Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan turut mendukung Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam mengeliminasi penyakit campak dan mengendalikan penyakit Measles Rubella (MR) serta kecacatan bawaan akibat rubella (Congenital Rubella Syndrome) di Indonesia pada tahun 2020.
Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, mengatakan sosialisasi Imunisasi MR adalah bentuk upaya Pemerintah Kota Tangsel dalam mendukung program Pemerintah Pusat dalam peningkatan kesehatan masyarakat salah satunya adalah kampanye imunisasi MR yang diselenggarakan pada bulan Agustus sampai dengan bulan September 2017.
“Saya bersama seluruh jajaran bersama-sama melakukan sosialisasi sesuai dengan apa yang diamanahkan oleh pemerintah pusat dalam rangka menjalankan nawacita oleh pak presiden jokowi yaitu salah satunya peningkatan kesehatan dengan mengajak masyarakat hidup sehat dalam Gerakan Masyarakat(GERMAS),” kata Airin, di SDN 1 Pamulang, Selasa (1/8/2017) lalu.

Airin menjelaskan bahwa Imunisasi MR adalah imunisasi atau vaksin yang bertujuan mencegah penyakit campak dan rubella. Airin berharap masyarakat tidak khawatir terkait imuniasi MR.
“saya pernah mendengar bahwa ada kekhawatiran pemberian secara dini vaksin MR bagi anak, saya menegaskan kepada para orang tua untuk tidak perlu cemas karena pemberian vaksin MR kepada anak-anak sudah sesuai dengan anjuran kementerian kesehatan Republik Indonesia,” ujarnya Airin.
Airin berharap bahwa sosialisasi Imunisasi MR tersebut dapat mengeleminasi penyakit campak dan rubella.
“Lebih baik mencegah daripada mengobati,” tutupnya.
Seperti diketahui, Pemerintah Pusat kini tengah menggalakkan Imunisasi MR yang dilaksanakan dalam dua fase. Fase pertama dilaksanakan Agustus dan September 2017 di Pulau Jawa. Sementara itu, fase kedua akan dilaksanakan pada tahun 2018 di seluruh Indonesia.
Kampanye imunisasi MR adalah suatu kegiatan imunisasi secara masal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya. Program ini bertujuan untuk memutus transmisi penularan virus campak dan rubella. (fid/rls)
Tangsel4 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintahan4 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Tangerang Selatan4 minggu agoDara Swandana dan Aiman Rasyapradipta Rangkuti Wakili Tangsel di Youth City Changers APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoBenyamin Davnie: Pemkot Tangsel Dukung LANTIP Perkuat Program Kesehatan dan Pemberdayaan Lansia
Serba-Serbi2 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku













