Connect with us

Lifestyle

Tinggal Sendiri Selama Pandemi, Ini yang Perlu Diperhatikan

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Pola hidup harian yang berubah akibat COVID-19 memberikan dampak yang cukup serius bagi kesehatan mental setiap orang, termasuk mereka yang tinggal sendirian. Namun, mereka yang hidup sendirian tentu dapat bertahan melewati masa-masa sulit ini. Yuk, ketahui apa saja yang perlu diperhatikan ketika tinggal sendiri selama pandemi.

Alasan tinggal sendirian selama pandemi perlu berhati-hati

tinggal sendiri selama pandemi

Hidup sendiri dalam waktu yang lama, terutama jauh dari keluarga di tengah pandemi tentu bisa berdampak pada kondisi psikologis. Perasaan sepi, stres, atau frustrasi akibat masa-masa yang tidak pasti ini tentu tidak dapat dihindari bagi sebagian orang. 

Advertisement

Sebagai contoh, kesepian sering dikaitkan dengan orang yang tinggal sendirian meskipun tidak semuanya mengalami hal yang sama. Apabila dibiarkan begitu saja, kesepian dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental, seperti depresi hingga keinginan untuk bunuh diri. 

Sementara itu, COVID-19 membuat orang-orang melewati masa-masa yang tidak pasti. Terlebih lagi bagi mereka yang tinggal sendiri mungkin akan lebih sulit berpikir positif selama pandemi. 

Hal ini dikarenakan ketika kehidupan normal sebelum pandemi membuat Anda lebih mudah mengatasi rasa sepi itu dengan bekerja atau bertemu teman-teman. Namun, aktivitas tersebut tidak lagi dapat dilakukan dan bepergian ke luar pun menjadi terbatas demi mencegah penyebaran virus. 

Oleh karena itu, Anda yang tinggal sendiri perlu lebih berhati-hati ketika merencanakan aktivitas sehari-hari selama pandemi. Dengan begitu, Anda dapat menjaga kesehatan fisik dan mental sebagai upaya menghadapi wabah COVID-19. 

Advertisement

Update Jumlah Sebaran COVID-19

Negara: Indonesia

Tips tinggal sendiri selama pandemi COVID-19

Walaupun tinggal sendiri selama pandemi terdengar memprihatinkan, tidak selamanya hal tersebut selalu berujung pada kesepian. Dilansir dari Bay Health, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan demi bisa bertahan ketika hidup sendirian selama pandemi. 

1. Menyadari ketika merasa cemas atau khawatir

jenis gangguan kecemasan

jenis gangguan kecemasan

Rasa takut dan cemas di masa-masa ini adalah perasaan yang sangat normal dialami oleh orang-orang, termasuk Anda yang tinggal sendiri selama pandemi. Namun, Anda tentu tidak ingin selamanya tenggelam dalam perasaan takut itu, bukan? 

Advertisement

Langkah awal yang perlu dilakukan ketika menghadapi pandemi ini sendirian adalah menyadari apa yang dirasakan saat itu. Lalu, sebutkan alasannya dan membiarkan pikiran dan tubuh merasakan dan menyadari bahwa kondisi ini tidak Anda alami sendirian. 

Beberapa orang mungkin akan menyalahkan diri sendiri mengapa memilih jalan hidup sendirian dan terpisah dari keluarga. Anda mungkin tidak perlu melakukan hal itu karena hanya akan membuat suasana hati semakin terpuruk. 

Usahakan untuk mulai melakukan hal-hal sederhana yang bisa membuat kesehatan fisik dan mental Anda terjaga dan seimbang. Sebagai contoh, memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, teratur berolahraga, hingga mengurangi konsumsi alkohol dapat memperbaiki kondisi psikologis yang buruk. 

Kasus Bunuh Diri Selama Pandemi dan Cara Mencegahnya

2. Beristirahat dari media sosial dan berita

Berita yang menayangkan seputar pandemi COVID-19 dan kabar buruk lainnya ternyata dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan mental Anda. Maka itu, Anda perlu beristirahat sejenak dari media sosial dan berita tentang pandemi. 

Advertisement

Tinggal sendiri selama pandemi memang membuat Anda ingin lebih merasa dipenuhi oleh informasi terkait virus COVID-19. Namun, Anda pun perlu mengetahui batasannya. Cobalah menyeimbangkan penerimaan informasi tersebut dengan kegiatan lain yang tidak berhubungan sama sekali.

