Connect with us

Lifestyle

Thalasemia Mayor: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan | Hello Sehat

Pengertian

Apa itu thalasemia mayor?

Thalasemia adalah penyakit kelainan genetik yang merusak sel darah merah, sehingga darah tidak dapat menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh dengan baik. Thalasemia mayor adalah salah satu dari jenis penyakit ini, yang memiliki nama lain anemia Cooley.

Perbedaan thalasemia mayor dengan jenis thalasemia lain adalah tingkat keparahannya. Thalasemia jenis ini tergolong berat dan membutuhkan pengobatan intensif.

Jenis lainnya, thalasemia minor, biasanya memiliki tingkat keparahan yang tergolong ringan hingga sedang.

Advertisement

Penyakit ini bersifat genetik alias diturunkan. Artinya, dapat diwariskan dari orangtua ke anaknya. Itu sebabnya, seseorang yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit thalasemia berisiko lebih besar mengalami kondisi ini juga.

Thalasemia dapat dibagi lagi menjadi dua tipe berdasarkan gen jenis apa yang mengalami kerusakan. Dua tipe thalasemia adalah alfa dan thalasemia beta. Jadi, seseorang dapat mengidap thalasemia alfa mayor ataupun beta mayor.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Menurut situs National Human Genome Research Institute, sekitar 100.000 bayi terlahir dengan thalasemia berat setiap tahunnya. Penyakit ini lebih banyak ditemukan pada orang-orang keturunan Italia, Yunani, Timur Tengah, Asia Selatan, dan Afrika.

Tanda-tanda dan gejala

Tanda dan gejala thalasemia mayor

Tanda-tanda dan gejala thalasemia jenis mayor biasanya mulai muncul ketika anak berusia 2 tahun. 

Advertisement

Beberapa tanda yang muncul ketika seseorang mengalami thalasemia mayor, yakni:

  • Kulit pucat
  • Nafsu makan menurun
  • Pertumbuhan terhambat
  • Mata berwarna kekuningan (jaundice)
  • Tulang menipis dan rapuh

Mungkin ada tanda-tanda dan gejala lain dari penyakit ini yang belum disebutkan. Untuk informasi lebih lengkap, diskusikan dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab thalasemia mayor?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, thalasemia adalah penyakit yang disebabkan oleh faktor genetik. Ini artinya, terdapat mutasi atau kerusakan pada gen di dalam tubuh.

Gen yang bermasalah tersebut memiliki fungsi memproduksi hemoglobin. Di dalam hemoglobin, terdapat rantai alfa dan beta yang dapat terpengaruh oleh rusaknya gen tersebut.

Pada thalasemia, keparahan penyakit ini dapat dilihat dari seberapa banyak gen yang rusak, baik pada pembentuk rantai alfa maupun beta. Thalasemia mayor menandakan bahwa banyak gen yang mengalami kerusakan, sehingga keparahan penyakit ini pun tergolong berat.

Advertisement

Thalasemia alfa berat terjadi jika terdapat 3 dari 4 gen mengalami kerusakan. Normalnya, rantai alfa yang sehat membutuhkan 4 gen normal.

Sementara itu, untuk thalasemia berat rantai beta dapat terjadi jika kerusakan terjadi pada kedua gen. Berbeda dengan rantai alfa, pembentukan rantai beta dalam hemoglobin hanya membutuhkan 2 gen yang normal.

Faktor risiko

Apa saja faktor-faktor yang meningkatkan risiko saya terkena penyakit ini?

Faktor risiko yang berperan paling besar dalam penyakit thalasemia mayor adalah riwayat penyakit keluarga. Apabila seseorang mengidap thalasemia, penyakit ini dapat diturunkan ke anaknya melalui gen hemoglobin yang bermasalah tersebut.

Jika kedua orang memiliki pembawa sifat (carrier), risiko Anda kena thalasemia mayor jauh lebih besar lagi.

Advertisement

Selain faktor keturunan, ras juga diyakini berpengaruh dalam munculnya penyakit thalasemia. Terdapat orang-orang dari ras tertentu dengan peluang lebih besar untuk terkena penyakit ini, seperti orang-orang keturunan Timur Tengah, Asia, dan Afrika.

Diagnosis dan pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana penyakit ini didiagnosis?

Kebanyakan kasus thalasemia mayor akan terdeteksi saat bayi memasuki usia 2 tahun. Berdasarkan gejala-gejala yang muncul, dokter akan melakukan tes darah untuk memastikan adanya penyakit tersebut.

