Connect with us

Lifestyle

Sering Migrain Bisa Tingkatkan Risiko 8 Penyakit Kronis Ini

Sakit kepala migrain bisa mudah diobati dengan istirahat cukup dan minum obat migrain. Namun, jangan salah. Anda tetap tidak boleh meremehkan penyakit ini, terutama apabila Anda sering migrain. Migrain yang sering kumat dikaitkan dengan peningkatan risiko delapan penyakit serius berikut ini.

Risiko penyakit yang mungkin meningkat jika Anda sering migrain

Belum ada data nasional yang berhasil merangkum seberapa banyak penderita migrain di Indonesia. Namun diperkirakan bahwa satu dari lima wanita dan 1 dari 15 pria sering mengalami migrain parah yang disertai gejala mual dan sensitivitas terhadap cahaya terang dan suara keras.

Karakteristik gejala migrain di atas mirip dengan sejumlah kondisi medis lainnya yang mungkin lebih serius. Maka bila Anda belakangan ini sering migrain, sebaiknya segera cek ke dokter untuk cari tahu penyebab sebenarnya dan pengobatannya yang lebih sesuai. Berobat ke dokter juga membantu mencegah kondisi Anda makin bertambah parah.

Berikut beberapa penyakit yang risikonya mungkin meningkat jika Anda sering migrain.

Advertisement

1. Depresi

Migrain dan penyakit mental ternyata bisa berkaitan. Migrain sering terjadi pada orang yang memiliki depresi dan gangguan bipolar.

Sebuah studi melaporkan jika Anda sering migrain episodik, risiko mengalami penyakit mental bisa meningkat hingga 2 kali lipat daripada orang yang tidak migrain. Apalagi jika migrain yang Anda miliki tergolong kronis, yang bisa terjadi lebih dari 15 kali per bulannya. Risiko terkena penyakit mental pun menjadi empat kali lipat lebih tinggi.

Apa hubungannya? Gejala migrain yang sering kumat dan stres berat yang memicu depresi ternyata sama-sama mengubah kadar serotonin otak.

Advertisement

Maka untuk menghindari risiko ini, Anda perlu merombak total gaya hidup Anda. Kelola stres dengan baik lewat rutinitas dan hobi yang menyenangkan. Pastikan juga Anda makan makanan sehat, rajin olahraga, dan cukup tidur 7-8 jam setiap malam. Pola makan buruk, kecenderungan malas gerak, dan kurang tidur sudah sejak lama berkaitan dengan peningkatan risiko migrain dan juga depresi.

2. Gangguan kecemasan

cemas berlebihan

Mengutip Prevention, American Migraine Foundation menyebutkan bahwa sekitar 50% orang yang mengalami migrain kronis juga diketahui memiliki gangguan kecemasan. Begitu juga sebaliknya. Orang yang memiliki gangguan kecemasan dilaporkan sering migrain.

Apa yang menghubungkan kedua kondisi ini, lagi-lagi, adalah stres baik dari pemicu migrain maupun pemicu serangan kecemasannya. Ketahuilah ada banyak cara untuk meredakan stres dan kecemasan berlebihan. Salah satunya adalah dengan meditasi dan teknik pernapasan dalam. Yoga juga mejadi alternatif kegiatan fisik yang baik untuk mengelola stres dan kecemasan.

3. Penyakit jantung

sakit dada

Migrain bisa terjadi kapan saja ketika Anda bertemu dengan pemicunya. Entah itu cuaca yang sangat panas terik, melewatkan waktu makan, atau karena kurang tidur.

Advertisement

Namun, terlalu sering migrain juga bisa menjadi tanda bahwa ada yang salah dengan tubuh Anda. Menurut penelitian yang diterbitkan pada European Journal of Neurology, migrain dapat meningkatkan risiko Anda terkena penyakit jantung, terutama akibat hipertensi yang tidak terkontrol.

Jika Anda sudah berisiko dengan penyakit jantung atau sudah memiliki penyakit jantung dan sering mengalami migrain, hindari obat migrain yang mengandung triptans. Obat ini bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah di otak dan jantung. Selain itu, berhenti untuk merokok serta hindari asap rokok di sekitar Anda.

4. Asma

penyebab asma kambuh

Asma dan migrain adalah penyakit yang berbeda. Asma merupakan gangguan pernapasan, sementara migrain adalah gangguan pada sistem saraf. Namun, perlu Anda ketahui bahwa keduanya memiliki kesamaan, yaitu menyebabkan peradangan.

Pada migrain, peradangan terjadi pada pembuluh darah di luar otak yang menyebabkan rasa sakit berdenyut-denyut di kepala. Orang dengan asma mengalami peradangan dan penyempitan pada saluran pernapasannya sehingga mereka sulit bernapas lega.

Advertisement

Pada pengidap asma, otak yang tidak mendapatkan cukup darah segar beroksigen dapat memunculkan gejala sakit kepala khas migrain. Bahkan, obat asma ada yang berpotensi sekaligus mencegah migrain.

5. Stroke

akibat stroke otak rusak

Jika Anda sering mengalami sakit kepala disertai sensitivitas pada cahaya terang dan muncul rasa kesemutan di wajah atau tangan, Anda harus waspada. Migrain dapat berisiko menyebabkan stroke iskemik. Stroke iskemik terjadi ketika pembuluh darah yang menyuplai darah ke area otak terhalang oleh bekuan darah.

Orang yang sering migrain trombosit darahnya menjadi aktif sehingga memicu pembekuan darah. Akibatnya, risiko terkena penyakit stroke semakin tinggi. Apalagi jika migrain sering terjadi pada orang yang usianya lebih tua dan memiliki kebiasaan merokok.

Namun begitu, risiko stroke akibat migrain ternyata lebih rendah pada wanita. Migrain yang disertai aura merupakan penyakit “langganan” wanita, dan wanita yang berusia lebih muda memiliki risiko stroke yang lebih rendah daripada pria.

Advertisement

7. Epilepsi

penyebab epilepsi

Epilepsi dan migrain sama-sama terjadi akibat adanya gangguan pada sistem saraf otak. Kedua kondisi tersebut juga sering dipicu oleh hal yang sama, misalnya kurang tidur.

Itu kenapa jika Anda memiliki migrain, risiko terkena penyakit epilepsi bisa semakin meningkat. Begitu juga sebaliknya, memiliki epilepsi membuat Anda sering mengalami migrain. Namun, risiko penyakit epilepsi karena sering migrain tetap lebih kecil jika dibandingkan dengan faktor keturunan.

8. Bell’s palsy

kelenjar tiroid, obat kelenjar tiroid, kelenjar tiroid di leher, kelenjar getah bening, ciri-ciri kelenjar tiroid

Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam Neurology Journal mengungkapkan bahwa orang yang sering migrain dua kali lebih mungkin berisiko Bell’s palsy. Bell’s palsy adalah kelumpuhan pada otot-otot wajah.

Peneliti sepakat bahwa kaitan antara migrain dengan Bell’s palsy adalah adanya perubahan pada pembuluh darah, peradangan, atau infeksi dari virus.

Advertisement

Yang perlu Anda perhatikan bahwa selain migrain, Bell’s palsy juga menunjukkan gejala seperti kelemahan pada satu sisi wajah, kesulitan membuat ekspresi, atau nyeri pada rahang dan bagian belakang telinga.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional8 jam ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport10 jam ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport11 jam ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport15 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport1 hari ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 hari ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 hari ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 hari ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 hari ago

25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Mentan Andi Amran Sulaiman: Tarik, Cabut Izin, Proses Hukum!

Alternatif Google AdSense yang Layak Dicoba untuk Publisher
Techno2 hari ago

Alternatif Google AdSense yang Layak Dicoba Publisher

Obituari4 hari ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Bisnis4 hari ago

ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal

Hukum4 hari ago

Patroli 3 Pilar Polsek Curug Intensifkan Cipta Kondisi, Jaga Wilayah Tetap Kondusif

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Nasional5 hari ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional5 hari ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Nasional3 minggu ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional3 minggu ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional3 minggu ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026

Nasional3 minggu ago

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari

Nasional3 minggu ago

Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031

Sport2 minggu ago

Ferry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?

Sport2 minggu ago

Hasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Nasional3 minggu ago

KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2026-2031

Banten3 minggu ago

Dewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa

Pemerintahan3 minggu ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Sport2 minggu ago

Laga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC

Hukum3 minggu ago

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta

Pemerintahan3 minggu ago

Benyamin Davnie: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen

Kabupaten Tangerang2 minggu ago

Persita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Menang 4-0 di Pekan Perdana BRI Super League 2026/2027

Populer