Connect with us

Lifestyle

Sesak Napas (Dispnea): Penyebab dan Cara Mengatasi

Pengertian

Apa itu sesak napas (dispnea)?

Sesak napas, atau yang dalam bahasa medis disebut dispnea, adalah kondisi kesehatan di mana seseorang mengalami kesulitan bernapas. Beberapa orang yang mengalami kondisi ini menggambarkannya sebagai sensasi yang membuat tubuh seakan membutuhkan udara lebih banyak, dada menyempit, serta merasa tidak berdaya.

Dispnea atau sesak napas adalah kondisi yang tidak nyaman, bahkan menyakitkan. Biasanya, ini menjadi gejala atau tanda adanya penyakit atau gangguan kesehatan.

Bukan hanya itu, melakukan aktivitas tertentu juga dapat menyebabkan sesak napas, seperti olahraga terlalu berat serta berada di ketinggian.

Advertisement

Kondisi ini dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu jenis akut dan kronis. Dispnea akut terjadi ketika kesulitan bernapas terjadi secara mendadak dan dalam waktu singkat. Sementara, dispneakronis biasanya terjadi dalam jangka waktu lama dan kemungkinan sering kambuh.

Apabila Anda mengalami tanda-tanda dan gejala sesak napas, terlebih lagi jika kondisi tersebut datang secara tiba-tiba dan parah, segera periksakan diri ke dokter.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Sesak napas atau dispnea adalah kondisi yang cukup umum terjadi. Menurut Cleveland Clinic, sekitar 25 persen pasien yang memeriksakan diri ke dokter memiliki gejala ini.

Tanda-tanda dan gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala sesak napas?

Sesak napas adalah kondisi kesehatan dengan tanda-tanda dan gejala yang cukup bervariasi pada masing-masing orang. Namun, salah satu ciri khas dari kondisi ini adalah kesulitan untuk bernapas dengan normal, seakan tubuh seperti kekurangan udara.

Advertisement

Berikut adalah tanda-tanda dan gejala sesak napas yang umum:

  • napas memendek
  • napas cepat dan dangkal (tidak bisa menarik napas dalam-dalam)
  • menarik napas terasa lebih berat dan butuh tenaga lebih
  • napas melambat
  • tidak nyaman, bahkan menyakitkan

Anda juga mungkin akan mengalami gejala-gejala yang lebih parah, seperti:

  • rasa tertekan, berat, atau sesak di dada
  • terasa lemas, bahkan tercekik
  • tidak bisa bernapas sama sekali

Pastikan Anda segera mencari pertolongan medis ketika seseorang atau Anda sendiri mengalami tanda-tanda berikut:

  • suara napas terdengar lebih keras
  • wajah terlihat kesakitan atau tertekan
  • lubang hidung membesar
  • bagian perut atau dada menonjol
  • wajah terlihat pucat
  • bibir terlihat membiru

Penyebab dan Faktor Risiko

Apa saja penyebab sesak napas?

Salah satu penyebab umum sesak napas atau dispnea, terutama yang bersifat ringan, adalah berolahraga. Hal ini umum terjadi pada orang-orang sehat yang tidak memiliki masalah kesehatan parah.

Biasanya, kondisi ini akan membaik dalam waktu singkat dan Anda bisa kembali bernapas beberapa menit kemudian.

Dispnea juga dapat terjadi akibat penyakit atau gangguan kesehatan tertentu. Berikut adalah jenis-jenis sesak napas atau dispnea berdasarkan penyebabnya:

1. Dispnea akut

Terdapat beberapa masalah kesehatan atau penyakit yang menyebabkan penderitanya mengalami sesak napas secara mendadak dan dalam waktu singkat. Beberapa penyebab yang mendasari dispnea akut, antara lain:

Advertisement
  • asma
  • pneumonia
  • serangan panik (panic attack)
  • kecemasan (anxiety)
  • aspirasi (terdapat makanan atau zat lain yang masuk ke dalam paru)
  • menghirup suatu zat yang dapat terjebak ke dalam saluran pernapasan
  • alergi
  • refluks asam lambung (GERD)
  • trauma atau cedera di dada
  • emboli paru (penggumpalan darah pada paru)
  • efusi pleura (penumpukan cairan pada jaringan luar paru)
  • pneumotoraks

2. Dispnea kronis

Dispnea atau sesak napas kronis adalah kondisi yang memburuk seiring dengan berjalannya waktu. Ketika kondisi ini semakin parah, Anda bahkan bisa merasa kesulitan bernapas ketika melakukan aktivitas yang tidak terlalu berat, seperti naik tangga.

Beberapa penyakit serta kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan dispnea kronis adalah:

  • masalah jantung, seperti serangan jantung, gagal jantung kongestif, dan aritmia
  • masalah paru, seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), hipertensi paru, dan kanker paru
  • obesitas atau kelebihan berat badan
  • penyakit kronis lainnya, seperti kanker, gagal ginjal, atau anemia

Anda lebih mungkin mengalami sesak napas kronis akibat penyakit jantung atau paru-paru. Hal ini disebabkan karena kondisi-kondisi tersebut berpengaruh pada suplai atau kadar oksigen dalam tubuh. Tubuh memerlukan lebih banyak oksigen ketika menderita penyakit-penyakit tertentu, sehingga Anda bisa mengalami kesulitan bernapas.

Selain itu, kondisi sulit bernapas juga dapat dipengaruhi oleh posisi tubuh Anda, terutama jika Anda memiliki masalah jantung. Hal ini disebabkan posisi tubuh tertentu, seperti membungkuk, bisa mengubah arah aliran udara dalam tubuh Anda.

Apa yang meningkatan risiko saya mengalami kondisi ini?

Faktor risiko adalah kondisi yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami suatu penyakit atau gangguan kesehatan tertentu.

Berikut adalah faktor-faktor risiko yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami sesak napas:

Advertisement
  • orang-orang berusia lanjut
  • bayi dan balita
  • orang-orang yang memiliki penyakit parah atau kronis
  • orang-orang dengan masalah pernapasan atau paru-paru
  • wanita yang sedang hamil
  • orang-orang dengan berat badan berlebih atau obesitas

Diagnosis

Bagaimana cara kondisi ini didiagnosis?

Dispnea atau sesak napas adalah kondisi yang dapat diperiksa dengan mengetahui pola pernapasan Anda. Tujuan dari diagnosis adalah mencari tahu apa penyebab utama dari kondisi kesulitan bernapas yang Anda alami.

Umumnya, diagnosis dilakukan dalam 3 tahap berikut:

1. Pemeriksaan fisik darurat

Biasanya, seseorang yang mengalami sesak napas akan diperiksa dalam kondisi gawat darurat. Anda mungkin tidak sanggup menjawab pertanyaan pemeriksaan medis seperti biasanya.

Dokter dan tim medis akan mengecek kecepatan pernapasan, detak jantung, serta denyut nadi. Jika Anda mengalami serangan jantung, tim medis mungkin akan memeriksa dengan elektrokardiogram (EKG). Anda juga mungkin perlu diperiksa dengan rontgen thorax atau paru jika dokter menemukan adanya pneumonia atau masalah paru lainnya.

2. Riwayat kesehatan

Ketika kondisi Anda sudah lebih stabil, tim medis akan memberikan pertanyaan seputar riwayat kesehatan Anda. Dokter akan mencari tahu seberapa sering sesak napas muncul, serta berapa lama durasinya.

Advertisement

Selain itu, dokter juga akan menanyakan jika Anda memiliki alergi tertentu, aktif merokok, atau kebiasaan-kebiasaan lain yang mungkin berpengaruh pada kemampuan pernapasan Anda.

3. Tes kesehatan tertentu

Dokter mungkin akan memutuskan Anda perlu menjalani tes kesehatan lainnya untuk mengetahui bagaimana fungsi paru-paru Anda. Tes kesehatan juga dapat menemukan penyebab utama sesak napas Anda dengan lebih akurat.

Beberapa jenis tes kesehatan yang mungkin akan dilakukan adalah:

  • pemeriksaan darah
  • pengambilan gambar pada paru-paru
  • tes spirometri
  • tes fungsi paru
  • ekokardiogram
  • tes dengan treadmill
  • tes aliran puncak atau peak flow meter

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti saran medis. SELALU berkonsultasi dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana cara mengatasi sesak napas?

Sesak napas diobati dengan cara-cara yang beragam. Pengobatan umumnya dilakukan agar Anda bisa kembali bernapas normal, serta mengembalikan kadar oksigen dalam tubuh jika memungkinkan.

