Connect with us

Lifestyle

Somniphobia, Fobia pada Jatuh Tertidur

Tubuh harus beristirahat untuk mengembalikan energi yang telah terbuang seharian. Karena itu, bagi sebagian orang, pulang ke rumah dan istirahat tidur merupakan hal yang paling ditunggu. Sayangnya, ini tidak dirasakan oleh penderita somniphobia.

Apa itu somniphobia?

somniphobia
Sumber: Odyssey

Somniphobia, atau yang juga dikenal dengan nama hypnophobia, adalah ketakutan berlebihan untuk jatuh tertidur. Pasalnya, mereka takut kegiatan ini akan membuat mereka kehilangan kendali atas tubuhnya.

Mereka yang mengalaminya akan merasa khawatir dengan ada hal-hal buruk yang terjadi selama tidur. Mereka juga takut tak bisa bangun dan membuka mata lagi.

Karena alasan-alasan tersebut, mereka pun melakukan segala cara agar tetap terjaga. Tak peduli walau tubuh sudah terasa sangat lelah, mereka akan terus berusaha membuka mata. Ketika akhirnya mereka terlelap pun kualitas tidur yang didapatkan sangatlah rendah dan mudah terbangun oleh lingkungan sekitar.

Terkadang, orang-orang dengan somniphobia juga memiliki fobia spesifik lain seperti hal-hal berkaitan yang sekiranya dapat memicu rasa kantuk mereka.

Advertisement

Apa penyebab somniphobia?

takut berhubungan intim

takut berhubungan intim

Pada umumnya, fobia bisa didapatkan dari beberapa faktor seperti genetika, pengalaman hidup, atau hal lain yang dapat memengaruhi perkembangan otak dalam menilai sesuatu. Beberapa penyebab somniphobia meliputi:

  • Mimpi buruk. Mimpi buruk yang terjadi adalah mimpi yang sangat menyeramkan dan terasa seperti nyata. Sehingga orang-orang somniphobia tidak mau tidur karena takut akan mendapatkan mimpi yang serupa.
  • Gangguan kecemasan. Dikabarkan orang-orang yang memiliki gangguan akan kecemasan juga rentan memiliki fobia ini. Ketika cemas, orang memang cenderung memikirkan skenario terburuk yang akan terjadi dan hal ini dapat berujung pada ketakutan akan beberapa hal.
  • Takut akan kematian. Seperti yang sudah disebutkan, beberapa orang tak mau jatuh tertidur karena mereka takut akan mati dan tidak bisa bangun lagi.
  • Pengalaman traumatis. Ketakutan ini juga bisa dihasilkan dari pengalaman melihat atau mendengar orang terdekat yang meninggal saat sedang tidur.
  • Parasomnia. Gangguan tidur ini bisa membuat orang melakukan hal-hal yang tak diinginkan saat mereka tidur. Orang-orang somniphobia mungkin takut akan melakukan hal yang berbahaya saat tidur.
  • Film atau buku bergenre horor. Biasanya penyebab ini banyak ditemui pada anak-anak. Mereka takut makhluk-makhluk yang menyeramkan di dalam film yang mereka tonton atau buku yang mereka baca akan menghantui mereka.

Gejala yang dapat muncul

mengatasi gangguan kecemasan

mengatasi gangguan kecemasan

Kebanyakan gejala yang akan muncul pertama kali adalah serangan panik. Terlebih, gejala ini bisa terjadi secara tiba-tiba tanpa peringatan apa pun. Gejala somniphobia adalah:

  • keringat dingin
  • tubuh gemetar
  • kelelahan kronis
  • merinding
  • napas pendek atau sulit bernapas, bisa berujung pada efek seperti tersedak
  • detak jantung lebih cepat
  • nyeri dan berat di dada
  • mual
  • pusing
  • linglung
  • merasa sedih dan putus asa
  • kehilangan kendali atas diri sendiri
  • perubahan suasana hati yang drastis

Orang dengan somniphobia tak harus berada pada situasi yang dapat mendorong mereka untuk terlelap. Mereka bisa saja memunculkan gejala hanya dengan memikirkannya saja.

Somniphobia dapat berujung bahaya bila tak diatasi

ommetaphobia

ommetaphobia

Tidur penting untuk keberlangsungan hidup manusia. Kegiatan ini menempati daftar teratas dalam kebutuhan tubuh selain makan. Saat tidur, tubuh akan melakukan perbaikan untuk seluruh fungsi organ di dalamnya agar siap bekerja di siang hari.

Tidur juga memberi kesempatan bagi tubuh dalam memproduksi hormon yang akan berperan sebagai sistem kekebalan yang akan melindungi dari berbagai infeksi penyakit.

