Nasional
Waspadai Ini, Jangan Sepelekan Nyeri Punggung

Kabartangsel.com, SURABAYA – Nyeri punggung bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti kulit, otot ataupun sendi area di tulang belakang. Nyeri yang disebabkan otot, akan mudah dihilangkan dengan diurut atau obat nyeri, tetapi tidak dengan nyeri karena saraf kejepit.
Saraf kejepit, atau istilah kedokterannya Herniaterd Nucleus Pulposus (HNP) merupakan penyakit yang biasa terjadi pada punggung bawah. HNP terjadi ketika lingkaran jaringan ikat mengalami kerusakan, sehingga menyebabkan cakram bantalan tulang menonjol keluar dan menekan saraf tulang belakang. Akibatnya, muncul nyeri di area cakram yang menonjol dan menyebabkan gejala kesemutan dan mati rasa di area tubuh yang dikendalikan oleh saraf punggung tersebut.
Dokter spesialis Ortopedi dari RSUD Dr. Soetomo, dr Primadeny AA.,M,Si,.SpOT(K) menjelaskan, penyebab penyakit ini belum pasti, namun bisa diindikasikan dari beberapa hal. Misalnya dari aktifitas berulang yang melibatkan membungkuk atau memutar secara berebihan. Bisa juga karena obesitas. “ Berst badan yang berlebih akan memberikan tekanan pada piringan sendi di punggung bawah,” paparnya.
Faktor usia juga berpengaruh pada munculnya HNP ini. Secara umum HNP terjadi pada orang tua dan dibandingkan dengan anak muda. Mengikuti kekuatan tulang belakang seiring bertambahnya usia. Dan terlebih, faktor keturunan yang mendukung jga memicu timbulnya penyakit ini.
Gejala-gejala umum dari HNP bervariasi. Diantaranya adalah nyeri punggung bawah yang menjulur hingga kaki, kesemutan dan mati rasa, dan melemahnya otot.
Sebenarnya, penyakit ini tidak mengancam nyawa, namun dengan adanya nyeri, dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. apalagi, rasa nyeri sangat membantu beraktifitas. Bahkan, dalam keadaan tertentu mampu menyebabkan kelumpuhan.
Oleh sebab itu, daripada hanya dengan menghilangkan rasa nyeri dengan memberikan obat oles maupun mengkonsumsi obat penghilang nyeri, akan lebih baik untuk mencabut penyebab nyerinya dengan operasi kecil. Namun sebelum itu, sebaiknya dilakukan pemeriksaan melalui CT Scan untuk memastikan tipe nyeri.(is/nug)
(sb/is/jek/JPR)
Sport2 minggu agoPSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul
Banten1 minggu ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang
Nasional6 hari agoPurbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan
Sport2 hari agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Sport2 hari agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Politik1 minggu agoWI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik
Nasional5 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya
Obituari4 hari agoKurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia









































