Kabartangsel.com — Telah ditemukan sesosok mayat bayi perempuan diperkirakan berusia 3 hari, di halaman Musholla Al-Ikhlas kalibata Kec.Pancoran Jakarta Selatan, Kamis (3/1/2019).
Menurut keterangan saksi (AA), saat hendak pergi ke kamar mandi Musholla Al-Ikhlas, dirinya melihat ada sebuah kantong plastik warna merah.
“Pagi saat saya hendak ke Mushola akan buang air kemudian begitu sampai di kamar mandi saya melihat ada sebuah kantong plastik warna merah yang ada bungkusan. Saya kira adalah sampah,” ujar AA.
Keterangan tersebut diperkuat Reskrim Polsek Pancoran, Aiptu Sukamta. Kata dia, saksi lainnya Z menuturkan setelah selesai sholat Dzuhur, Z juga melihat bungkusan plastik warna merah, setelah didekati tercium bau busuk dari dalam plastik. “Setelah dibuka kantong plastik, ternyata sesosok mayat bayi perempuan yang berusia 3 hari,” ujar Sukamta.
Setelah diketahui mayat bayi tersebut, para saksi langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Kalibata Aipda Sujono. Polisi yang datang ke TKP langsung membawa korban ke RS. Cipto Mangunkusumo untuk di periksa.
“Kasus ini akan kami dalami dan cari pelaku. Polsek Pancoran sudah membawa ke RSCM untuk divisum,” tutup Sukamta. (FJR/WS-02)
Pemerintahan4 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan6 hari agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
Pemerintahan3 hari agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional3 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan6 hari agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan
Pemerintahan4 hari agoMelalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
Pemerintahan4 hari agoTARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel
Nasional3 hari agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf














