Banten
Tak Ada Angin dan Hujan, Atap Bangunan Gedung Pendopo Lama Gubernur Banten Ambruk

Atap bangunan gedung pendopo lama gubernur Banten yang berada di Jalan KH Brigjen Syamun, Kota Serang, ambruk, Minggu (15/11/2015).
Ambruknya atap gedung yang kini dijadikan Museum Banten tersebut terjadi tiba-tiba. Padahal, cuaca saat ini cerah, tidak ada angin kencang maupun hujan. Diduga karena kurangnya perawatan bangunan yang juga menjadi cagar budaya itu.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka, akibat ambruknya atap yang berada di sayap kanan gedung. Namun, sepeda motor Honda Supra Fit dengan nomor polisi A 6091 Z milik inventaris biro perlengkapan ringsek.
“Kemungkinan karena bangunannya tua. Untung tadi lagi enggak ada orang, cuma motor aja itu ketimpah,” kata petugas Satpol PP Provinsi Banten, Agus Sugema.
Pantauan di lokasi, petugas kebersihan dibantu Satpol PP membersihkan puing-puing bangunan yang roboh, dan memberikan pagar pembatas untuk mengantisipasi agar warga tak melewati lokasi ambruknya atap.
Eks Pendopo Lama Gubernur Banten yang kini telah menjadi Museum Negeri itu telah berdiri sejak zaman penjajahan Belanda masih berkuasa di Tanah Jawara. (LLJ/OZ/KTS)
Banten1 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional4 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Sport4 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional4 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional4 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin





































