Kampus
Warek Kerjasama UIN Jakarta Ajak Kerjasama Pimpinan Pemerintahan Lokal Filipina

Wakil Rektor Bidang Kerjama dan Kelembagaan UIN Jakarta, Din Wahid MA Ph.D, mengajak para pejabat dan pimpinan pemerintahan lokal Filipina untuk bekerjasama dalam bidang pendidikan dan penumbuhan keberagaman moderat. Menurutnya, UIN Jakarta sangat terbuka bagi pemerintahan lokal Filipina mengirimkan para pelajar dan tokoh Muslim lokal untuk menempuh pendidikan formal atau berdiskusi tentang dakwah Islam bagi masyarakat setempat.
Demikian disampaikan Warek Din Wahid saat menerima kunjungan belasan pejabat sejumlah pemerintahan daerah Filipina yang tergabung dalam program Local Government Unit (LGU) Fellowship on Social Cohessipn and Resilience Program, Senin (29/5/2023) sebagaimana melansir dari laman uinjkt.ac.id. UIN Jakarta sendiri menjadi salah satu tujuan Indonesia Study Trip dari program yang digelar The Asia Foundation Philipina.
Pengajar Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta ini menuturkan, UIN Jakarta sangat terbuka untuk bekerjasama dalam penyediaan akses pendidikan berupa pendidikan formal bagi para mahasiswa maupun pelatihan bagi para tokoh pengajar Islam lokal Filipina. Pendidikan formal bisa direalisasikan dalam pengiriman belajar para pelajar Filipina untuk belajar di berbagai program studi yang ditawarkan UIN Jakarta.
Sebagai perguruan tinggi, sambungnya, UIN Jakarta bisa menjadi perguruan tinggi sasaran menyusul banyak ditawarkannya program studi-program studi untuk berbagai bidang ilmu. Pemerintahan daerah Filipina juga bisa mengirim para tokoh agama Islam untuk mengambil kursus di UIN Jakarta. “Kita bisa bekerjasama,” paparnya.
Selain itu, sambungnya, kerjasama pendidikan bagi para mahasiswa dimungkinkan karena UIN Jakarta sendiri memiliki beasiswa Rektor UIN Jakarta yang diperuntukan bagi para mahasiswa internasional yang layak. “Kita bisa bekerjasama di bidang pendidikan. Untuk mahasiswa internasional, kami memiliki beasiswa Rektor UIN Jakarta,” ujarnya.
Sementara kursus bagi para tokoh Islam setempat sangat mungkin dilakukan karena UIN Jakarta memiliki para pengajar Islam lulusan dari berbagai perguruan tinggi Islam dunia. Selain itu, kursus di UIN Jakarta memungkinkan para tokoh Islam lokal Filipina untuk berdiskusi langsung dengan tokoh-tokoh dari berbagai organisasi Islam moderat Indonesia seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan lainnya.
Tak kurang dari 15 pejabat pemerintahan lokal Filipina berkunjung ke UIN Jakarta sebagai bagian dari kunjungan mereka ke berbagai organisasi dan perguruan tinggi di Indonesia melalui Local Government Unit (LGU) Fellowship on Social Cohessipn and Resilience Program. Program yang digelar The Asia Foundation Philipina bertujuan mendorong pembelajaran bersama di antara pemimpin-pemimpin pemerintah daerah Filipina dalam membangun masyarakat yang kohesif dan tangguh.
Beberapa nama pejabat lokal Filipina yang berkunjung diantaranya Lilian de Deon (Department of the Interior and Local Government Philippines), Arcam P. Istarul (Pemerintahan Tipo-Tipo, Basilan), Jul Adnan Hataman (Pemerintahan Sumisip, Basilan), Khalida Polao Sanguila (Pemerintahan Pagayawan),. Lalu Roderick Furigay (Pemerintahan Lamitan, Basilan), Hanie A. Bud (Pemerintahan Maluso, Basilan), Dimnatang Pansar (Pemerintahan Butig, Lanao del Sur), Muhammad Ali Matabalao (Pemerintahan Cotabato), dan lainnya.
Program fellowship sendiri berlangsung sejak April lalu. Selain ke UIN Jakarta, para pejabat pemerintahan lokal Filipina ini berkunjung ke Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia, Pusat Studi Agama dan Demokrasi Paramadina, Forum Kerukunan Umat Beragama DKI Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Walikota Bogor, Setara Institute, dan lainnya.
Dalam kunjungannya ke UIN Jakarta, para pejabat pemerintahan lokal Filipina juga berkesempatan mendengarkan paparan tentang Islam dan kehidupan keberagamaan masyarakat Muslim Indonesia dari para peneliti dua lembaga riset di UIN Jakarta, Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta dan Pusat Studi Agama dan Kebudayaan (Puskab/CSRC). Mereka juga mendapatkan paparan program internasional UIN Jakarta dari Pusat Kerjasama Kerjasama Internasional.
Jabodetabek5 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Nasional6 hari agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Jabodetabek5 hari agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Pemerintahan6 hari agoSekda Tangsel Bambang Noertjahjo Lepas 357 Atlet untuk POPDA XII dan PEPARPEDA IX Banten 2026
Pemerintahan6 hari agoLomba Inovasi TTG ke-14 Tingkat Kota Tangsel 2026, Unpam dan SMAN 1 Tangsel Raih Juara Pertama
Hukum6 hari agoSatlantas Polres Tangsel Lakukan Penyisiran Ranjau Paku di Sepanjang Jalan Boulevard BSD
Pemerintahan5 hari agoPRA SPMB 2026 Dibuka, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota SMP Negeri























