Posko Muhammad Dong Jadi Tempat Pengaduan Masyarakat Tangsel

By on Sabtu, 27 Oktober 2018

Langkah Muhammad Dong, calon legislatif (Caleg) DPRD Kota Tangsel dari Partai Gerindra membuat posko pemenangan mendapat apresiasi. Apalagi posko yang berada di Jalan Oscar, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang itu sekaligus jadi rumah pengaduan bagi masyarakat.

“Alhamdulillah saat ini kita sudah memiliki posko pemenangan. Harapannya, posko ini dioptimalkan dengan baik sebagai sarana untuk menyolidkan tim menjelang Pileg 2019 mendatang,” kata Dong di Posko Pemenangan, Senin, (22/10) lalu.

“Selain sebagai posko pemenangan, posko ini juga akan menerima pengaduan masyarakat atas keluhan yang dihadapi selama ini. Tentu pengaduan terkait masalah sosial misalnya terkait birokraksi, hukum, maupun permasalahan sosial lainnya. Nanti pengaduan tersebut akan disampaikan pada pihak yang berwenang,” tambah Dong.

Caleg nomor urut paling bawah (12) ini, meyakini banyak persoalan sosial yang terjadi di masyarakat. Hanya saya, masyarakat banyak yang tidak tahu bagaimana untuk menyelesaikannya. Misalnya, persoalan sampah. Meski masalah kecil namun masyarakat ingin ada solusinya. “Ya, sampah kadang jadi masalah yang harus dicarikan solusinya. Jika sampah tidak terangkut, semua tahu akan menimbulkan bau tak sedap, dan penyakit yang akan muncul. Menurut saya ini harus ada solusinya,” tututrnya.

Selain itu, terkait masalah birokrasi. Masyarakat harus mendapatkan pelayanan memuaskan dari Pemkot Tangsel. “Birokrasi harus memberikan kemudahan bagi masyarakat terkait pengurusan perijinan dan data diri, seperti KTP, KK dan lain-lain,” papar Dong.

Dong menilai masih banyak permasalahan yang harus dibenahi di Tangsel. Terkait kemacetan juga harus menjadi perhatian serius Pemkot. “Kalau Sabtu dan Minggu di beberapa titik ruas jalan di Tangsel ini macet parah,” tuturnya.

“Memang terdapat beberapa permasalahan serius yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti layanan publik yang dirasakan oleh masyarakat secara langsung. Untuk itu, kita tidak boleh saling menyalahkan, melainkan kita harus mendorong Pemkot dan mencari solusi bersama agar masyarakat dapat merasakan langsung dampaknya keluar dari permasalahan tersebut,” tutupnya. (red/fid)