Nasional
Stabilitas Sosial Perlu Dijaga dengan Sinergi Pemimpin Agama dan Pemerintah

Merawat kerukunan umat menjadi salah satu tugas penting Kementerian Agama. Upaya itu memerlukan sinergi para pemimpin agama dan pemerintah guna menjaga stabilitas sosial.
Hal ini menjadi salah satu pesan yang disampaikan Prof Said Agil Husin Al Munawar saat hadir dalam podcast Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), Setjen, Kemenag di Jakarta. Podcast yang dipandu Kepala PKUB M Adib Abdushomad ini membahas tentang upaya peningkatan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
Menurut Said Agil Al Munawar, kerja sama antara para pemimpin agama dengan pemerintah sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas sosial dan mengedepankan dialog antarumat beragama. “Pendekatan kasih sayang dalam menghadapi perbedaan itu penting agar tercipta suasana harmoni di masyarakat. Saya ingatkan ini atas nama pendiri PKUB di masa Presiden Megawati pada tahun 2001,” ungkap Menteri Agama periode 2001-2004 ini.
Alumnus Universitas Islam Madinah itu berpesan agar satu sama lain tetap menjaga hubungan baik. “Jangan suka syuudzdzan atau berburuk sangka. Sebab, syuudzdzan itu bagian daripada dosa,” tuturnya.
Selain itu, Habib Said Agil juga berharap agar pemerintah terus mendorong pengembangan pendidikan agama dan keagamaan yang mengedepankan nilai-nilai toleransi dan saling menghormati. “Indonesia sebagai negara yang pluralistik harus menjadi contoh bagi dunia dalam hal kerukunan umat beragama,” tambahnya.
Pria keturunan Melayu-Arab ini secara khusus mendoakan Menag Prof KH Nasaruddin Umar sebagai nahkoda baru Kemenag RI dengan berbagai program dan inovasinya diberikan kemudahan. “Saya tahu betul integritas beliau. Saya dukung dan doakan. Beliau itu murid saya di kampus,” ungkap Guru Besar Tafsir Hadits UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.
Kepala PKUB Setjen Kemenag RI, M Adib Abdushomad, bersyukur atas kunjungan Habib Said Agil Al Munawwar di kantornya. Ia berharap pertemuan ini dapat menjadi momentum positif dalam mewujudkan Indonesia yang lebih damai, toleran, dan rukun.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai inisiatif untuk memperkuat dialog antarumat beragama serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam mengatasi tantangan sosial yang dihadapi oleh umat beragama di republik ini.
“Kerukunan umat beragama merupakan fondasi penting dalam menciptakan Indonesia maju dan sejahtera. Kami berharap kunjungan ini dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan membangun negara yang lebih inklusif,” ujar Gus Adib, sapaan akrabnya.
Kunjungan yang diisi dengan diskusi produktif dalam Podcast Kerukunan antara Habib Said Agil Al Munawar dan Kepala PKUB Kemenag, Gus Adib, di mana berbagai strategi dan program kerja untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama di Indonesia terus dikembangkan.
Sport6 hari agoKlasemen Akhir BRI Super League 2025/2026: Persib Juara, Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak Terdegradasi
Sport6 hari agoPersita Tangerang Akhiri BRI Super League 2025/26 di Posisi Ke-10 dengan Raihan 45 Poin
Nasional5 hari agoHadapi Era Digital, Dandim Manggarai Barat Tingkatkan Pengelolaan Website Resmi Kodim Lebih Aktif dan Informatif
Nasional6 hari agoUsai Presiden Prabowo Jadi Bahan Taruhan, Kementerian Komdigi Blokir Polymarket
Nasional6 hari agoMenhan Sjafrie Sjamsoeddin Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad
Bisnis5 hari agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Pemerintahan4 hari agoIduladha 1447 H, Pemkot Tangsel Pastikan Pasokan Pangan Tetap Lancar
Pemerintahan4 hari agoSelain Hewan Kurban, Pemkot Tangsel Salurkan 10 Ribu Wadah Ramah Lingkungan



















