Pemerintahan
Revitalisasi Pedestrian Jalan Raya Ciater, Pemkot Tangsel Pastikan Ramah Disabilitas

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) melalukan revitalisasi pedestrian yang terletak di Jalan Raya Ciater, Serpong.
Dijelaskan Kepala Bidang Drainase dan Pedestrian, Saflinawati bahwa revitalisasi yang dilakukan tentunya ramah untuk disabilitas. Hal ini menjadi komitmen Pemkot menjadikan Tangsel kota yang inklusif untuk semua.
“Tentunya revitalisasi pedestrian dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menciptakan kenyamanan bagi pejalan kaki dan tentunya ramah disabilitas,” ucapnya dari keterangan yang didapat pada Rabu (02/10/2024).
Nantinya berbagai perubahan yang dilakukan di antaranya, penggantian granit dan beton menjadi batu andesit. Selanjutnya, kanstin dipasang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan lokasi dan ubin pengarah untuk disabilitas.
“Dilengkapi juga tempat duduk, tempat sampah, tempat parkir sepeda, lampu penerangan dan bollard,”jelasnya.

Dirinya menargetkan pekerjaan pedestrian ini dapat selesai di pertengahan Desember. Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan pedestrian sebagaimana fungsinya.
“Tidak untuk parkiri, tidak untuk dilintasi kendaraan bermotor dan kendaraan berat, tidak digunakan berjualan kaki lima, tidak dioprit atau dibeton karena sudah landai disesuaikan kanstinnya. (fid)
Serba-Serbi7 hari agoJadwal Imsak, Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib, dan Isya Bulan Ramadan 1447 H untuk Wilayah Kota Tangsel
Sport5 hari agoSusunan Pengurus KONI Tangsel Periode 2025–2029
Serba-Serbi7 hari agoJadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H Kota Tangerang Selatan (Tangsel)
Tangerang Selatan5 hari agoPengurus KONI Tangsel Masa Bakti 2025–2029 Resmi Dilantik
Pemerintahan4 hari agoBenyamin Davnie: Target Kita, Tangsel Juara Umum Porprov Banten 2026
Pemberitahuan2 hari agoPendaftaran Calon Paskibraka Kota Tangsel Tahun 2026
Sport3 hari agoHasil Persib Bandung vs Persita Tangerang 1-0
Nasional3 hari agoRevisi UU Penyiaran Dinilai Berpotensi Hambat Pertumbuhan Ekonomi Digital














