Pemprov Banten serius melakukan penataan terhadap kawasan wisata religi dan cagar budaya Banten Lama. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim. Menurut Wahidin Halim, Pemprov Banten tidak memperdebatkan soal aset dan pengelolaan kawasan tersebut. Menurutnya, Pemprov Banten hanya akan fokus menata kawasan yang juga menjadi kawasan cagar budaya tersebut.
“Andika ketua tim. Soal tekhnis silahkan tanya. Pokoknya yang kumuh kita rapihkan, kotor kita bersihkan. Sebagai warga Banten kita punya tanggung jawab moral, kenapa kita biarkan kumuh, malu. Soal status gak ada urusan saya,” ujar Wahidn Halim.
Terkait pengelolaan, WH menyerahkan hal tersebut terhadap undang-undang yang berlaku soal cagar budaya. Menurutnya, Pemprov Banten tidak mempersoalkan hal tersebut.
“Siapapun yang mengelola, (Banten Lama) saya harus perbaiki. Soal polemik saya gak ada urusan, saya hanya siapkan fasilitas. Banten punya banyak wisata tapi tidak ada terurus,” paparnya.
Proses penataan Banten Lama sendiri ditargetkan selesai tahun depan.
“Rumah kumuh kita pugar, jalan kita bagusin. Saya sudah bilang ke walikota, kalau gak siap benerin jalan, saya benerin. Masjidnya kalo perlu dipugar, kita pugar,” kata Wahidin. (pr/fid)
Internasional6 hari agoCloudMile Borong Empat Penghargaan di Google Cloud Next 2026, Perkuat Ekspansi AI dan Cloud di Indonesia
Pemerintahan6 hari agoWali Kota Benyamin Davnie Lepas 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Tangsel
Bisnis6 hari agoKolaborasi WINGS for UNICEF–Hers Protex Gelar Edukasi Menstruasi Remaja Putri di Sekolah
Nasional6 hari agoKementerian UMKM–SIPPO Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
Nasional6 hari agoMenaker Yassierli: Pelatihan Vokasi Jadi Langkah Nyata Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
Pemerintahan6 hari agoGebyar Lansia Tangsel: Benyamin Davnie Dorong Lansia Tetap Sehat, Aktif, dan Produktif
Pemerintahan6 hari agoPemilih Pemula Diproyeksikan Dominasi Pemilu 2029, Pemkot dan KPU Tangsel Perkuat Demokrasi Lewat Sekolah Jawara
Nasional6 hari agoMenaker Yassierli Tekankan Pentingnya Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta














