Lifestyle
Tips Aman Traveling dengan Penyandang Disabilitas

Kata siapa penyandang disabilitas tidak dapat melakukan traveling? Orang dengan kebutuhan khusus ini tetap bisa menikmati perjalanan dan mengunjungi tempat yang mereka suka. Hanya saja, diperlukan usaha ekstra agar perjalanan lebih mudah dan menyenangkan. Ini dia tips bepergian dengan penyandang disabilitas.
Tips traveling dengan penyandang disabilitas
Bepergian dengan penyandang disabilitas membutuhkan persiapan ekstra. Kebutuhan yang unik membuat Anda harus dapat menjaga diri sekaligus memastikan kenyamanan dan keamanan orang dengan kondisi tersebut selama perjalanan.
Untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan, ikuti beberapa tips aman bepergian dengan penyandang disabilitas di bawah ini.
1. Buat rencana bepergian dengan matang
Membuat rencana bepergian sangatlah penting. Terutama jika Anda mengajak orang berkebutuhan khusus.
Anda harus menentukan waktu, tempat, penginapan, hingga akses transportasi menuju tempat yang ingin dikunjungi dengan matang.
Budget yang Anda siapkan juga mungkin akan berbeda. Ada baiknya jika Anda mengalokasikan dana untuk menyewa peralatan pendukung penyandang disabilitas di tempat tujuan jika memang dibutuhkan.
Sebab, menyewa alat di tempat tujuan kadang bisa membuat segalanya lebih praktis sehingga Anda dan seluruh peserta pun akan menjadi lebih nyaman ketika bepergian.
Anda juga mungkin bisa menentukan orang cocok sebagai care taker “cadangan” jika perjalanan yang ditempuh cukup jauh. Tujuannya, agar bisa bergantian dengan Anda untuk menjaga orang dengan disabilitas selama melakukan traveling.
2. Pilih destinasi dan transportasi yang tepat

Memilih destinasi wisata tidak hanya berdasarkan keindahannya saja. Anda perlu mempertimbangkan keamanan tempat tujuan bagi si penyandang disabilitas.
Mengunjungi daerah pantai cukup aman untuk orang dengan kebutuhan khusus sehingga bisa dijadikan pilihan.
Sedangkan untuk daerah pegunungan, Anda harus pastikan lebih dahulu bahwa akses untuk ke sana mudah dan medan tempuhnya tidak terlalu ekstrem.
Hindari tempat wisata yang harus melewati sungai dengan jembatan kecil, kontur tanah yang licin, basah, dan terjal.
Anda juga perlu memilih transportasi yang tepat jika ingin bepergian dengan penyandang disabilitas. Sekarang ini sudah tersedia bus yang didesain khusus untuk memudahkan para penyandang disabilitas atau pelayanan pesawat yang mengutamakan orang dengan disabilitas.
Jika memungkinkan, Anda juga bisa menggunakan kendaraan pribadi agar lebih fleksibel.
3. Membawa obat dan alat yang dibutuhkan


Jika rencana traveling sudah matang, persiapkanlah apa saja yang perlu Anda bawa. Terutama, obat-obatan yang biasanya diminum.
Anda juga perlu mendata peralatan penunjang apa saja yang harus dibawa sendiri, misalnya tongkat, kursi roda, kursi roda dengan fasilitas khusus untuk buang air, atau kruk.
Tempatkan obat pada wadah khusus dan beri label. Tujuannya, agar obat tidak rusak akibat benturan atau tekanan dan menghindari salah minum obat, baik dosis maupun jenisnya.
4. Pastikan kondisi tubuh sehat sebelum melakukan traveling
Langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa Anda dan penyandang disabilitas dalam kondisi sehat. Jadi, Anda juga perlu melakukan pengecekan kesehatan secara rutin menjelang liburan.
Pastikan, Anda mendapat istirahat yang cukup. Konsultasikan juga ke dokter untuk mendapatkan tips tambahan ketika Anda hendak traveling dengan penyandang disabilitas agar memiliki langkah antisipasi yang tepat.
5. Pastikan semuanya siap


Tips terakhir untuk bepergian dengan penyandang disabilitas adalah memastikan semuanya “oke”. Baik itu kesehatan fisik, tiket perjalanan, hingga berbagai kebutuhan yang diperlukan selama melakukan perjalanan.
Jangan lupa, tambah wawasan Anda dengan informasi lain yang bisa membantu kelancaran Anda selama melakukan liburan.
Misalnya, bekali diri dengan membaca tips sehat melakukan perjalanan dan tahu cara mengatasi cemas yang sering kali muncul selama Anda melakukan traveling.
Kabartangsel.com
Jabodetabek5 hari agoHilal Tak Terlihat di Masjid Hasyim Asy’ari, Puasa Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
Bisnis5 hari agoAllianz Group Investors Indonesia Berbagi Tips Investasi yang Relevan di 2026
Bisnis5 hari agoProgram Mudik Gratis BUMN 2026, BUMN akan Berangkatkan lebih dari 100 Ribu Pemudik
Nasional6 hari agoMuhammadiyah Puasa Ramadan 1447 H Mulai Hari Rabu Tanggal 18 Februari 2026
Nasional6 hari agoHasil Sidang Isbat Puasa Awal Ramadhan 1447 H Kapan?
Nasional6 hari agoAwal Ramadan 1447 H, Pemerintah Indonesia Tetap Gunakan Sidang Isbat dan Kriteria MABIMS
Nasional6 hari agoLive Streaming Hasil Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H/2026 M
Serba-Serbi4 hari agoJadwal Imsak, Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib, dan Isya Bulan Ramadan 1447 H untuk Wilayah Kota Tangsel



















