Connect with us

Lifestyle

Tak Disangka, Beginilah Peran Kondisi Kantor Pada Kesehatan Karyawan

Kata “kantor” identik dengan gedung mewah nan megah yang telah dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana untuk menunjang pekerjaan para karyawannya. Tak heran, banyak yang beranggapan kalau kantor merupakan tempat yang nyaman untuk bekerja seharian penuh. Pada kenyataannya, kondisi kantor tidak selalu seindah yang Anda bayangkan. Sama seperti tempat-tempat umum lainnya, ada beragam risiko kesehatan yang mengintai para karyawan selama berada di kantor.

Bentuk ruangan kantor berperan dalam menentukan tingkat stres karyawan

Seperti apa bentuk ruang kerja Anda? Apakah tertutup dinding, terhalang oleh sekat, atau terbuka bebas tanpa ada batasan dengan rekan kerja sebelah meja? Jika ruang kerja Anda tertutup dinding atau setidaknya dibatasi oleh sekat, beruntunglah Anda. Namun bila sebaliknya, Anda harus lebih berhati-hati karena tidak sedikit karyawan yang mengeluhkan sulit berkonsentrasi dan merasa terganggu akibat kurang memiliki privasi sendiri.

Wajar saja, ruangan kerja terbuka tanpa sekat memudahkan Anda untuk berinteraksi dengan rekan kerja sebelah meja. Bahkan meskipun Anda sudah berusaha sebisa mungkin untuk meminimalisasi dering HP, sedikit saja suara panggilan masuk ke HP karyawan lain bisa dengan mudah membuyarkan konsentrasi Anda.

Advertisement

Tak ayal, Anda jadi mudah stres dan susah fokus akibat banyaknya gangguan yang datang silih berganti saat sedang bekerja. Akhirnya, kondisi kantor seperti ini bisa menghambat produktivitas dan kepuasan kerja Anda.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Applied Psychology mencoba membuktikan hal ini. Menurutnya, karyawan yang terpapar kebisingan dari ruangan kantor terbuka selama sekitar tiga jam memiliki kadar hormon adrenalin yang tinggi. Nah, hormon ini sering dikaitkan sebagai pemicu stres.

Gedung kantor membuat Anda mudah sakit

gedung faktor pemicu migrain

Bentuk fisik kantor yang terlihat megah dan bersih tak menjamin kualitas udara di dalam ruangannya bebas dari kontaminasi. Prof. Ann Richardson, seorang dosen di University of Canterbury New Zealand, menuturkan bahwa ruangan kantor terbuka justru bisa mempermudah penyebaran kuman penyakit antara karyawan satu dan lainnya.

Kondisi ini disebut dengan nama sindrom gedung sakit alias sick building syndrome (SBS). Sebenarnya SBS bisa terjadi di bangunan umum mana pun, tidak hanya terbatas di perkantoran saja. Penyebab utamanya sudah pasti karena paparan dari agen kimiawi, fisik, atau biologis yang ada dalam bangunan.

Advertisement

Dilansir dari laman Huffington Post, penelitian dari Scandinavian Journal of Work, Environment, and Health membuktikan bahwa karyawan yang bekerja di ruangan kantor tanpa sekat punya 62 hari izin sakit yang lebih banyak daripada karyawan yang bekerja dalam ruangan tertutup.

Memang tidak menutup kemungkinan kalau keberadaan kuman bisa ditemukan dimana saja. Mulai dari gagang pintu, mesin fotokopi atau printer, tombol lift, keyboard komputer, hingga pengering tangan di toilet. Itulah mengapa ruangan kantor tempat para karyawan bekerja sebaiknya dirancang sedemikan rupa, guna memungkinkan adanya paparan sinar matahari serta pertukaran udara bersih yang cukup.

Rekan kerja bisa menunjang atau malah memperburuk kesehatan mental Anda

ODHA tetap bekerja

Tanpa disadari, rekan kerja yang bersama Anda lima hari seminggu berperan penting dalam membentuk kesehatan mental dan produktivitas Anda. Mengapa? Sebagian besar karyawan menghabiskan lebih banyak waktunya bersama rekan kerja sekantor daripada dengan teman dan keluarga.