Advertisement

Bila Anda kurang tidur, tubuh tak bisa bekerja maksimal. Tubuh akan merasa lelah setiap saat dan memberi pengaruh besar pada kegiatan yang sedang dijalani. Anda jadi sulit berkonsentrasi, lebih mudah sakit, dan akhirnya bisa berujung bahaya untuk diri dan orang lain.

Somniphobia masih bisa ditangani dengan banyak cara. Agar tak terus-terusan mengganggu, Anda harus segera mencari pertolongan dari tenaga profesional, bisa dengan berbagai terapi seperti terapi bicara yang meliputi konseling.

Sesi terapi ini akan membantu pasien untuk mengubah pola pikir mereka setiap berhadapan dengan hal yang ditakuti. Konseling dapat menjadi wadah yang aman bagi para pasien untuk bercerita tentang perasaannya tanpa takut dihakimi.

Terapi lain yang juga sering dilakukan adalah cognitive behavioural therapy (CBT). Terapi ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pikir pasien pada hal yang ditakuti, setelah itu pasien akan dihadapkan dengan fobia tersebut dan mencoba mengatasi ketakutan dengan strategi yang diberikan.

Advertisement

Ada kalanya pasien juga diberi obat-obatan berupa antidepresan atau yang lainnya. Namun, penggunaan obat ini hanya dianjurkan untuk jangka pendek atau saat gejala kambuh. CBT tetap menjadi cara terbaik jika pasien benar-benar ingin lepas dari fobia.

Sleep hygiene untuk bantu mengatasi fobia ini

susah tidur selama pandemi COVID-19

susah tidur selama pandemi COVID-19

Selain penanganan dari ahli, pasien tentu juga harus melakukan upaya dengan menerapkan sleep hygiene. Istilah ini mengacu kepada serangkaian kebiasaan sehat yang dapat membantu Anda lebih cepat tertidur.

Praktik sleep hygiene juga termasuk bagian dari terapi CBT dan telah menjadi pengobatan jangka panjang yang efektif pada orang-orang dengan insomnia kritis. Berbagai langkah sleep hygiene meliputi:

1. Ciptakan suasana kamar yang nyaman dan kondusif

Banyaknya distraksi akan membuat seseorang semakin susah tidur. Oleh karena itu, ciptakan suasana yang kondusif dengan hanya meletakkan barang-barang yang memang dibutuhkan di dalam kamar. Tanpa TV atau alat hiburan lainnya, buatlah kamar menjadi ruangan yang hanya akan digunakan untuk tidur.

Advertisement

Kurangi pencahayaan di dalam kamar sebelum tidur. Cara paling baik adalah mematikan lampu. Namun, cara lain bila tak terbiasa dengan gelap adalah dengan memasang lampu meja dengan pencahayaan temaram.

2. Biasakan tidur dengan pola yang teratur

Cobalah untuk mulai tidur pada jam yang sama setiap harinya dan tidurlah selama beberapa jam yang dianjurkan. Pasang peringatan dan alarm setelah bangun tidur. Hal ini akan melatih tubuh agar bisa tertidur di saat waktunya beristirahat.

Pasien juga bisa melakukan rutinitas yang sekiranya dapat membantu Pasien cepat terlelap seperti mematikan lampu kamar, bebersih sekitar tempat tidur, atau membaca buku sampai mengantuk.

3. Hindari kafein

Kurangi asupan kafein sehari-hari. Hindari konsumsinya pada sore atau malam hari. Kafein adalah stimulan yang menghalangi reseptor adenosine, hormon yang membuat Anda mengantuk, untuk bekerja. Oleh karena itu, batasi konsumsinya atau berpindah pada alternatif lain seperti teh herbal.

Advertisement

Hindari juga minum air putih terlalu banyak sebelum tidur karena dapat mendorong produksi urin yang nantinya dapat mengganggu di tengah tidur Anda.

4. Penuhi asupan makanan sehat

Terkadang lapar mendera pada malam hari di jam-jam sebelum tidur. Untuk menghindarinya, makanlah makanan sehat dengan gizi yang seimbang antara sayur, karbohidrat, dan protein, makanlah dengan teratur.

Bila rasa lapar tak tertahankan, Anda bisa mengonsumsi camilan ringan yang sehat seperti potongan buah-buahan atau protein bar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum22 jam ago

Dorong Generasi Muda Bijak dan Aman di Era Digital, Polres Tangsel Bekali Pelajar dengan Pemahaman AI

Nasional22 jam ago

Wapres Gibran Minta Nakes RSUD Arosuka Solok Tangani Korban Bencana hingga Pulih dan Antisipasi Penyakit Pascabencana

Techno2 hari ago

Google Chrome Tidak Bisa Dibuka? Ini Cara Mengatasinya

Sport3 hari ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Pemerintahan4 hari ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis4 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten5 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport1 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan1 minggu ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional1 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan1 minggu ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport1 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer