Nasional
Selesai Oktober 2024, Kemenag Bakal Punya Gedung Pusat Pelayanan Literasi Keagamaan Islam di Ciawi

Pembangunan Pusat Pelayanan Literasi Keagamaan Islam (PLKI) Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) di Ciawi sudah sampai 73,5%. Pembangunan gedung dengan anggaran bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ini ditargetkan akan selesai pada Oktober 2024.
Hal itu dikatakan Inspektur Investigasi Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) Ahmadun saat meninjau PLKI UPQ di Ciawi. Ahmadun menyebut kunjungan ini merupakan bagian dari pengawasan pelaksanaan proyek strategis untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pelayanan keagamaan di Indonesia.
“Apalagi proyek pembangunan PLKI UPQ ini termasuk kategori pembangunan SBSN paket besar dengan nilai pagu di atas 100 miliar,” terangnya di Ciawi, Selasa (30/07/2024).
Dikatakan Ahmadun proyek PLKI UPQ ini memiliki peran penting dalam mendukung literasi keagamaan Islam di Indonesia. “Proyek ini tidak hanya berfokus pada produksi Al-Qur’an, tetapi juga pada penyediaan fasilitas literasi keagamaan yang berkualitas,” ujarnya.
Menurut Ahmadun, sejalan dengan harapan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat peletakan batu pertama proyek PLKI UPQ, 16 Juni 2023, pusat literasi ini tidak hanya berupa bangunan megah tapi makin memperkuat citra wajah keIslaman di Indonesia yang ramah sehingga bisa menjadi rujukan masyarakat dunia.
Beberapa hal yang menjadi perhatian Inspektur Investigasi ini adalah kelengkapan infrastruktur, faktor keselamatan kerja, akses tangga darurat, optimalisasi pemanfaatan ruang dan juga desain ruang kantor.
Gedung ini juga dilengkapi ruang pameran, ruang teater, ruang kantor, dan jembatan penghubung antara gedung PLKI dengan gedung percetakan Al-Qur’an. Kunjungan Irves didampingi Tim Reviu pembangunan PLKI UPQ yang dipimpin Pengendali Teknis Sopiyan dan Ketua Tim Rusdi Bahalwan serta anggota Ali Huzaifi.
“Kami berharap proyek dengan nilai besar dan gedung yang megah dapat selesai tepat waktu dan dengan kualitas yang bagus sehingga dapat dimanfaatkan untuk masyarakat luas untuk mengakses literatur keagamaan Islam yang berkualitas,” tambah Ahmadun.
Kunjungan Inspektur Investigasi ini menunjukkan komitmen Inspektorat Jenderal dalam mengawasi dan memastikan kualitas proyek-proyek SBSN di Kementerian Agama. Dengan adanya PLKI UPQ di Ciawi, diharapkan literasi keagamaan Islam di Indonesia akan semakin berkembang dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan menjadi rujukan dunia.
Bisnis3 hari agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 hari agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan4 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan4 hari agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Cek Fakta3 hari agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD
Sport4 hari agoPersib Bandung dan Borneo FC Samarinda Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27
Sport4 hari agoMoto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Finish ke-8, Hakim Danish Amankan Podium ke-3
Sport4 hari agoKapten Persita Tangerang Minta Maaf Gagal Penuhi Target BRI Super League 2025/26





