Rekan kerja yang menjengkelkan dan sulit diajak bekerjasama, lama-lama dapat meningkatkan gejala insomnia, kelelahan parah, hingga berujung pada kesehatan mental yang kian memburuk. Anda pun akan sulit berkonsentrasi  karena tidak merasa damai selama bekerja di kantor.

Advertisement

Kebiasaan di kantor berkaitan erat dengan kesehatan tubuh

tidak puas dengan pekerjaan berbahaya bagi kesehatan

Sudah menjadi rahasia umum kalau pekerja kantoran akan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk duduk sepanjang hari. Terlalu nyaman duduk dalam waktu lama, membuat banyak karyawan yang enggan melakukan pergerakan fisik di sela-sela pekerjaannya.

Lambat laun, hal ini berisiko untuk menurunkan kesehatan tubuh Anda. Ya, ada bahaya terlalu banyak duduk yang dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan.

Mulai dari nyeri pinggang, penipisan struktur otak, lingkar pinggang yang kian membesar, hingga peningkatan kadar trigliserida dalam tubuh, dipaparkan oleh Dr. William Tigbe selaku ketua peneliti mengenai bahaya duduk lama, dari Warwick Medical School di Inggris.

Alhasil, ini akan meningkatkan risiko Anda mengalami diabetes dan penyakit jantung. Terlalu lama menatap layar komputer juga berakibat buruk pada kesehatan mata.

Advertisement

Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi kondisi kantor seperti ini?

kerja di rumah

Sebagai seorang karyawan, Anda tentu tidak bisa memilih kondisi kantor beserta ruangan dan rekan kerja mana saja yang pantas untuk mendampingi dunia kerja Anda lima hari dalam seminggu. Kalau sudah begini, yang bisa Anda lakukan adalah meminimalisasi segala kemungkinan yang disinyalir dapat menurunkan produktivitas kerja Anda.

Ambil contoh, saat ada rekan kerja yang tiba-tiba terserang flu maka segera mungkin beri perlindungan untuk diri sendiri dengan memakai masker dan memperkuat daya tahan tubuh. Di sisi lain, usahakan untuk tetap menjaga konsentrasi Anda meskipun banyak gangguan yang datang selama bekerja. Atau jika memungkinkan, Anda bisa pindah ke ruangan bekerja yang jauh lebih tenang.

Tak lupa, usahakan sebisa mungkin untuk memperbanyak gerakan di sela-sela deadline yang padat. Misalnya dengan mencari udara segar di luar ruangan serta berjalan-jalan sebentar sembari mencari makan siang sebelum kembali berkutat dengan pekerjaan.

Hindari terlalu memforsir diri bekerja, sebaiknya selipkan istirahat sebentar usai bekerja selama 5-10 menit dan tidur yang cukup di malam harinya. Pastikan juga Anda mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh dengan makan sehat dan tepat waktu. Alangkah lebih baiknya lagi bila diiringi dengan rutin berolahraga guna membantu menjaga energi tubuh tetap optimal.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Nasional8 jam ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport9 jam ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport10 jam ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport15 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport1 hari ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 hari ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 hari ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 hari ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 hari ago

25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Mentan Andi Amran Sulaiman: Tarik, Cabut Izin, Proses Hukum!

Alternatif Google AdSense yang Layak Dicoba untuk Publisher
Techno2 hari ago

Alternatif Google AdSense yang Layak Dicoba Publisher

Obituari4 hari ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Bisnis4 hari ago

ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal

Hukum4 hari ago

Patroli 3 Pilar Polsek Curug Intensifkan Cipta Kondisi, Jaga Wilayah Tetap Kondusif

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Nasional5 hari ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional5 hari ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Nasional3 minggu ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional3 minggu ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional3 minggu ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026

Nasional3 minggu ago

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari

Nasional3 minggu ago

Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031

Sport2 minggu ago

Ferry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?

Sport2 minggu ago

Hasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Nasional3 minggu ago

KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2026-2031

Banten3 minggu ago

Dewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa

Pemerintahan3 minggu ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Sport2 minggu ago

Laga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC

Hukum3 minggu ago

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti

Nasional3 minggu ago

KH Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU Periode 2026-2031

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta

Pemerintahan3 minggu ago

Benyamin Davnie: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen

Kabupaten Tangerang2 minggu ago

Persita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27

Populer