Hukum
Polisi Kantongi Identitas Penusuk Ojol di Jakpus

Polisi menyebut telah mengantongi identitas pelaku penusukan driver ojek online (ojol) berinisial MRR (23) di Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan keluarga pelaku.
“Identitas (pelaku penusukan driver ojol) sudah kami kantongi. Keluarganya sudah kita minta bantuan untuk mengetahui keberadaannya,” ungkap Komarudin, Minggu (30/10/2022).
Lebih lanjut Komarudin menjelaskan, polisi hanya tinggal menangkap pelakunya. Polres Metro Jakarta Pusat menerjunkan tim khusus guna mengejarnya.
“Artinya tinggal menemukan pelakunya saja, kalau identitas sudah,” ujarnya.
Sebelumnya, Komarudin meminta agar pelaku segera menyerahkan diri untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dia menekankan cepat atau lambat kepolisian akan menangkapnya.
“Kita harapkan pelaku bisa menyerahkan diri untuk mengakui perbuatannya. Karena saat ini tim kita masih lakukan pencarian,” tukasnya.
Sebelumnya, aksi penusukan terjadi di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (22/10/2022) sekitar pukul 13.30 WIB. Korban meninggal dunia saat hendak dilarikan ke rumah sakit.
Pemerintahan6 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Bisnis4 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Otomotif5 hari ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Jabodetabek3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Tokoh3 minggu agoDirum Perseroda PITS: Agus Supadmo, Aktivis yang Memilih Pulang dan Bekerja untuk Kotanya

