Selain membaca buku, Anda juga dapat menggunakan waktu luang ini dengan melanjutkan hobi yang tertunda, seperti melukis atau bermain musik. Bahkan, menulis jurnal atau buku diary juga bermanfaat bagi kesehatan mental Anda, terutama selama pandemi. 

3. Menghubungi teman dan keluarga

meeting online melelahkan

meeting online melelahkan

Pada kehidupan normal sebelum wabah COVID-19 dimulai, Anda mungkin lebih mudah berkontakan dengan teman dan keluarga. Anda hanya perlu menghubungi mereka dan bertemu di suatu tempat dan menghabiskan waktu bersama. Namun, pandemi menyebabkan kebiasaan tersebut berubah total. 

Walaupun demikian, Anda masih tetap dapat berhubungan dengan orang-orang terdekat via telepon atau panggilan video. Hal ini bertujuan agar Anda bisa menyalurkan perasaan dengan orang terdekat ketika merasa kesepian saat tinggal sendiri selama pandemi. 

Advertisement

Bertukar kabar dengan orang lain mungkin dapat meringankan beban di pikiran Anda. Bahkan, tidak ada yang tahu apakah teman atau anggota keluarga lainnya juga merasa kesepian meskipun dikelilingi orang lain. Oleh karena itu, bertanya kabar kepada mereka mungkin memberikan manfaat dua arah, baik bagi Anda maupun orang lain. 

4. Merawat tubuh dan mental diri sendiri

yoga cegah covid-19

yoga cegah covid-19

Bagi Anda yang tinggal sendiri, terutama selama pandemi COVID-19, melakukan rutinitas harian baru cukup penting untuk meredakan rasa cemas. 

Sebagai contoh, bekerja dari rumah memang akan jauh berbeda dengan keseharian ketika bekerja di kantor. Namun, Anda bisa tetap memulai hari dengan mandi sebelum bekerja atau aktivitas apa pun yang meningkatkan semangat menjalani hari. 

Berikut beberapa pilihan aktivitas harian yang bisa Anda lakukan untuk merawat tubuh dan mental saat hidup sendirian. 

Advertisement
  • Menjalani gaya hidup sehat, seperti rutin olahraga, makan dan tidur teratur.
  • Mendengarkan lagu yang membangkitkan semangat.
  • Mengubah ruang kerja saat ini menjadi lebih nyaman agar lebih produktif.
  • Mengasah kemampuan, seperti memasak atau mencari hobi baru.
  • Menggunakan bantuan aplikasi untuk menjalani gaya hidup sehat.

Intinya, Anda perlu mengingatkan diri sendiri apa yang dapat diprioritaskan untuk saat ini dan bagaimana cara agar kondisi psikologis tetap terjaga dengan baik. 

Bagaimana membantu orang yang hidup sendiri saat pandemi?

memangku laptop

memangku laptop

Tinggal sendiri selama pandemi memang membutuhkan banyak hal yang perlu diperhatikan setidaknya agar tidak terlalu merasa kesepian. Perasaan kesulitan yang dihadapi sendirian memang terdengar memilukan. 

Jika Anda mengenal seseorang yang tinggal sendirian atau satu-satunya orang dewasa di rumah tersebut, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu mereka.

  • Menghubungi dan bertanya soal kabar dan kondisi mereka.
  • Mendengarkan keluh kesah mereka tanpa perlu menghakimi.
  • Membantu berhubungan dan berkontak dengan orang terdekat mereka.
  • Bertanya apa yang perlu dilakukan demi mendukung mereka selama pandemi.

COVID-19 memang telah memberikan begitu banyak tantangan bagi semua orang, terutama mereka yang tinggal sendiri selama pandemi. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk tetap memiliki aktivitas harian yang membuat kesehatan fisik dan mental terjaga di masa-masa seperti ini.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan berikut.

Advertisement

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum17 jam ago

Dorong Generasi Muda Bijak dan Aman di Era Digital, Polres Tangsel Bekali Pelajar dengan Pemahaman AI

Nasional17 jam ago

Wapres Gibran Minta Nakes RSUD Arosuka Solok Tangani Korban Bencana hingga Pulih dan Antisipasi Penyakit Pascabencana

Techno1 hari ago

Google Chrome Tidak Bisa Dibuka? Ini Cara Mengatasinya

Sport3 hari ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Pemerintahan3 hari ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis4 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten5 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport7 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport7 hari ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport1 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan1 minggu ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional1 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan1 minggu ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport1 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Sport7 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Populer