Advertisement

Berikut adalah beberapa langkah yang diambil tim medis sebagai cara mengatasi sesak napas:

1. Obat-obatan

Tidak semua jenis sesak napas diberikan obat-obatan yang sama. Dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan yang sesuai dengan penyebab utama Anda sulit bernapas.

Apabila Anda susah bernapas akibat serangan asma atau PPOK, dokter akan memberi resep obat bronkodilator atau steroid. Obat-obatan tersebut berfungsi melebarkan saluran pernapasan serta mengurangi peradangan.

Lain lagi jika dispnea yang Anda alami disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti pneumonia. Dalam kondisi tersebut, dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan antibiotik.

Advertisement

2. Prosedur bedah atau operasi

Dalam beberapa kasus, kondisi sesak napas yang disebabkan oleh cedera dada atau pneumotoraks mungkin memerlukan prosedur bedah atau operasi.

Untuk kasus pneumotoraks, tim medis akan memasang tube atau tabung di dalam dada untuk mengurangi tekanan akibat pneumotoraks atau penumpukan cairan dalam paru-paru.

Jika kondisi sulit bernapas diakibatkan oleh penggumpalan darah dalam paru, tim medis akan melakukan operasi untuk membuang gumpalan darah berlebih. Selain itu, Anda juga mungkin akan obat pengencer darah melalui infus.

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah sesak napas?

Apabila sering mengalami sesak napas, atau Anda dipastikan mengalami kondisi kesulitan bernapas yang kronis, tidak perlu khawatir. Ada berbagai cara yang dapat membantu mencegah kondisi ini kembali terjadi di lain waktu, seperti:

Advertisement
  • Hindari merokok
  • Jauhi paparan polusi atau alergen (zat pemicu alergi)
  • Usahakan untuk tidak berada di tempat terlalu panas atau dingin
  • Rutin berolahraga
  • Minum obat-obatan sesuai dengan arahan dokter
  • Mengatasi stres dan beban pikiran dengan tepat

Komplikasi

Apa saja bahaya komplikasi dari sesak napas?

Kondisi sulit bernapas yang cukup parah dapat menyebabkan seseorang mengalami kekurangan oksigen dan kehilangan kesadaran.

Bahkan, dalam kasus yang lebih parah, kekurangan oksigen dalam jangka panjang dapat menyebabkan hipoksia (kadar oksigen dalam jaringan tubuh rendah) serta hipoksemia (kadar oksigen dalam darah rendah).

Kondisi-kondisi tersebut berisiko mengakibatkan masalah kesehatan lain yang jauh lebih serius, seperti kerusakan otak dan gagal ginjal.

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda untuk lebih memahami solusi yang terbaik untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Advertisement

Source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional4 jam ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Pemerintahan8 jam ago

Gantikan Mukroni, H Ika Resmi Jadi Plt Kepala Dispora Tangsel

Pemerintahan8 jam ago

Alasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel

Pemerintahan8 jam ago

Kadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan

Pemerintahan9 jam ago

Ular Sanca Masuk Permukiman Warga di Rempoa, Damkar Tangsel Lakukan Evakuasi

Pemberitahuan10 jam ago

Perizinan Tangsel Makin Mudah, SIMPONIE V3 Hadir dengan Fitur Ramah Difabel dan Real-Time

Tangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Pemerintahan10 jam ago

Tangsel One Tambah Fitur Baru, Warga Tangsel Bisa Cari Loker hingga Cek Harga Pasar

Sport11 jam ago

FAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh

Sport12 jam ago

Tamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sport12 jam ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport12 jam ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Otomotif12 jam ago

iCAR V27, SUV Listrik Bergaya Offroad untuk Perjalanan Kota dan Luar Kota

Opini1 hari ago

Anak Remaja Makin Jarang Bercerita? Jangan-Jangan yang Dibutuhkan Bukan Nasihat, tetapi Kehadiran

Nasional1 hari ago

Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo

Otomotif1 hari ago

Motor Suzuki Access 125, Matic Klasik dengan Gaya Elegan dan Nyaman

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Interior Nyaman, Fitur Lengkap, dan Desain Gagah
Otomotif1 hari ago

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Desain Gagah dan Fitur Lengkap

Nasional1 hari ago

Listyo Sigit Prabowo Bakal Dilantik jadi KSP?

Nasional1 hari ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Nasional1 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Nasional1 hari ago

Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini Gantikan Listyo Sigit Prabowo

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional3 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Banten2 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Nasional3 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional3 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Populer