Pemerintahan
Soal APBD-P 2015 Kota Tangerang Selatan, Rano Karno: Tidak Ada Koreksi

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun Anggaran 2015 diprediksi mulai bisa digunakan pekan depan. Saat ini, drafnya sudah masuk ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel, setelah dikoreksi Gubernur Banten.
Gubernur Banten, Rano Karno mengaku sudah menyerahkan kembali draf APBD-Perubahan ke Kota Tangsel. Bahkan, Rano mengaku sudah meneken draf tersebut per 29 Oktober silam.
“Sudah kita serahkan kembali. Tidak ada koreksi,” kata Rano usai peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) XXXV di Lapangan Taman Tekno BSD, Serpong, Selasa (3/11).
Pemeran si Doel ini pun mengaku koreksi yang dilakukan Pemprov Banten sudah sesuai jadwal. “Memang pengajuan dari Tangsel yang lambat. Di provinsi cepat kok, tidak melebihi waktu. Kalau memang untuk pembangunan dan masyarakat, kita setuju kok APBD-Perubahan itu,” Rano menambahkan.
Padahal, dalam rapat paripurna pengesahan APBD-P Tangsel 2015 di DPRD setempat beberapa waktu lalu, partai tempat Rano Karno bernaung yakni PDI Perjuangan melakukan walk out.
Terpisah, Ketua DPRD Kota Tangsel Muhammad Ramlie membenarkan draf APBD-Perubahan sudah diterima pihaknya. Langkah selanjutnya, yakni dilakukan pembahasan kembali di tingkat DPRD, untuk kemudian disahkan dan bisa digunakan.
“Paling lambat pekan depan, karena minggu ini pun Ibu Walikota (Airin Rachmi Diany) sedang menjalani cuti,” Ramlie menambahkan.

Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany (kanan) memotret Wakil Gubernur Banten Rano Karno (dua kiri) bersama warga, usai menghadiri sebuah acara di Setu, Tangerang Selatan, Banten, (23/10). ANTARA/Muhammad Iqbal
Sementara, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie berharap pekan ini APBD-Perubahan sudah dapat diparipurnakan. “Paling lamban pekan depan itu sudah bisa digunakan APBD-P nya. Karena pada minggu ini dewan akan memparipurnakan kembali hasil verifikasi dari provinsi,” kata Benyamin.
Meski sudah mendapat restu gubernur untuk memakai APBD-P tersebut, Benyamin tak menampik adanya keterlambatan yang akan mempengaruhi pembangunan fisik. Dia melihat adanya beberapa gejala proyek yang tidak terserap tepat pada waktunya.
“Makanya, kami sudah perintahkan tim untuk melihat apa kendalanya, agar kemudian bisa dilakukan percepatan. Kemudian, bila ada kemungkinan silpa atau sisa penggunaan anggaran, tim agar segera menghitung prediksinya,” papar Benyamin. (one/fid)
Pemerintahan4 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Pemerintahan2 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Pemerintahan4 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Serba-Serbi2 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport2 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis3 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara























