Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany membuka kegiatan seminar dan workshop design thinking bertempat di Aula Blandongan, Lantai 4, Puspemkot Tangsel, Rabu (2/10).
Acara seminar tersebut merupakan program Civil Service College Singapore dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengungkapkan suatu kehormatan bagi dirinya dan Pemkot Tangsel yang telah ditunjuk bersama dengan Yogyakarta dan Balikpapan dalam kegiatan seminar ini.
“Ini merupakan satu hal yang menggembirakan bagi kami, dimana harapan kami, Tangsel dapat belajar dari Singapura,” ungkapnya.
Ini melihat dari karakteristik dari wilayah Perkotaan dan Perumahan yang hampir sama. Dan mudah-mudahan pelayanan publik di Tangsel bisa atau hampir sama dan mendekati pelayanan publik seperti di Singapura.
Airin menjelaskan sebagai kota baru yang didirikan sejak 2008 banyak hal yang harus diperbaiki dan diselesaikan. Untuk menyelesaikan itu fokus prioritas Pemkot Tangsel dibidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur, tak kalah penting yakni peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Dengan jumlah penduduk 1.6 juta jiwa, banyak hal persoalan dan permasalahan yang harus diselesaikan dan bagaimana pemerintah ada dan hadir untuk memberikan pelayanan publik untuk masyarakat Tangsel. Dalam hal kapasitas kita berharap seminar ini memberikan manfaat untuk kami pemkot Tangsel maupun masyarakat lainnya, dikarenakan yang ikut seminar ini tidak hanya pemerintah saja namun juga ada unsur masyarakat, unsur dunia pendidikan, unsur dunia kesehatan, guru, forum kota sehat dan lainnya,” harapnya.
Dalam prosea pembangunan ini Tangsel menggunakan people village, yang melibatkan partisipasi masyarakat, perguruan tinggi dan lainnya. “Untuk itu kami sangat berharap Tangsel bisa menjadi seperti Singapura dalam pelayanan publik, ” singkatnya.
Assistant Chief Executive Civil Service College, Roger Tan mengungkapkan dirinya sangat senang bisa menjadi publik sektor transformasion dari kegiatan seminar yang akan diselenggarakan di Tangsel, Yogyakarta, dan Balikpapan. “Seminar dan Workshop ini bekerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN), program ini berasal dari banyak pihak yang gigih sehingga bisa terwujud,” ungkapnya.
Dirinya memahami pelayanan publik merupakan pelayanan penting bagi pemerintah agar memberikan pelayanan publik lebih baik, “Jadi event kali ini kita saling belajar membagi pengetahuan dan pengalaman, seminar ini dilanjutkan workshop bertukar ide, pengetahuan pengalaman, kami berharap kegiatan ini menghasilkan outcome yang sangat bermanfaat bagi kita semua,”singkatnya. (dkt/kts/fid)
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Pemerintahan2 minggu agoKadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan
Nasional2 minggu agoMutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Sport2 minggu agoFAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh
Sport2 minggu agoTamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27
Nasional2 minggu agoPresiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya












