Pendidikan
PMI Tangsel Berikan Pelatihan Eksplorasi Hukum Humaniter Bagi Remaja

Untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan bersahabat terhadap sesama, Palang Merah Remaja (PMR) Kota Tangerang Selatan bakal menggelar Pelatihan Eksplorasi Hukum Humaniter Bagi Remaja.
Kegiatan yang bakal diikuti sekitar 120 siswa dari sejumlah sekolah di Kota Tangsel itu digelar selama Februari 2014.
Menurut Amel Chika, salah satu fasilitator PMR Kota Tangsel, pelatihan yang akan digelar merupakan kelanjutan dari hasil pelatihan Eksplorasi Hukum Humaniter Bagi Remaja yang diselenggarakan oleh International Comittee Of The Red Cross (ICRC), beberapa waktu lalu.
“Membentuk karakteristik PMR yang positif adalah tugas dari seorang fasilitator PMR, tidak hanya mengajarkan keterampilan tentang membalut, membidani dan mengangkut pasien. Namun juga menumbuhkan jiwa sosial kemanusiaan yang berkarakter kepalangmerahan itu yang paling penting,” tutur Amel , Jumat (07/02).
Ia mengemukakan 4 orang Tim Fasilitator PMR Kota Tangsel yang sebelumnya telah mengikuti kegiatan pelatihan itu akan mengaplikasikan dan menularkannya kepada anggota PMR yang berasal dari empat sekolah di Kota Tangsel.
Salah satu tindak lanjut pelatihan tersebut, menurutnya adalah untuk menumbuh kembangkan rasa peduli dan bersahabat terhadap sesama.
“Jika di hukum Humaniter kita berbicara banyak tentang konflik perang bersenjata, di eksplorasi hukum Humaniter bagi PMR selain menerapkan hal tersebut kita juga kuatkan dengan sikap saling peduli, bersahabat dan tolerasi terhadap kawan sebaya,” tuturnya.
Pelatihan yang bakal digelar, terang Imel nantinya dibuat tidak monoton seperti siswa belajar di kelas yang hanya mendengar ceramah satu arah saja. Melainkan dengan menggunakan berbagai metode seperti diskusi kelompok, curah pendapat dan bermain peran.
“Sehingga anak-anak PMR lebih bisa merasakan dan dapat “feel”nya untuk mencapai tujuan latihan eksplorasi hukum humaniter ini,” tambah Ame Purnama yang juga salah satu tim fasilitator.
Sementara Wakil Ketua PMI Tangsel Ani Yuliani berharap, setelah memperoleh materi dari pelatihan itu, 120 siswa PMR akan memiliki karakter kepedulian yang kuat dan kesetiakawanan yang tinggi terhadap sesama. (bh/kt)
Banten5 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Bisnis5 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis5 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Nasional5 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis5 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Bisnis5 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis5 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda
Nasional4 hari agoJaringan Muslim Madani: Langkah Menteri IMIPAS Cegah Haji Non Prosedural Sejalan dengan Visi Prabowo Benahi Tatakelola Haji
















