Apa yang membedakan suporter Persita dari yang lain? Salah satunya adalah budaya dukung yang kuat dan penuh kreativitas. Chant-chant Persita yang menggema dari tribun selatan hingga utara, dipadukan dengan tabuhan drum dan koreografi warna-warni, menjadi elemen wajib di setiap laga.
Loyalitas mereka pun tidak diragukan. Saat Persita sempat turun ke kasta kedua, dukungan tak pernah surut. Stadion tetap dipenuhi nyanyian dan bendera, menunjukkan bahwa cinta suporter tidak mengenal kasta.
Suporter yang Peduli dan Berkontribusi
Menariknya, kelompok suporter Persita juga aktif di luar stadion. Mereka rutin mengadakan aksi sosial, seperti:
Donor darah dan penggalangan dana
Bantuan bencana dan kegiatan sosial masyarakat
Kampanye anti-rasisme dan anti-kekerasan di sepak bola
Gerakan kebersihan lingkungan dan edukasi suporter muda
Peran sosial ini memperlihatkan bahwa menjadi suporter tidak hanya soal mendukung tim di lapangan, tapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang peduli.
Serba-Serbi7 hari agoKalender Februari 2026 Lengkap
Serba-Serbi7 hari agoKalender 2026 Pdf Free Download
Nasional7 hari agoBandara Internasional Banyuwangi Perkuat Peran sebagai Bandara Ramah Anak dan Ramah Lingkungan
Serba-Serbi7 hari agoAwal Puasa Ramadhan 1447 H Muhammadiyah Jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026
Banten7 hari agoJajaran Pengurus Bank Banten RUPS Luar Biasa Tahun 2026
Banten7 hari agoKomisi V DPRD Banten dan Dindik Bahas Program Sekolah Gratis di APBD 2026
Banten7 hari agoBank Banten Kelola Penuh Keuangan BLUD RSUD Balaraja
Bisnis7 hari agoMasuk Indonesia, Haier Siapkan Produk Premium dan Strategi eCommerce Agresif


























