Lifestyle
Tertusuk Paku Atau Serpihan Kayu, Mana yang Lebih Berbahaya?

Anda mungkin pernah tertusuk paku ataupun serpihan kayu ketika beraktivitas di luar rumah tanpa pelindung kaki dan tangan. Jika tidak segera dikeluarkan, paku dan serpihan kayu yang menancap dapat menyebabkan infeksi. Meski sama-sama berbahaya, mana yang memiliki dampak lebih besar di antara keduanya?
Apa yang terjadi saat kulit tertusuk paku dan serpihan kayu?

Kulit adalah pelindung pertama tubuh dari serangan bibit penyakit seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit. Saat sesuatu menancap pada kulit, tubuh akan mengalami berbagai mekanisme untuk menyembuhkan luka dan mengeluarkan benda asing tersebut.
Begitu kulit terluka, pembuluh darah di sekitar luka akan menyempit. Keping darah lalu memproduksi protein fibrin yang saling berikatan untuk menyumbat luka. Hal ini juga bisa menghentikan perdarahan pada kulit yang tertusuk paku atau serpihan kayu.
Setelah itu, pembuluh darah melebar kembali agar sel-sel darah putih dapat bergerak menuju area luka guna menyerang kuman yang masuk. Sebagai dampaknya, area luka mengalami peradangan, bengkak, kemerahan, dan terkadang disertai nanah.
Bila paku dan serpihan kayu menancap selama berhari-hari, granuloma akan terbentuk. Granuloma adalah benjolan berisi sel yang melindungi jaringan kulit Anda. Sel-sel ini menahan agar benda tersebut tak bergerak ataupun memicu lebih banyak kerusakan.
Mana yang lebih berbahaya di antara keduanya?


Tertusuk paku dan serpihan kayu sama-sama dapat memicu peradangan serta infeksi. Namun, benda yang terbuat dari logam, kaca, atau bahan anorganik lainnya umumnya menimbulkan reaksi kekebalan tubuh yang lebih ringan dibandingkan serpihan kayu.
Benda logam, terutama yang sudah berkarat, sering dikaitkan dengan tetanus. Padahal, tetanus bukan disebabkan oleh karat, melainkan infeksi bakteri C. tetani. Bakteri ini bisa hidup di mana pun asalkan ada oksigen dan tak hanya ditemukan pada logam berkarat.
Sedangkan serpihan kayu adalah bahan organik yang tersusun dari sel tumbuhan. Serpihan kayu juga membawa bakteri dan jamur yang menyebabkan penyakit. Luka tusuk serpihan kayu sering kali lebih terasa nyeri dengan bengkak yang lebih parah.
Melansir laman Cleveland Clinic, kulit yang tertusuk serpihan kayu dan duri tanaman juga lebih cepat mengalami infeksi dibandingkan paku atau kaca. Ini sebabnya Anda disarankan untuk langsung mengeluarkan serpihan kayu yang menancap pada kulit.
Apa yang harus dilakukan bila Anda tertusuk paku atau kayu? Sebaiknya segera pergi ke dokter untuk mengeluarkannya dengan aman.
Kabartangsel.com
Pemerintahan3 hari agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
Pemerintahan3 hari agoPemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
Pemerintahan4 hari agoBenyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
Pemerintahan6 hari agoJelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan
Pemerintahan3 hari agoHUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel
Pemerintahan6 hari agoJelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi
Pemerintahan2 hari agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
Pemerintahan3 hari agoHUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan








































