Pamulang
Purnama Wijaya Berharap Job Fair Tangsel 2014 Pangkas Angka Pengangguran di Tangsel

Pekan bursa kerja atau job fair 2014 di Tangerang Selatan (Tangsel) resmi dibuka di Balaikota, Pamulang, Jumat (20/6). Angka pengangguran di Tangsel memang cukup tinggi, yakni mencapai 8,7 persen dari jumlah penduduk atau sebanyak 50.123 jiwa. Bahkan, angka pengangguran ini merupakan terbesar kedua se-Provinsi Banten setelah Kabupaten Tangerang.
“Kami tahu jumlah pengangguran di Tangsel cukup tinggi. Dengan adanya job fair, kami berharap angka pengangguran terus berkurang,” tandasnya.
Dari gelaran job fair tahun kemarin, Purnama mengaku jumlah serapan tenaga kerja mencapai 5.000 jiwa. Sementara itu, diakuinya jumlah lowongan yang tersedia pada job fair 2013 lalu sebanyak 6.000 lowongan pekerjaan di puluhan perusahaan.
“Untuk tahun ini, jumlah lowongan bertambah menjadi 9.300 lowongan pekerjaan yang disediakan 50 perusahaan. Dengan banyaknya kesempatan kerja yang disediakan, otomatis bakal memangkas angka pengangguran di Tangsel,” katanya.
Selain menggelar job fair, Purnama mengaku pemerintah daerah memiliki program lain untuk memangkas angka pengangguran. Dua di antaranya, yakni pelatihan bagi masyarakat dan program padat karya. “Dua program itu juga terus berjalan,” tambahnya. (rb/kt)
Banten1 minggu ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang
Sport2 hari agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Nasional6 hari agoPurbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan
Sport2 hari agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport2 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM
Politik1 minggu agoWI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik
Nasional5 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya
Obituari4 hari agoKurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia



