Melalui tes darah, dokter dapat mengetahui ketidaknormalan pada bentuk sel darah merah serta gen yang bermutasi.

Advertisement

Diagnosis thalasemia juga dapat dilakukan ketika bayi masih berada di dalam kandungan. Biasanya, tes dilakukan pada minggu ke-11 atau 16 kehamilan, tergantung pada jenis tes yang dilakukan.

Bagaimana cara mengobati thalasemia mayor?

Thalasemia mayor adalah jenis yang termasuk parah. Itu sebabnya, pengobatan yang diberikan akan lebih intensif. Salah satu pengobatan yang umum dilakukan untuk pasien thalasemia mayor adalah transfusi darah rutin, yaitu setiap beberapa minggu sekali.

Selain itu, terdapat pula pengobatan thalasemia dengan terapi kelasi besi yang bertujuan untuk mengurangi kadar zat besi berlebih di dalam darah. Obat-obatan yang diberikan pada terapi kelasi ini adalah deferasirox atau deferiprone.

Dalam kasus yang lebih parah, pasien thalasemia mungkin juga membutuhkan transplantasi sumsum tulang. Namun, risiko dari prosedur ini pun tergolong tinggi.

Advertisement

Pencegahan

Apa saja yang dapat saya lakukan untuk mencegah atau meringankan kondisi ini?

Pengidap thalasemia mayor juga dapat melakukan beberapa perubahan gaya hidup agar dapat menjalani kehidupan yang normal, yaitu dengan mengikuti cara-cara berikut:

  • Hindari makanan, minuman, atau suplemen tinggi zat besi
  • Pilihlah menu makanan yang kaya akan kalsium, vitamin D, dan asam folat
  • Menjaga kesehatan secara keseluruhan agar terhindar dari infeksi

Meski tak dapat disembuhkan secara total, Anda bisa memperkecil kemungkinan memiliki anak dengan thalasemia dengan melakukan beberapa pemeriksaan. Anda bisa melakukan skrining pranikah ataupun berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk merencanakan kehamilan Anda.

Source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional1 hari ago

4 Pernyataan Sikap MUI Soal Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Tangsel2 hari ago

Warga Kelurahan Kranggan Apresiasi Program Penataan Kawasan Kumuh Tangsel

Nasional2 hari ago

Sambut Konser Andrea Bocelli, Pemuda Ekonomi Syariah Dorong Sinergi Musik, Pendidikan, dan Ekonomi Kemanusiaan

Jabodetabek2 hari ago

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Asta Cita Prabowo Penting untuk Generasi Mendatang

Jabodetabek2 hari ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Pemerintahan3 hari ago

Bali Tech Week 2026, Diskominfo Tangsel Dukung Transformasi Digital

Pemerintahan3 hari ago

Cegah TPPO, Pemkot Tangsel Terus Perkuat Edukasi dan Kewaspadaan Masyarakat

Pemerintahan3 hari ago

Diskominfo Tangsel Gandeng Onno W Purbo Gelar Pelatihan AI bagi Ibu-Ibu

Pemerintahan3 hari ago

Pemkot Tangsel Tunda Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya, Penutupan Jalan Belum Berlaku

Nasional3 hari ago

Prof Asep Saepudin Jahar: Santri Bukan Penonton, Harus Jadi Penggerak Perubahan Bangsa

Tips4 hari ago

Tempat Jual Beli Barang Bekas di Tangerang Selatan, Ini Pilihan untuk Mencari Barang Preloved

Banten4 hari ago

80 Santri Mathla’ul Huda Kunjungi Perpusda Banten

Pemerintahan4 hari ago

Pascaledakan Ruko Pasar Cimanggis, PIlar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Pedagang

Pemerintahan5 hari ago

Pilar Saga Ichsan Resmikan Pos Gizi di Lengkong Gudang, Tangsel Perkuat Pencegahan Stunting

Pemerintahan5 hari ago

Aspal Jalan Rawa Buntu Dikupas, Dinas SDABMBK Tangsel Tangani Dua Titik Beton Rusak

Nasional7 hari ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport7 hari ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport7 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport1 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport3 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Sport3 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport3 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport3 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport3 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport3 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Nasional1 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Pemerintahan3 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport3 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan3 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Sport3 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan3 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Nasional3 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Sport1 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Populer