Pemerintahan
Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany Blacklist Kontraktor Nakal
Kabartangsel.com – Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany marah, karena banyak aduan dari masyarakat soal pembangunan yang tak baik kualitasnya.
“Tak ada urusan. Mau kontraktornya saudara, tim sukses, teman atau siapa pun. Kalau kualitas pekerjaannya buruk, harus di-blacklist. Tahun berikutnya harus dicoret,” kata Airin, Rabu (27/2/2013).
Ucapan Airin, sepertinya tak dibuat-buat. Sebab, komentar serupa itu ia ungkapkan juga di hadapan ratusan warga peserta Musyarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Serpong Utara.
“Kalau kontraktornya tidak benar kerjanya, saya tegur. Karena sangat jelas dari awal mereka siap membangun kontrak kerja dengan kita,” ujarnya.
Airin pernyataan, selama ini banyak warga yang meminta agar pengerjaan di Kota Tangsel dilakukan oleh warga lokal. Hal tersebut sebetulnya, kata Airin, tidak jadi soal.
Namun, ketika zaman model lelang sudah menggunakan Lelang Pengadaan dengan Sistem Elektornik (LPSE), tidak lagi menjadi kewenangan Pemkot Tangsel untuk membatasi pengusaha dari mana pun.
“Dengan LPSE, siapa pun boleh berusaha di Kota Tangsel. Karena, sistem pelelangannya bisa diakses oleh siapa pun,” katanya.
(sindonews)
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Sport4 minggu agoKalender Kompetisi Liga Indonesia 2026/2027
Nasional4 minggu agoMenteri Maman Abdurrahman dan Menkomdigi Meutya Hafid Kolaborasi Perkuat Pelindungan UMKM di Marketplace
Nasional4 minggu agoPerluas Akses Pendanaan Pengusaha Menengah, Wamen UMKM Helvi Moraza Luncurkan ACCES 2026
Bisnis3 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun























