Lifestyle
Tak Hanya Menambah Aroma Masakan, Ini 3 Manfaat Daun Seledri untuk Ginjal

Daun seledri adalah jenis daun yang sering digunakan untuk menguatkan aroma masakan atau menjadi hiasan di menu makanan. Anda dapat menemukannya di semangkuk bakso, hiasan makanan tertentu, atau jus seledri yang saat ini sedang populer. Nah, ternyata daun seledri memiliki segudang manfaat yang baik untuk kesehatan, terutama ginjal Anda. Penasaran apa saja manfaat daun seledri untuk kesehatan ginjal Anda? Simak penjelasannya di bawah ini.
Berbagai manfaat daun seledri untuk kesehatan ginjal
Daun seledri adalah sayuran yang memiliki nama lain Apium graveolens. Orang-orang biasanya mengonsumsi seledri sebagai cemilan rendah kalori saat diet, mengolah seledri menjadi jus, atau disantap sebagai pendamping makanan utama.
Kandungan yang terdapat di dalam daun seledri pun bermacam-macam. Beberapa di antaranya adalah antioksidan, vitamin C, vitamin K, zat besi, asam folat, dan lain sebagainya.
Nutrisi yang terdapat di daun seledri ternyata berguna untuk menjaga kesehatan ginjal. Apa saja manfaat yang ada di daun seledri untuk ginjal?
1. Mengoptimalkan fungsi ginjal
Sudah bukan hal yang mengejutkan lagi kalau daun seledri adalah sumber antioksidan yang baik. Bagaimana antioksidan di daun seledri memberikan manfaat untuk ginjal?
Antioksidan adalah zat yang efektif melindungi tubuh dari pengaruh radikal bebas. Selain itu, antioksidan diyakini berpotensi mencegah munculnya masalah ginjal.
Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Alabama pada tahun 2011 meneliti bagaimana antioksidan memberikan manfaat pada ginjal. Berdasarkan hasil penelitian, antioksidan berhasil meningkatkan fungsi ginjal sebanyak 30% pada pasien dengan penyakit ginjal kronis.
2. Menurunkan hipertensi
Tahukah Anda bahwa hipertensi memiliki kaitan yang erat dengan fungsi ginjal? Hipertensi terjadi ketika tekanan darah pada pembuluh darah melebihi batas wajar.
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan kondisi ini adalah tingginya kadar cairan pada darah, adanya penyempitan, atau penyumbatan pada pembuluh darah.
Hipertensi dapat berpotensi merusak pembuluh darah pada ginjal, sehingga ginjal tidak dapat bekerja secara maksimal. Kemungkinan ginjal mengalami kesulitan membuang sisa makanan dan cairan di dalam tubuh.
Salah satu manfaat daun seledri untuk ginjal adalah kandungan phtalide di dalamnya. Phtalide dapat membantu meregangkan jaringan pembuluh darah, sehingga tekanan darah dapat turun dan ginjal berfungsi dengan baik.
Manfaat lain dari daun seledri untuk kesehatan ginjal adalah memiliki kadar sodium yang sangat rendah. Apabila tubuh mengandung kadar sodium yang berlebihan, hal tersebut berpotensi memengaruhi kerja ginjal.
Dengan rajin mengonsumsi seledri, jumlah sodium dalam tubuh akan berkurang dan ginjal Anda menjadi lebih sehat.
3. Mengandung flavonoid yang baik untuk ginjal
Kandungan lain yang terdapat di daun seledri adalah flavonoid. Flavonoid adalah zat yang banyak terdapat di sayur-sayuran, termasuk seledri.
Manfaat flavonoid di dalam daun seledri untuk ginjal adalah membantu meningkatkan fungsi ginjal secara keseluruhan. Fenomena ini telah dikaji dalam sebuah penelitian terbaru pada tahun 2018.
Studi tersebut mengungkapkan bahwa flavonoid melindungi ginjal dari berbagai agen nefrotoksik yang berpotensi menyebabkan penyakit ginjal kronis dan cedera ginjal akut, seperti alkohol, nikotin, dan cadmium.
Selain itu, flavonoid juga efektif mencegah penyakit ginjal yang berkaitan dengan hipertensi, dengan cara menurunkan tekanan darah dan bereaksi pada parenkim ginjal.
Tips mengonsumsi daun seledri
Agar Anda mendapatkan manfaat daun seledri secara maksimal untuk ginjal, Anda bisa mengikuti tips di bawah ini.
Cucilah 1 ikat daun seledri hingga bersih, kemudian potong daun seledri menjadi kecil-kecil. Rebuslah potongan daun seledri selama 10 menit.
Setelah itu, tuang air rebusan daun seledri di dalam botol. Anda dapat menyimpan air rebusan ini di dalam kulkas dan minum 1 gelas setiap hari. Cara ini diyakini dapat membersihkan ginjal Anda.
Selain itu, Anda juga bisa mencoba membuat jus dari 400 gram daun seledri setiap hari. Namun, pastikan Anda tidak mengonsumsi seledri secara berlebihan. Kandungan potasium yang terdapat di dalam seledri patut Anda waspadai.
Sebuah penelitian oleh University of Maryland menunjukkan bahwa potasium terbukti meningkatkan risiko hiperkalemia, yaitu kondisi di mana darah mengandung terlalu banyak potasium. Kasus kejadian hiperkalemia banyak ditemukan pada penderita penyakit ginjal kronis.
Kabartangsel.com
Sport7 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Nasional6 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis6 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas6 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional5 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport5 hari agoShin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Kepala Persija Jakarta untuk Musim 2026/2027
Pendidikan5 hari agoCreative Portfolio Showcase 2026, Terobosan SMK Budi Luhur dalam Penilaian Kompetensi Siswa





















