Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi kota pertama yang didatangi Wayang (Framework Convention on Tobacco Control) dalam rangkaian “Petualangan 365 Hari FCTC Warrior di 25 Kota”. Wayang FCTC menjadi simbol dari 6 karakter FCTC Warrior yang mewakili 6 poin dalam FCTC, yakni cukai rokok, pelarangan iklan promosi dan sponsor rokok, anak sebagai target, penjualan rokok, peringatan kesehatan bergambar (PHW) dan kawasan tanpa rokok (KTR).
Wayang FCTC Warrior diserahkan oleh FCTC Warrior asal Jakarta, yakni Margianta SJD dan Citra Demi Karina, kepada Gatari Dwi Hapsari dan Shella Chelsia Andriyani FCTC Warrior asal Tangsel. FCTC Warrior adalah 40 anak muda dari 25 kota yang berkomitmen mendukung Indonesia Aksesi FCTC (traktat internasional untuk pengendalian global epidemi tembakau).
Mendapat kehormatan sebagai penerima estafet pertama Wayang FCTC, Gatari dan Shella berkolaborasi dengan Forum Anak Kota Tangsel mementaskan permainan wayang tersebut di perayaan Hari Anak Nasional Kota Tangsel, Selasa (15/8) kemarin, di Graha Widya Bakti Puspitek, Kecamatan Setu.

Di acara yang dihadiri Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany ini, Gatari dan Shella juga menerima dan membacakan naskah Deklarasi 10 Mei (D10M). Sebelumnya, naskah deklarasi ini dibacakan di Jakarta pada acara Aksi Deklarasi 10 Mei FCTC Untuk Indonesia.
Isi deklarasi adalah (1) mendukung Indonesia aksesi FCTC dan menolak RUU Pertembakauan (2) menolak menjadi target industri rokok dan (3) mengajak seluruh anak muda berkolaborasi dan bersinergi untuk mengakhiri hegemoni industri rokok di Indonesia.
Menurut Citra Demi Karina, naskah Deklarasi 10 Mei (D10M) adalah hasil rumusan para FCTC Warrior selama mereka mengikuti kegiatan Youth Summit pada 7-10 Mei di Jakarta.
“Jakarta menjadi kota pertama tempat naskah ini dideklarasikan. Dan selanjutnya naskah Deklarasi 10 Mei dan Wayang fctc akan diperjalankan oleh 40 warrior ke 25 kota di Indonesia,” papar Citra.
Gatari Dwi Hapsari merasa lega setelah membacakan naskah deklarasi 10 mei di hadapan walikota tangsel. “Kami mengharapkan dukungan ibu walikota dan masyarakat tangsel agar Indonesia segera aksesi fctc untuk melindungi anak-anak dari dampak rokok,” tegasnya.
Setelah Tangsel, Wayang FCTC dan naskah Deklarasi 10 Mei akan diperjalankan kembali dalam rangkaian Petualangan 365 hari fctc warrior di 25 kota. Pada 19 Agustus, kota Bogor sudah menunggu untuk menerima estafet kedua Wayang FCTC Warrior. Bagja Nugraha dan Mufid M. Alfayid, FCTC Warrior asal Bogor sudah bersiap menerima estafet dan melakukan aksi guna mendukung Indonesia aksesi FCTC dan menolak hegemoni industri rokok. (rls/fid)
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia














