Setelah menggelar dzikir dan doa bersama di Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (14/7) pekan lalu, kini giliran ribuan Santri Militan Jokowi (Samijo) wilayah Cirebon, Jawa Barat menggelar kegiatan serupa. Dengan tetap mengusung Dzikir-Doa bersama untuk Jokowi dan Indonesia dengan tema “Kemenangan Jokowi, Kemenangan Umat Islam”.
Menurut Koordinator Samijo Cirebon, Gus Hasan Malawi, gelaran tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu (18/7) di Pondok Pesantren Al-Badriyah, Desa Cikeduk, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon milik sesepuh KH Arif Suhartono yang akan dihadiri ribuan santri dan ulama setempat.
“Cirebon merupakan sentral peradaban Islam nusantara yang dikatakan sebagai tempatnya para wali. Untuk itu kita bermunajat agar bangsa Indonesia selalu aman, damai, bersatupadu, dan sejahtera bagi masyarakatnya. Khususnya kepada Presiden Jokowi selaku pemimpin agar selalu diberikan kesehatan, kekuatan dalam menjalankan pemerintahan,” kata Gus Hasan, Senin (16/7).
Putra dari KH Zamzani Amin, Babakan, Ciwaringin ini menilai, sudah sepantasnya, Presiden Jokowi didoakan. Itupun, jika ada riak-riak, menurut Gus Hasan adalah hal biasa. Namanya memimpin sebuah bangsa, pro-kontra pasti terjadi. Dan selama ini Gus Hasan melihat, Presiden Jokowi selalu mau menerima kritik dan mendengarkan masukan-masukan banyak pihak.
“Setiap keputusan pasti tetap di mata orang lain pasti ada kelemahan. Manusia tidak ada yang sempurna. Kritik, pro dan kontra itu sebuah dinamika,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, dirinya mengajak kepada seluruh elemen bangsa, khususnya umat Islam untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan, tidak terpecah-pecah dengan provokasi-provokasi kelompok tertentu yang menginginkan kondisi masyarakat di akar rumput menjadi gaduh, atau bahkan konflik. Samijo tidak ingin bangsa ini hancur gegara kepentingan oknum-oknum yang haus berkuasa dengan menghalalkan segala cara, bahkan sampai mengadu domba.
Dalam pilpres mendatang, Gus Hasan menekankan pada pentingnya para pihak yang bertarung nantinya, agar sama-sama mengedepankan politik yang sehat dan santun. Jangan menggunakan cara-cara yang merusak, seperti menyebarluaskan informasi palsu, apalagi informasi tersebut dimaksudkan untuk membunuh karakter figur tertentu.
Dia tidak menampik jika sejauh ini masih ada yang menuduh Jokowi anti Islam. Tudingan itu tidaklah benar, karena selama ini Jokowi sangat peduli dengan umat Islam.
“Salah satunya adalah dengan memperlihatkan kepada kita semua bagaimana beliau (Jokowi, red) sangat hormat dan mencintai ulama. Sepatutnya kami akan dukung kembali jadi presiden. Kemenangan Jokowi, kemenangan umat Islam,” tegasnya.
Disinggung mengenai siapa cawapres yang layak mendampingi Jokowi, Gus Hasan menjawab, mengenai cawapres itu hak Jokowi.
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Tangsel3 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Bisnis4 minggu agoJKP Instrumen Penting Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja














