Connect with us

Lifestyle

Rambut Susah Disisir? Bisa Jadi Anda Mengalami Sindrom Unik Ini

Beruntunglah bagi Anda yang memiliki rambut halus dan menjuntai dengan indah. Anda tentu tidak akan mengalami kesulitan saat menyisir rambut setiap hari, bukan? Namun ternyata, tidak semua orang bisa seberuntung Anda, lho. Ya, ada 100 orang di dunia yang mengalami suatu sindrom langka yang menyebabkan rambutnya jadi mengembang, jabrik, dan susah disisir. Sindrom ini disebut dengan uncombable hair syndrome atau sindrom rambut susah disisir. Kok bisa, ya?

Sindrom rambut susah disisir itu apa, sih?

Sumber: Livescience

Sindrom rambut susah disisir atau uncombable hair syndrome (UHS) adalah salah satu kelainan pada helai rambut yang banyak dialami oleh anak-anak. Kondisi ini membuat penderitanya memiliki rambut yang mengembang seperti singa, berwarna pirang seperti jerami, tak beraturan, kering, dan tentunya susah disisir.

Mengutip dari Livescience, kondisi ini dialami oleh Taylor McGowan, seorang anak berusia 18 bulan asal Chicago. Ia memiliki rambut yang pirang, jabrik, dan sulit disisir seperti di gambar. Bahkan, ia sampai dijuluki sebagai mini Einstein karenanya.

Ya, Anda mungkin langsung terpikir dengan sosok Einstein. Bila diperhatikan, tokoh ternama tersebut juga memiliki rambut putih yang mengembang, tidak tertata rapi, dan mungkin saja susah disisir. Namun, para ahli tidak yakin betul apakah Einstein juga mengalami sindrom ini atau tidak.

Menurut Regina Betz, seorang dosen dari University of Bonn di Jerman sekaligus penulis makalah ternama tahun 2016, sindrom rambut susah disisir mulai terlihat pada anak-anak sejak usia 3 bulan sampai 12 tahun. Namun, kondisi ini umumnya akan semakin membaik seiring dengan bertambahnya usia.

Advertisement

Apa penyebab sindrom rambut susah disisir?

masker rambut kering

Pada dasarnya, sampai saat ini belum diketahui pasti penyebab sindrom rambut susah disisir. Para ahli menduga ada peran mutasi genetik yang menyebabkan seseorang mengalami sindrom yang satu ini.

Anak-anak yang mengalami sindrom rambut susah disisir umumnya memiliki bentuk helai rambut yang berbeda dari anak normal lainnya. Anak-anak normal biasanya memiliki bentuk helai rambut yang lurus, bergelombang, atau keriting. Helai demi helai rambut ini akan tumbuh subur menjuntai ke bawah dan umumnya mudah diatur.

Di sisi lain, anak-anak dengan sindrom rambut susah disisir mengalami hal yang berbeda. Mereka memiliki bentuk helai rambut yang kaku, tidak lurus atau tidak keriting, berbentuk segitiga, atau bahkan berbentuk seperti hati.

Betz menduga, hal ini disebabkan oleh mutasi salah satu dari tiga gen, yaitu PADI3, TGM3, dan TCHH. Gen ini diyakini berasal dari salah satu orangtua, entah itu ayah atau ibunya. Jadi, kalau Anda atau pasangan Anda pernah mengalami sindrom ini sewaktu kecil, maka bisa jadi anak Anda akan mengalami hal yang sama.

Advertisement

Lantas, bagaimana cara mengatasi sindrom rambut susah disisir?

catok rambut

Rambut yang cenderung kusut dan susah disisir umumnya dapat diatasi dengan perawatan rambut secara teratur, baik dengan rutin keramas, pakai vitamin rambut, catok rambut, dan sebagainya. Namun nyatanya, hal ini tidak berlaku untuk orang yang mengalami sindrom rambut susah disisir.

Perawatan rambut yang terus menerus justru dapat membuat rambutnya semakin rapuh dan rusak. Sebab sebetulnya, masalah rambut jabrik dan pirang ini dapat membaik secara alami saat anak mulai memasuki masa remaja alias sedang puber. Jadi, Anda tak perlu melakukan hal apa pun untuk memperbaiki rambut anak Anda.

Kalau Anda tetap ingin melakukan perawatan rambut untuk anak, Anda bisa menggunakan conditioner dan sisir yang lembut. Namun ingat, sisir rambut anak secara perlahan agar tidak membuat rambutnya jadi rapuh atau rusak.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan suplemen biotin untuk membantu melembutkan tiap helai rambut anak. Sebuah laporan menunjukkan bahwa penggunaan suplemen biotin dapat meningkatkan kekuatan rambut tanpa membuatnya rusak. Rambut pun cenderung lebih mudah disisir setelah empat bulan suplementasi.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Pemerintahan19 jam ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan19 jam ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Sport2 hari ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan2 hari ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Serba-Serbi2 hari ago

Apa Itu DESIL?

Serba-Serbi3 hari ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport3 hari ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Sport3 hari ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Banten3 hari ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Sport3 hari ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Banten3 hari ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Kuota Haji Reguler Terisi 70%, Pelunasan Sampai 14 Maret 2025
Hukum3 hari ago

Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri

Sport4 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Bisnis4 hari ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin
Pemerintahan4 hari ago

Diskominfo Tangsel Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan

Banten4 hari ago

Andra Soni: Sekolah Rakyat Mengurangi Angka Putus Sekolah di Provinsi Banten

Hukum4 hari ago

Polsek Kelapa Dua Amankan Tiga Terduga Pelaku Peredaran Obat Daftar G Tanpa Resep Dokter

Hukum4 hari ago

Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba

Hukum4 hari ago

Sasar Lokasi Rawan Cegah Kejahatan Malam, Polsek Pondok Aren Patroli Razia Stationer

Pemerintahan3 minggu ago

Penataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi

Otomotif3 minggu ago

6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan

Sport5 hari ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Pemerintahan1 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Sport4 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Otomotif3 minggu ago

GIIAS 2026 Digelar 30 Juli sampai 9 Agustus

Sport5 hari ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Bisnis2 minggu ago

PNM Excellence Awards 2026, Apresiasi 70 Ribu Insan di Usia 27 Tahun

Techno2 minggu ago

Dugaan Penipuan Neva Convert, Banyak Korban Keluhkan Tukar Pulsa ke Saldo DANA Tidak Masuk

Bisnis2 minggu ago

SCG Dorong Inovasi Konstruksi Berkelanjutan dan Perluas Kapasitas Produksi

Bisnis2 minggu ago

Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

Bisnis2 minggu ago

Bersama PNM Mekaar Mesin Jahit Tua Utari Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bisnis2 minggu ago

Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan, Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi

Bisnis2 minggu ago

Cetaphil Derm On Tour Hadirkan Edukasi Kulit Sensitif

Bisnis2 minggu ago

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Bisnis2 minggu ago

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi Berbasis Kebermanfaatan

Nasional3 minggu ago

Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Kepala BPOM Teken MoU, Luncurkan Program SAPA SEMESTA UMK Pangan Olahan

Otomotif2 minggu ago

Suzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro

Nasional3 minggu ago

Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional, Kementerian UMKM Sambut Baik Terbentuknya PEWIRA

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persebaya Surabaya vs Arema Malang

Populer