Rumor keberingasan geng motor di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang viral dari grup ke grup di WhatsApp. Pihak Polda Metro Jaya pun memberikan penjelasan.
Usut punya usut ternyata itu peristiwa lama yang diviralkan kembali dengan tujuan membuat warga resah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya Jakarta, menepis isu perekrutan menjadi anggota gangster (atau geng motor) yang tersebar melalui aplikasi pesan dalam jaringan WhatsApp beberapa hari terakhir.
“Itu kasus lama. Tahun lalu yang berkaitan gengster-gangster itu yang sudah kami lakukan penangkapan dan memanfaatkan kultur dalam suatu kelompok. Bila dia melukai orang maka dia akan diangkat jadi pimpinannya,” terang Kombes Argo, di Jakarta, baru-baru ini.
Kombes Argo kembali melanjutkan, berbagai pesan yang muncul di WA sengaja dimunculkan kembali saat ini untuk mengejar sensasi.
Kombes Argo memberikan contoh berupa video viral seseorang lari dan orang membacok hingga meninggal dunia di Kwitang, Jakarta Pusat.
Yang mana, pelakunya sudah ditangkap. Kemudian perkelahian di pelataran parkir yang disebutnya terjadi di Makassar dan sudah ditangani oleh pihak kepolisian.
“Kemudian ada foto yang tangannya putus, ini viral. Itu merupakan kejadian yang viral beredar lagi, itu kejadian 22 Februari 2019. Jadi berbagai kejadian ini sengaja dinaikan kembali agar viral,” sambung Kombes Argo.
Hingga sekarang hingga awal Mei, masih dari keterangan Kombes Argo, belum mendapatkan laporan terkait berbagai pesan broadcast yang menyesatkan di Jakarta.
“Artinya broadcast yang menakutkan dengan harapan masyarakat resah itu tidak ada,” tutur Kombes Argo.
Kombes Argo juga menegaskan, pihaknya berani menjamin Jakarta dalam keadaan kondusif dan berharap masyarakat tidak perlu khawatir untuk datang atau beraktivitas di Jakarta.
“Saya nyatakan sekali lagi Jakarta aman, tidak masalah, silakan beraktivitas dan silakan datang ke Jakarta. Kami dari Polda Metro siap mengamankan. Jangan khawatir tidak ada kegiatan menakutkan,” tutup Kombes Argo. (PMJ).
Pemerintahan5 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis3 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Jabodetabek3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Otomotif5 hari ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Tokoh3 minggu agoDirum Perseroda PITS: Agus Supadmo, Aktivis yang Memilih Pulang dan Bekerja untuk Kotanya













