Pemerintah kembali memperbarui data perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia. Per tanggal 12 Juli, pemerintah telah melakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 22.379 sehingga total spesimen yang telah kita periksa adalah 1.061.367 speismen.
“Dari jumlah ini kita mendapatkan penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 1.681 orang sehingga totalnya menjadi 75.699 orang,” kata Yuri.
Beberapa provinsi yang hari ini melaporkan kenaikan kasus terbanyak diantaranya Jawa Timur melaporkan 518 kasus baru, DKI Jakarta melaporkan 404 kasus baru, Sulawesi Selatan 173 kasus baru, Kalimantan Selatan 77 kasus baru, Jawa Tengah 70 kasus baru, Papua 63 kasus baru, Jawa Barat 50 kasus baru.
Sementara itu, Yuri menyebutkan ada 17 provinsi yang hari ini melaporkan penambahan kasus baru dibawah 10, bahkan 5 provinsi diantaranya tidak ada kasus baru sama sekali diantaranya Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Timur.
Di hari yang sama, ada 6 provinsi yang melaporkan kasus sembuh lebih banyak daripada kasus positif diantaranya Bali, Banten, Maluku, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Jambi.
“Total kasus sembuh pada hari ini yang kita terima adalah 919 orang akumulasi total sembuh menjadi 35.638 orang,” ucapnya.
Menurut Yuri, penambahan kasus baru sebagian besar berasal dari contact tracing yang dilakukan secara masif. Mayoritas kasus baru tersebut, bergejala ringan bahkan tidak ada gejala sama sekali, sehingga tidak indikasi untuk dirawat di rumah sakit.
“Saudara kita yang terkonfirmasi positif saat ini harus melakukan karantina mandiri secara ketat, agar tidak menjadi sumber penularan bagi orang lain. Dengan inilah kita melihat, kasus beban layanan RS tidak meningkat meskipun kasus baru yang kita temukan lebih banyak,” terang Yuri.
Penambahan juga terjadi pada kasus meninggal dengan 71 orang total 3.606 orang. Pemerintah masih melakukan pemantauan kepada ODP sebanyak 34.468 dan pengawasan terhadap PDP sebanyak 14.515 orang.
“Kami mengingatkan sekali lagi, masker menjadi kunci. Oleh karena itu, gunakan masker, kedua menjaga jarak, ketiga rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir,” pungkasnya.u.
Jabodetabek5 hari agoHilal Tak Terlihat di Masjid Hasyim Asy’ari, Puasa Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
Bisnis5 hari agoAllianz Group Investors Indonesia Berbagi Tips Investasi yang Relevan di 2026
Bisnis5 hari agoProgram Mudik Gratis BUMN 2026, BUMN akan Berangkatkan lebih dari 100 Ribu Pemudik
Nasional6 hari agoMuhammadiyah Puasa Ramadan 1447 H Mulai Hari Rabu Tanggal 18 Februari 2026
Nasional6 hari agoHasil Sidang Isbat Puasa Awal Ramadhan 1447 H Kapan?
Nasional6 hari agoAwal Ramadan 1447 H, Pemerintah Indonesia Tetap Gunakan Sidang Isbat dan Kriteria MABIMS
Nasional6 hari agoLive Streaming Hasil Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H/2026 M
Serba-Serbi4 hari agoJadwal Imsak, Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib, dan Isya Bulan Ramadan 1447 H untuk Wilayah Kota Tangsel












