Connect with us

Sebanyak lima ruang kelas di SMPN 19 Kota Tangerang Selatan (Tangsel), di Jalan Kencana Loka Sektor 12.5 BSD, Serpong, tertimbun longsor pada Rabu 4 Januari 2016, sekitar pukul 06.32 WIB.

Tanah longsor terjadi akibat runtuhnya bangunan turap tebing penyanggah yang membatasi perkampungan warga Kampung Rawa Macek RT 07/03 Kelurahan Ciater dengan SMPN 19 Tangsel.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Polisi Mansuri mengatakan, kejadian longsor tersebut pertama kali diketahui oleh saksi yang merupakan pekerja di proyek, serta penjaga sekolah SMPN 19 yang berdekatan dengan sekolah.

Advertisement

“Sekira pukul 06.32 WIB, saksi mendengar suara gemuruh, selanjutnya saksi langsung keluar dari bedeng, atau tempat tinggal sementara tersebut dan melihat langsung ke dalam area sekolah, diketahui bahwa sebagian penyangga turap tebing yang membatasi antara perkampungan warga dengan SMPN 19 sudah runtuh atau longsor,” kata Mansuri, Rabu 4 Januari 2016.

Akibat runtuhnya, atau longsornya penyanggah turap tebing tersebut, sekitar lima ruangan kelas SMPN 19 rusak di bagian dinding tembok belakang ruang kelas.

“Meja dan bangku kayu yang juga rusak, serta sembilan kantin sekolah terkubur puing material akibat material batu kali, besi, dan tanah merah dari bangunan turap tebing penyanggah,” katanya.

Ia pun menuturkan, saat ini, belum diketahui penyebab terjadinya runtuhnya, atau longsornya bangunan turap tebing penyanggah tersebut.

Advertisement

“Sementara, masih dalam penanganan pihak kepolisian Polsek Serpong,” ucapnya.

Dalam kejadian tersebut, kata Mansuri, tidak ditemukan korban jiwa, dan sementara pihak pekerja dan aparat pemerintah Dinas Pendidikan Kota Tangsel, masih melakukan evakuasi dan merapikan runtuhan puing-puing material bangunan yang runtuh, atau longsor. (vn)

Advertisement

Populer